Pemko Pematangsiantar Galakkan Tertib Arsip, ASN Dituntut Ubah Budaya Kerja
Pemko Pematangsiantar Galakkan Tertib Arsip, ASN Dituntut Ubah Budaya Kerja.
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Tanjungbalai- Komisaris Polisi Dedi Kurniawan (Kompol DK) menanggapi masalah kriminalisasi terhadap terhadap seorang terdakwa kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu, yang perkaranya tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjungbalai, merupakan suatu perbuatan yang dinilai sangat merusak kredibilitasnya selaku anggota Polri.
"Sebagai anggota Polri dan bertugas untuk memberantas peredaran Narkoba khususnya di Kota Tanjungbalai telah melaksanakan tugas sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP), dan melakukan penangkapan kepada tersangka pada saat itu merupakan suatu tindakan tegas dan terukur," kata Kompol DK saat dikonfirmasi terhadap permasalahan tersebut di Mapolda Sumut, Senin (8/9/2025).
Menurutnya, penangkapan terhadap tersangka kepemilikan Narkoba jenis sabu-sabu bernama Rahmadi di sebuah toko pakaian di Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai, dan sempat viral di platform media sosial itu, pihaknya telah digugat melalui dua kali gugatan pra peradilan di Pengadilan Negeri Medan dan telah dimenangkan secara sah dan meyakinkan.
Baca Juga:
"Berdasarkan hasil gugatan tersebut dan ditolak oleh Pengadilan Negeri Medan, maka kasus segera dilimpahkan oleh penyidik ke pihak Kejaksaan Negeri Tanjungbalai, dan kasus nya sekarang tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjungbalai, sehingga tudingan kriminalisasi itu sangat tidak berdasar dan tidak memiliki kekuatan hukum di dalamnya," kata Kompol DK.
Menjawab pertanyaan terhadap warga Kota Tanjungbalai yang konon berhasrat ingin menyampaikan aspirasi dengan berjalan kaki dari Tanjungbalai ke Jakarta untuk bertemu Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Listio Sigit Prabowo di Jakarta, Kompol DK mengatakan bahwa hal tersebut merupakan hak dari setiap warga negara.
Baca Juga:
"Namun semua itu memiliki mekanisme hukum yang berlaku dan tidak semena-mena serta tidak harus memaksakan kehendak pribadi belaka," ungkap Kompol DK.
" Pada prinsipnya saya bekerja untuk memberantas peredaran Narkoba khususnya di Kota Tanjungbalai sesuai dengan SOP dan tidak mengada-ada seperti yang diunggah oleh segelintir orang yang tidak senang dengan kinerja Polri terutama para bandarnya," katanya.
"Selaku putra Tanjungbalai saya siap untuk terus bekerja memberantas peredaran Narkoba, dan perlu digaris bawahi tidak ada tempat bagi para bandar Narkoba di Indonesia khususnya di Kota Tanjungbalai, dan saya siap berkorban nyawa untuk memberantas kartel Narkoba di kampung kelahiran saya, karena Tanjungbalai sudah terkenal dengan kawasan Darurat Narkoba," pungkas Kompol DK.(Trib/Kif)
Pemko Pematangsiantar Galakkan Tertib Arsip, ASN Dituntut Ubah Budaya Kerja.
Sumut 4 jam lalu
Di depan Mako, Kapolres Humbahas turun langsung beri edukasi ke pengguna jalan.
Sumut 4 jam lalu
Polantas Tapteng Kedepankan Pendekatan Humanis di Operasi Patuh Toba 2026.
Sumut 4 jam lalu
Wali Kota Siantar Wesly Silalahi Hadiri Penutupan Open Turnamen Voli Antar Klub seSumatera dan Turnamen Voli Antar Pelajar SMA seSumut.
Sport 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Galang Keinginan Anjar untuk kembali bersekolah akhirnya terwujud. Setelah hampir setahun berhenti belajar karena keterba
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjung Morawa Rumah berdinding tepas milik Rahmi Fadilah, seorang buruh cuci di Desa Dalu XA, Kecamatan Tanjung Morawa
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDANPolemik isu dugaan paksaan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unimed membayar dan mengikuti Seminar Internasional I
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota
Medan 11 jam lalu
POSMETRO MEDAN Sejumlah perwira tinggi Polri dikabarkan ditangkap dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Mabes Polri buka suara ter
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDANHampir sebulan setelah apel perdananya, Sumatera Utara sudah punya cukup alasan untuk memberi apresiasi kepada Irjen Pol Sonny
Editorial 14 jam lalu