Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Diamankan, Mabes Polri: Masih Dicek
POSMETRO MEDAN Sejumlah perwira tinggi Polri dikabarkan ditangkap dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Mabes Polri buka suara ter
Sumut 8 menit lalu
Hampir sebulan setelah apel perdananya, Sumatera Utara sudah punya cukup alasan untuk memberi apresiasi kepada Irjen Pol Sonny Irawan, SIK, MH.
Meski kesan pertama bukan segalanya, ia kerap kerap menentukan arah percakapan publik tentang seorang pemimpin. Karena itu, sebulan sejak Irjen Pol Sonny Irawan diamanahkan menjadi Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara layak dicatat. Bukan sebagai kesimpulan, melainkan sebagai pembuka yang menjanjikan dan menumbuhkan harapan, dan karena itu patut diapresiasi.
Baca Juga:
Sonny bukan wajah asing di Medan. Lulusan Akpol 1997 ini lebih dulu bertugas sebagai Wakapolda Sumut, sebelum dipindahkan ke Sespim Lemdiklat Polri pada Juli 2026. Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 kemudian membawanya pulang sebagai Kapolda, menggantikan Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto yang ditugaskan sebagai Wairwasum Polri. Ia kembali dengan tanggung jawab yang lebih besar, tetapi dengan pemahaman yang sudah terbentuk tentang provinsi yang ia pimpin. Kesinambungan pengalaman itu menjelaskan mengapa langkah-langkah awalnya terasa mantap, tanpa masa perkenalan yang berlarut-larut.
Dari Apel Perdana hingga Silaturahmi Lintas Iman
Baca Juga:
Pada apel perdananya di Mapolda, Kamis 8 Oktober, Sonny tidak menjanjikan revolusi. Ia meminta jajarannya amanah, terbuka, dan berintegritas, lalu menitipkan satu kalimat sederhana yang justru paling sulit dijalankan: "Permudah urusan orang, jangan dipersulit." Profesi Polri, katanya, hendaknya dijadikan ladang ibadah. Ia memilih melanjutkan apa yang sudah baik dan mengevaluasi apa yang masih kurang, tanpa memulai dengan membongkar. Ketegasan tetap dijanjikan, tetapi dengan menghargai setiap individu.
Pesan itu segera diterjemahkan menjadi program. Dalam pertemuan dengan Gubernur Bobby Nasution pada 13 Oktober, Sonny memaparkan tiga program unggulan: Germas Tolak Narkoba, gerakan yang menggarap persoalan narkotika dari pencegahan hingga penindakan dan menjangkau tingkat desa, RT, dan RW; Kompak (Kolaborasi Pemberantasan Kejahatan Jalanan), yang menyasar begal, tawuran, dan premanisme; serta Sahata (Satu Hati Satu Kekuatan dalam Tertib Lalu Lintas), yang menekankan pembinaan dan penegakan hukum secara humanis. Di hadapan para ulama dan tokoh agama, program itu dirumuskan sebagai empat prioritas, dengan tambahan menjaga persatuan dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, selaras dengan program Kapolri "Polisi Bersama Masyarakat". Narkoba diposisikan tegas sebagai musuh bersama: "Kita perang dengan narkoba," ujar Sonny.
Yang patut dicatat adalah cara ia membangun dukungan. Sejak pekan kedua, Sonny mendatangi berbagai pintu: PWNU Sumut pada 14 Oktober, Ephorus HKBP pada 22 Oktober, Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar yang dipimpin Buya Syekh Ali Akbar Marbun pada 28 Oktober, hingga PHDI Sumut di Kuil Shri Balaji Venkateshwara pada 2 November. Dalam waktu sekitar tiga pekan, ia menemui ulama, pendeta, dan pinandita, di provinsi yang keberagamannya adalah kekayaan sekaligus ujian. Ia datang untuk memohon doa dan dukungan, bukan sekadar menyampaikan arahan.
Penegakan hukum pun berjalan berdampingan. Pada 11 Oktober, pekan pertama kepemimpinannya, Bareskrim Polri bersama Polda Sumut dan instansi terkait menggerebek sembilan sarang narkoba di sejumlah wilayah Sumut. Operasi yang melibatkan 451 personel gabungan itu mengamankan 36 orang. Ke dalam, Polda Sumut juga menyatakan akan menindaklanjuti surat edaran Kapolri tentang larangan vape bagi seluruh personel.
Apresiasi yang Datang dari Banyak Arah
POSMETRO MEDAN Sejumlah perwira tinggi Polri dikabarkan ditangkap dan ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Mabes Polri buka suara ter
Sumut 8 menit lalu
POSMETRO MEDANHampir sebulan setelah apel perdananya, Sumatera Utara sudah punya cukup alasan untuk memberi apresiasi kepada Irjen Pol Sonny
Editorial satu jam lalu
POSMETRO MEDANTak hanya menggambarkan risiko maut plus jerat hukum, adagium polisi bekerja dengan kaki di atas kuburan dan penjara sejati
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDANDi gedung dewan, kerja legislasi sering tampak seperti urusan yang seolah senyap. Rapat demi rapat, naskah akademik dalam baha
Editorial 7 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Mewakili Wali Kota Binjai, Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Sofyan Syahputra Siregar, S.STP., M.AP., menghadir
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Galang Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengambil langkah cepat menangani dampak banjir yang menyebabkan erosi
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Sejumlah agen kapal menyebut tagihan jasa pandu dan tunda kapal telah dibayarkan kepada Pelindo melalui sistem Phinnisi. Hal
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN Ketua Harian DPP Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI), HM Nezar Djoeli, menyikapi peristiwa penggerebekan Pondok Pes
Sumut 21 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Sumatera Utara (Forwaka Sumut) , Irfandi, mengajak para wartawan bersama keluarga meng
Medan 21 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang mendorong Badan Wakaf Indonesia (BWI) Perwakilan Kabupaten Deli Serdang untuk mengembang
Sumut 21 jam lalu