Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 60 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan – Di tanah berhawa sejuk Simalungun, Sumatera Utara, jejak kerajaan kuno masih hidup dalam cerita rakyat, legenda, dan tarombo (silsilah).
Salah satu nama yang terus melekat dalam ingatan kolektif masyarakat adalah Damanik, marga tertua yang diyakini sebagai pondasi berdirinya kerajaan-kerajaan di Simalungun.
Dalam bahasa Simalungun, "Damanik" bermakna *Simada Manik* atau pemilik manik. Kata "Manik" merujuk pada semangat, kharisma, dan keagungan. Sejarawan M. Muhar Omtatok mencatat, marga Damanik telah ada jauh sebelum agama-agama besar masuk ke Nusantara, berakar sejak kepercayaan lokal menguasai Sumatera.
Baca Juga:
Sejarah lisan menyebutkan, Damanik berasal dari seorang Parbapaan atau sosok dituakan yang ahli pengobatan dan kerap disebut Datu.
Tokoh ini dikenal mengenakan jubah bertabur manik-manik saat memimpin upacara kepercayaan. Dari dialah lahir nama Damanik, singkatan dari Datu par Manik-manik.
Baca Juga:
Legenda yang populer ditulis Jahutar Damanik dalam buku Jalannya Hukum Adat Simalungun (1974) mengisahkan tokoh Parmata Manunggal, keturunan raja yang lahir dengan satu mata bercahaya di keningnya.
Sosok ini diyakini sebagai titisan Tuhan, pembawa tuah, sekaligus sumber keajaiban. Ia kemudian menjadi panglima Kerajaan Nagur—kerajaan besar di pesisir timur Sumatera abad ke-13—yang armadanya pernah berhadapan dengan pasukan Kerajaan Singosari pimpinan Indrawarman dari Jambi.
Namun, seperti banyak tokoh epik Nusantara, Parmata Manunggal akhirnya "hilang" di medan perang Bukit Kuba (kini Perdagangan, Simalungun). Rakyat percaya ia menjelma menjadi keramat (sinumbah) dan muncul kembali dengan berbagai gelar, antara lain Raja Manualang, Datu Parmata Tunggal, hingga Datu Partiga-tiga.
Kerajaan Nagur sendiri diyakini berdiri sejak abad ke-5 hingga 13 M. Setelah melemah, kekuasaan Nagur pecah menjadi kerajaan-kerajaan kecil di Simalungun, termasuk Kerajaan Siattar di Pematangsiantar, Kerajaan Jumorlang, hingga Kerajaan Raya.
Salah satu raja penting adalah Raja Namartuah Damanik, penguasa Kerajaan Siattar. Dari garis keturunannya, marga Damanik menyebar luas, menjadi penguasa lokal sekaligus penopang adat.
Jejak sejarah Damanik dapat ditelusuri di Pematang Raya, Sipolha, Marihat, hingga Sidamanik. Nama Pematangsiantar diyakini berasal dari perkemahan Datu Parmata Manunggal di "Pulo Holang" (Siattar).
Jejaknya juga abadi dalam nama alam: Gunung Simanuk-manuk, tempat munculnya ayam laga sakti, serta Danau Toba yang dikaitkan dengan pengembaraannya.
Sejarah Damanik bukan sekadar kisah asal-usul, melainkan identitas kolektif Simalungun. Dari legenda sakral hingga peran politik, Damanik menegaskan dirinya sebagai tulang punggung peradaban.
"Damanik adalah darah pertama yang mengalir di tubuh Simalungun," ujar seorang tokoh adat di Raya.
Kini, di tengah perkebunan teh dan sawit yang terus menggerus bentang alam, sejarah Damanik hadir sebagai cermin. Bahwa sejak dahulu, orang Simalungun diajarkan menjaga alam, adat, dan kebersamaan. Bahwa raja-raja bukan hanya penguasa, melainkan penjaga harmoni.
Seperti Parmata Manunggal yang mengembara demi melawan bala, generasi kini ditantang untuk menjaga warisan budaya agar tidak tercerabut. Sebab, sejarah Damanik adalah sejarah Simalungun itu sendiri—berlapis mitos, berbalut hikmah, namun tetap menjadi dasar pijakan identitas. (Erni)
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 60 menit lalu
Abaikan Standar K3, Pembongkaran Reklame oleh Satpol PP Medan Menuai Kecaman Keras.
Medan satu jam lalu
Biawak terjepit di sok breker dan roda depan sepeda motor yang ditunggangi emakemak.
Peristiwa 2 jam lalu
POSMETROMEDAN, Galang Di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, tidak semua masyarakat berada dalam kondisi yang sama. Masih banyak
Sumut 2 jam lalu
Dua Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Utara resmi dicopot dari jabatannya setelah sempat diperiksa oleh Kejaksaan Agung.
Peristiwa 2 jam lalu
Kelurahan Sukamaju Raih Juara Umum MTQ ke59 Kecamatan Medan Johor.
Medan 2 jam lalu
Kelurahan Pulo Brayan Darat II Rebut Kembali Juara Umum MTQ ke59 Kecamatan Medan Timur.
Medan 3 jam lalu
Sebuah pesawat milik PT Smart Air Aviation menjadi sasaran penembakan di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026)
Inter-Nasional 3 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Warga Jalan Bilal Komplek Prima No B9, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur, Selasa (10/2/2026) pag
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Bapenda Sumut (Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara) tahun 2025 membukukan pendapatan sebesar Rp5.062.093.148.068.
Sumut 3 jam lalu