Kamis, 21 Mei 2026
Warga Menjerit Harga Pangan, Jalan Rusak Dibiarkan

Wow! Bupati Deli Serdang Diduga Hamburkan Rp100 Miliar untuk Konsumsi dan Hibah

Administrator - Rabu, 10 September 2025 17:46 WIB
Wow! Bupati Deli Serdang Diduga Hamburkan Rp100 Miliar untuk Konsumsi dan Hibah
IST
Bupati Deli Serdang, Asriludin Tambunan

POSMETRO MEDAN,Deli Serdang – Publik kembali dibuat geram. Bupati Deli Serdang, Asriludin Tambunan, yang sebelumnya gencar mengkampanyekan efisiensi anggaran demi kepentingan rakyat, kini menuai sorotan tajam akibat dugaan pemborosan anggaran daerah.

Alih-alih memperbaiki fasilitas publik seperti jalan rusak, drainase tersumbat, mobil pemadam kebakaran tua, hingga armada sampah yang tidak layak pakai, Pemkab Deli Serdang justru mengalokasikan Rp100 miliar untuk pos khusus, di antaranya Rp29 miliar hanya untuk makan dan minum pejabat.

Tak berhenti di situ, anggaran hibah miliaran rupiah juga digelontorkan untuk proyek renovasi aula Polresta Deli Serdang dan pembangunan aula Kejaksaan Pancur Batu. Ironisnya, kedua proyek tersebut kini tengah diusut oleh Kejaksaan Agung RI dan Kejati Sumut atas dugaan korupsi.

Baca Juga:

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat menjerit akibat harga bahan pangan yang terus melambung tinggi. Namun, pemerintah daerah justru dinilai jor-joran menggelontorkan dana untuk hibah dan kebutuhan konsumtif.

Kemarahan publik pun memuncak. Gelombang protes datang dari Cipayung Plus bersama sejumlah elemen mahasiswa di Deli Serdang yang menuntut transparansi anggaran. Mereka menuding Bupati berfoya-foya, hidup bermewah-mewah, dan gagal menjawab persoalan rakyat.

Baca Juga:

"Kenapa uang rakyat dipakai membangun aula kejaksaan dan kepolisian? Rakyat butuh jalan bagus, drainase bersih, bukan aula baru!" teriak salah seorang mahasiswa dalam orasi.

Fenomena ini dianggap mencerminkan jurang lebar antara elite daerah dengan rakyat kecil. Saat warga kesulitan membeli beras murah, pejabat justru berpesta dengan anggaran konsumsi miliaran rupiah.

Jika benar dana hibah dan anggaran jumbo tersebut digunakan untuk memperkuat "hubungan emosional" dengan mitra strategis, publik khawatir hal ini menjadi modus baru praktik KKN di daerah. (MCO)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Tanam Cabai di Sunggal, Bupati Tindaklanjuti Keluhan Petani Soal Irigasi
Polsek Tanjung Morawa Amankan Terduga Pelaku Curat Sepeda Motor
Polresta Deli Serdang Distribusikan Ribuan Porsi MBG
Penataan Kabel Optik di Lubuk Pakam Terus Berjalan, 3 Kilometer Telah Tertata
Pemkab Deli Serdang Dukung Peran Aktif Halimah dalam Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di Rantau Panjang
Pria di Tanjung Morawa  Jual dan  Tanam 40 Batang Pohon Ganja Setinggi 2 Meter.. Ya Kena Ciduk!
komentar
beritaTerbaru