Selasa, 31 Maret 2026

Terkait Uang Rp2,8 M di Rumah Topan Ginting, Istrinya Isabela dan Mantan Pj Sekda Sumut Diperiksa KPK

Administrator - Rabu, 23 Juli 2025 12:14 WIB
Terkait Uang Rp2,8 M di Rumah Topan Ginting, Istrinya Isabela dan Mantan Pj Sekda Sumut Diperiksa KPK
IST
Grafis

POSMETRO MEDANKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa istri dari Kepala Dinas PUPR non-aktif Sumatera Utara (Sumut) Topan Ginting, Isabela Pencawan, sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Isabela Pancawan diperiksa secara intensif dalam kasus dugaan penyimpangan anggaran, setelah penyidik menemukan uang tunai Rp2,8 miliar dalam penggeledahan di rumah Isabela.

Temuan ini memantik kecurigaan kuat bahwa uang tersebut merupakan hasil praktik haram yang terkait langsung dengan proyek-proyek pemerintah.

Baca Juga:

"Jumlahnya fantastis untuk uang tunai yang disimpan di rumah. Kami dalami aliran dan motif di baliknya," ujar seorang penyidik KPK, yang tak ingin disebutkan namanya.

Selain itu, M.Ahmat Efendi Pohan, mantan Penjabat Sekda Provinsi Sumut juga menjalani pemeriksaan. Dugaan sementara mengarah pada manipulasi dalam pergeseran anggaran proyek strategis, yang berpotensi menjadi pintu masuk korupsi sistematis di tubuh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga:

Dari hasil pemeriksaan awal, muncul indikasi bahwa uang yang ditemukan di rumah Isabela berkaitan dengan proyek pembangunan jalan yang bersumber dari dana APBD.

Nama suaminya, Topan Obaja, ikut disebut dalam dokumen pemeriksaan sebagai sosok yang turut berperan dalam lobi-lobi proyek daerah.

KPK belum mengumumkan status hukum keduanya, namun sumber internal menyebutkan bahwa keduanya masuk dalam radar utama penyidikan yang lebih luas.

"Ini bukan kasus tunggal. Ini sistem yang busuk dan kami sedang membongkarnya satu per satu," lanjut sumber itu.

"Hari ini Senin (21/7), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK (Tindak Pidana Korupsi) terkait proyek pembangunan jalan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut)," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, Senin (21/7/2025).

Berdasarkan informasi yang diterima, Isabella tiba di Gedung Merah Putih Jakarta pada pukul 11.05 WIB. "Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK," ujarnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatera Utara (Sumut).

Mereka adalah: 1. Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, Topan Obaja Putra Ginting (TOP); 2. Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut yang juga merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen Rasuli Efendi Siregar (RES) 3. Pejabat Pembuat Komitmen di Satuan Kerja PJN Wilayah I Sumatera Utara, Heliyanto (HEL) 4. Direktur Utama PT DNG, M Akhirun Efendi Siregar (KIR); 5. Direktur PT RN, M Rayhan Dulasmi Pilang (RAY)

Penindakan ini menyeret pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Sumut.

KPK juga membuka peluang untuk memanggil Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam pengusutan kasus tersebut. "Kalau memang bergerak ke salah satu orang, misalnya ke kepala dinas lain atau gubernurnya, tentu akan kami minta keterangan. Kami akan panggil, tunggu saja ya," ujar Plt Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Sabtu (28/6/2025).

KPK sebelumnya menggelar dua operasi tangkap tangan (OTT) terkait proyek jalan di Sumatera Utara. Dari hasil penelusuran, total nilai proyek yang diduga bermasalah mencapai Rp 231,8 miliar.

Kasus ini menambah daftar panjang pejabat dan keluarga pejabat Sumut yang terseret dalam pusaran korupsi. Masyarakat menanti, apakah KPK berani membuka seluruh lapisan skandal ini hingga ke aktor utama di balik layar.(Rez/kcm)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Bupati Deli Serdang Tekankan Integritas dan Larang Keterlibatan ASN dalam Proyek Fisik
Korupsi Dana BOS, Eks Kepsek SMAN 16 Medan Divonis 2 Tahun 8 Bulan Penjara
2 Sepeda Motor Tabrakan Lalu Terbakar, 1 Luka Berat 2 Luka-luka
Pemkab Deli Serdang Komitmen Percepat Program IBM Kementerian PUPR
Sempat Terseret Kasus Korupsi PUPR Sumut, Eks Kapolres Tapsel Kini Jabat Wadirreskrimsus Polda Aceh
Kejati Sumut Masukkan Mantan Kepala KSOP Belawan ke Rutan Tanjung Gusta
komentar
beritaTerbaru