Mobil PLN Hantam Tiang Listrik di Jalan Suprapto, Bagian Depan Hancur
Mobil PLN Hantam Tiang Listrik di Jalan Suprapto, Bagian Depan Hancur.
Medan 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Sidamanik– Di tengah sejuknya pegunungan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, terbentang sebuah kisah yang tak lekang oleh waktu. Kisah tentang tanah, teh, dan tradisi.
Kebun Teh Bah Butong Sidamanik, yang berdiri sejak era kolonial Belanda, bukan sekadar tempat budidaya tanaman, melainkan juga cermin sejarah dan kearifan lokal yang terus hidup hingga kini.
Didirikan pada tahun 1917, perkebunan ini awalnya menjadi upaya pemerintah kolonial untuk menghadirkan komoditas baru setelah tembakau tak lagi menjanjikan.
Baca Juga:
Pabrik teh pertama dibangun satu dekade kemudian, pada 1927. Sejak saat itu, Kebun Teh Bah Butong Sidamanik berkembang pesat hingga menjadi kebun teh terbesar kedua di Indonesia.
Namun, nilai dari kebun ini jauh melebihi deretan angka produksi dan luas lahan. Ia menjadi saksi sejarah yang menyimpan jejak keteguhan komunitas lokal dalam menjaga nilai-nilai budaya dan keharmonisan hidup.
Baca Juga:
Terletak di ketinggian 800 hingga 1.100 meter di atas permukaan laut, hamparan hijau kebun teh ini menyajikan pemandangan yang memesona. Tetapi setiap daun teh yang dipetik bukan hanya hasil kerja keras pertanian, melainkan juga warisan dari filosofi hidup masyarakat Simalungun.
"Habonaron Do Bona," ucap seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya, sebuah ungkapan khas Simalungun yang berarti kebenaran adalah pangkal segala hal. "Berguru harus yang benar, bersikap harus yang benar, berucap pun harus yang benar," katanya.
Falsafah ini bukan hanya menjadi prinsip dalam kehidupan sehari-hari, tapi juga mengalir dalam tradisi pertanian masyarakat. Di balik daun teh yang diracik menjadi minuman, tersimpan nilai-nilai toleransi, kejujuran, dan tanggung jawab sosial.
Lebih dari Sekadar Kebun Teh
Seiring waktu, Kebun Teh Bah Butong berkembang tidak hanya sebagai penghasil teh berkualitas tinggi, tetapi juga sebagai simbol keteguhan budaya dan kehidupan yang harmonis. Setiap sudutnya seperti mengisahkan perjalanan panjang masyarakat yang tetap menjaga nilai-nilai leluhur di tengah tantangan zaman.
Mobil PLN Hantam Tiang Listrik di Jalan Suprapto, Bagian Depan Hancur.
Medan 30 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan. Dua siswa MAN 1 Medan, Rafa Ruzain Ahmad dan Nazla Shakira Siregar, mendapat kesempatan untuk mengikuti Program Pertu
Medan 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Prestasi membanggakan kembali diraih Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan di tingkat nasional melalui inovasi di b
Inter-Nasional 3 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kasus pencurian disertai kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Aspri
Peristiwa 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (DPC GRIB) Jaya Kota Medan menerima bantuan logistik berupa beras dar
Medan 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali menggelar Job Fair 2026 dengan melibatkan 30 perusahaan, sebagai up
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Sandra D
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Percut Sei Tuan Warga Dusun XVIII Persil, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menyambut penuh s
Sumut 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat Aliansi Masyarakat dan Kontraktor Kabupaten Langkat bersama Badan Pengurus Cabang Gabungan Pelaksana Konstruksi N
Peristiwa 16 jam lalu
Polisi Bekuk Maling Kabel anti petir milik Stasiun Radio Pantai Sibolga.
Sumut 17 jam lalu