Jembatan Rambing Putus dan Permukiman Tergenang Akibat Banjir di Tukka dan Pandan
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 29 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Tanah Karo– Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo tengah membidik kasus dugaan korupsi anggaran di Puskesmas Dolat Rayat, Kabupaten Karo. Mantan Kepala Puskesmas, bendahara, dan seorang pegawai P3K diketahui telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi ke Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Karo.
Mantan Kepala Puskesmas Dolat Rayat, Dr. Diah Pitaloka Tarigan, M.Kes, terlihat mendatangi Kantor Kejari Karo di Jalan Letjen Jamin Ginting, Kabanjahe, baru-baru ini. Tak lama berselang, Pretti Ginting selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu sekaligus Kepala Tata Usaha Puskesmas Dolat Rayat, serta Ahmad Gunawan, pegawai P3K, juga masuk ke ruang yang sama.
Sehari sebelumnya, sejumlah petugas Kejari Karo terpantau mendatangi Puskesmas Dolat Rayat di Jalan Besar Berastagi–Medan, Kecamatan Dolat Rayat. Hal ini memunculkan dugaan adanya penyelidikan terkait anggaran di puskesmas tersebut.
Baca Juga:
Kepala Seksi Intelijen Kejari Karo, Dona Martinus Sebayang, S.H., membenarkan kedatangan para pegawai Puskesmas Dolat Rayat itu. "Benar, ada Ibu dokter dan dua pegawai Puskesmas datang ke kantor kami. Namun, tujuan kedatangan mereka masih sebatas klarifikasi di Seksi Pidana Khusus," ujarnya, Selasa (9/9/2025).
Lebih lanjut, Dona menegaskan pihaknya masih dalam tahap awal dan akan bersikap transparan terkait perkembangan kasus ini. "Ini baru pertama kali mereka datang untuk klarifikasi. Rekan-rekan wartawan dimohon sabar, nanti hasilnya pasti akan kami sampaikan," tambahnya.
Baca Juga:
Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait masih menemui kendala. Pesan dan panggilan yang dikirim wartawan kepada Dr. Diah Pitaloka serta Ahmad Gunawan tidak mendapat jawaban. Sementara itu, Pretti Ginting sempat merespons singkat namun kemudian sulit dihubungi kembali.
Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Dr. Jasura Pinem, M.Kes., menyoroti rangkap jabatan yang dilakukan Pretti Ginting. "Seorang pegawai tidak boleh merangkap jabatan. Jika dia bendahara, maka tidak boleh sekaligus menjabat sebagai kepala tata usaha, begitu juga sebaliknya. Itu sudah jelas melanggar aturan," tegasnya.
Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran ini kini masih dalam tahap klarifikasi. Kejari Karo memastikan akan terus mengembangkan penyelidikan dan menyampaikan hasilnya kepada publik setelah proses pemeriksaan lebih lanjut.(Mar/JGP)
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 29 menit lalu
POSMETRO MEDAN,LUBUK PAKAM Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Deli Serdang menggelar Pelatihan Konten Kreator Kehumasan untuk mening
Sumut 57 menit lalu
POSMETRO MEDAN,PERCUT SEI TUAN Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretar
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kabupaten Deli Serdang menampilkan beragam produk kerajinan dan karya perajin
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengingatkan para lulusan ag
Medan 3 jam lalu
Personel Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas di Lokasi Kebakaran Sidikalang
Sumut 4 jam lalu
Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H. salah satu perwira menengah Polri yang memiliki perjalanan karir yang cukup menarik.
Profil 5 jam lalu
Polres Tanjungbalai resmi menyerahkan penggunaan Jembatan Merah Putih Presisi kepada masyarakat di Jalan Lingkar Selatan.
Sumut 6 jam lalu
Polda Sumut dan Polres Humbahas Tetapkan 24 Tersangka Kasus Penyerangan di Matiti Humbahas
Peristiwa 7 jam lalu
TNI AL (Posal) Polewali Mandar, Lanal Mamuju mengamankan warga Desa Bajoe, Kecamatan Binuang, beserta barang bukti narkoba.
Inter-Nasional 8 jam lalu