Wabup Labuhanbatu H Jamri Rombak 22 Kepala Sekolah Sekaligus, Ini Daftar Lengkapnya
Wabup Labuhanbatu H. Jamri Rombak 22 Kepala Sekolah Sekaligus, Ini Daftar Lengkapnya.
Sumut 26 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Samosir -- Semburan lumpur yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah saat aktivitas pengeboran di kedalaman sekitar 60 meter yang berada di kawasan Sialaman, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, terjadi akibat tekanan formasi yang secara geologis dapat dijelaskan melalui gejala dan sifat semburannya.
"Dari hasil pengamatan lapangan dan informasi media, dapat kami simpulkan bahwa peristiwa itu merupakan fenomena geologi yang dapat dijelaskan secara ilmiah," ungkap Petrus Parlindungan Purba, Manager Divisi Pengelolaan Geologi, Keragaman Geologi, Keragaman Biologi dan Keragaman Budaya Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark.
Petrus selanjutnya menjelaskan, tekanan formasi itulah yang menyebabkan air keluar ke permukaan, dan jika tekanan formasi melemah maka aliran air akan juga melemah.

"Berdasarkan peninjuauan lapangan yang dilakukan dan dengan menggunakan tes sederhana, sepertinya fenomena ini lebih kepada fenomena air tanah yang biasa. Pulau Samosir merupakan pengangkatan kembali dasar kawah Gunung Toba sehingga batuan di wilayah ini didominasi oleh tuff dan sedimen endapan danau, sehingga bila terkena air akan seperti lumpur," paparnya.
Begitupun, Petrus menganjurkan masyarakat untuk memilih kehati-hatian dalam melakukan tindakan serupa, sebab bisa saja dalam kasus yang berbeda, muncul potensi gas beracun dan fenomena lainnya yang dapat menyebabkan gangguan maupun bahaya.
"Akan lebih baik apabila dilakukan penelitian lebih lanjut. Kita tidak bisa membuat kesimpulan pasti tanpa adanya penelitian yang lebih detail," sebutnya.
Lokasi pengeboran ini memang sangat dekat dengan Gunung Pusuk Buhit (sekitar 8 km), sehingga banyak yang mencoba mengaitkan hal ini sebagai bentuk manifestasi panas bumi (geothermal), dan beberapa orang secara traumatik mengaitkannya dengan fenomena Lumpur Lapindo di Jawa Timur.

"Kita akan terus memantau hal ini, dan mudah-mudahan tidak terjadi hal yang dikhawatirkan oleh masyarakat," kata alumni jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik UGM ini.
Wabup Labuhanbatu H. Jamri Rombak 22 Kepala Sekolah Sekaligus, Ini Daftar Lengkapnya.
Sumut 26 menit lalu
Dugaan Korupsi Dana Hibah, MD KAHMI Labuhanbatu Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan.
Sumut 32 menit lalu
MBG Basi dan Bau Dihentikan, Orang Tua Murid SD Negeri 064985 Medan Helvetia Apresiasi Ketegasan Kepala Sekolah.
Medan 39 menit lalu
Kecelakaan di Tol Tebing Tinggi&ndashIndrapura, 1 Orang Luka Berat dan 2 Luka Ringan
Peristiwa satu jam lalu
POSMETRO MEDANPolrestabes Medan sukses menggelar ajang Lomba Orasi Damai 2026 Kapolrestabes Medan Cup yang berlangsung di halaman Mapolrest
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDANKonfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumut kembali membuktikan eksistensinya. Tak hanya vokal di jalanan, KS
Medan 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat turut berpartisipasi dalam Rapat Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf, SHAT PTSL,
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Cikeas Setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bukan hany
Inter-Nasional 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Mataram Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daera
Inter-Nasional 7 jam lalu
POSMETRO, MEDAN, Jakarta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH)
Inter-Nasional 7 jam lalu