Rabu, 25 Februari 2026

Semburan Lumpur Rianiate di Pangururan Merupakan Fenomena Geologi

Administrator - Selasa, 05 Agustus 2025 14:26 WIB
Semburan Lumpur Rianiate di Pangururan Merupakan Fenomena Geologi
Istimewa
Semburan lumpur yang tiba-tiba muncul dari dalam tanah saat aktivitas pengeboran di kedalaman sekitar 60 meter yang berada di kawasan Sialaman, Desa Rianiate, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Pada umumnya, untuk memenuhi kebutuhan air bersih, masyarakat Samosir sebenarnya lebih banyak menggunakan air permukaan, seperti mata air, air danau, dan air terjun.

Tapi karena saat ini banyak sumber air yang mengering akibat gangguan dan perubahan ekosistem, mereka mulai mencari alternatif lain. Di antaranya adalah dengan menggali tanah dengan memakai bor. Selebihnya memakai fasilitas penampungan berupa waduk.

Manager Divisi Edukasi, Konservasi, dan Pemberdayaan Masyarakat, Ovi Vensus Hamubaon Samosir, yang melakukan tinjauan langsung ke lapangan, memberikan laporan bahwa semburan lumpur itu telah berhenti.

Dia mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk tetap mempertahankan sumber-sumber air bersih yang berasal dari permukaan dengan cara meningkatkan aksi konservasi, mengembalikan fungsi ekosistem, dan menjaga kualitas danau.

"Melakukan penanaman pohon, melindungi hutan-hutan penyangga, dan mengembalikan kebijaksanaan tradisional untuk selaras dengan alam adalah hal-hal yang dapat kita lakukan dan kita wariskan kepada keturunan kita. Pulau Samosir ini adalah wilayah yang rentan karena dibentuk oleh kegiatan vulkanik, memiliki areal curam, dan danau tertutup. Semua itu mengandung risiko bencana apabila kita tidak menjaganya secara hati-hati. Kita juga harus memahami bahwa kapasitas Pulau Samosir ini amat terbatas. Kita harus menjadikannya sebagai wilayah konservasi, bukan objek eksploitasi atau kegiatan ekstraksi," kata putra asli Samosir ini.

(Tik)

Editor
: Indrawan
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru