Kisruh Tender Jalan Nias Utara : Panitia & PT ARB Saling Sanggah Soal Jawaban Sanggah
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Tanah Karo– Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo tengah membidik kasus dugaan korupsi anggaran di Puskesmas Dolat Rayat, Kabupaten Karo. Mantan Kepala Puskesmas, bendahara, dan seorang pegawai P3K diketahui telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi ke Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Karo.
Mantan Kepala Puskesmas Dolat Rayat, Dr. Diah Pitaloka Tarigan, M.Kes, terlihat mendatangi Kantor Kejari Karo di Jalan Letjen Jamin Ginting, Kabanjahe, baru-baru ini. Tak lama berselang, Pretti Ginting selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu sekaligus Kepala Tata Usaha Puskesmas Dolat Rayat, serta Ahmad Gunawan, pegawai P3K, juga masuk ke ruang yang sama.
Sehari sebelumnya, sejumlah petugas Kejari Karo terpantau mendatangi Puskesmas Dolat Rayat di Jalan Besar Berastagi–Medan, Kecamatan Dolat Rayat. Hal ini memunculkan dugaan adanya penyelidikan terkait anggaran di puskesmas tersebut.
Baca Juga:
Kepala Seksi Intelijen Kejari Karo, Dona Martinus Sebayang, S.H., membenarkan kedatangan para pegawai Puskesmas Dolat Rayat itu. "Benar, ada Ibu dokter dan dua pegawai Puskesmas datang ke kantor kami. Namun, tujuan kedatangan mereka masih sebatas klarifikasi di Seksi Pidana Khusus," ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Lebih lanjut, Dona menegaskan pihaknya masih dalam tahap awal dan akan bersikap transparan terkait perkembangan kasus ini. "Ini baru pertama kali mereka datang untuk klarifikasi. Rekan-rekan wartawan dimohon sabar, nanti hasilnya pasti akan kami sampaikan," tambahnya.
Baca Juga:
Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait masih menemui kendala. Pesan dan panggilan yang dikirim wartawan kepada Dr. Diah Pitaloka serta Ahmad Gunawan tidak mendapat jawaban. Sementara itu, Pretti Ginting sempat merespons singkat namun kemudian sulit dihubungi kembali.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Dr. Jasura Pinem, M.Kes., menyoroti rangkap jabatan yang dilakukan Pretti Ginting. "Seorang pegawai tidak boleh merangkap jabatan. Jika dia bendahara, maka tidak boleh sekaligus menjabat sebagai kepala tata usaha, begitu juga sebaliknya. Itu sudah jelas melanggar aturan," tegasnya.
Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran ini kini masih dalam tahap klarifikasi. Kejari Karo memastikan akan terus mengembangkan penyelidikan dan menyampaikan hasilnya kepada publik setelah proses pemeriksaan lebih lanjut.(Mar/JGP)
POSMETRO MEDANRibut tender kerja peningkatan mutu infrastruktur Kabupaten Nias Utara yang dimenangkan perusahaan penawar harga tertinggi, h
Sumut 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polrestabes Medan menggelar Lomba Cipta Lagu Musisi Jalanan di Aula
Medan 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Rumah Zakat imeresmikan masjid yang telah dibangun di Desa Tolang Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapan
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Achiruddin Hasibuan membantah melakukan pemukulan terhadap warga bernama Fauzi di Jalan Guru Sinumba, Medan Helvetia
Peristiwa 6 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kesempatan kerja bagi masyarakat terus menjadi perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Melalui berbagai
Medan 7 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, mendampingi Wali
Medan 7 jam lalu
Dr. Parlindungan Purba, S.H., M.M. adalah seorang tokoh masyarakat, pengusaha, dan politisi senior asal Sumatera Utara .
Profil 9 jam lalu
Polres Labuhanbatu mengamankan seoramg pria terduga pemgedar sabu.
Kriminal 10 jam lalu
Pencuri peralatan kerja di Homestay Gastro berakhir damai, korban sepakat cabut tuntutan.
Sumut 10 jam lalu
Wali Kota Wesly Silalahi mendorong Business Matching SPPG dan pelaku usaha jadi wadah koordinasi.
Sumut 11 jam lalu