BNN dan Komisi III DPR RI Himpun Masukan Awasi Peredaran Vape
DORONG REGULASI ROKOK ELEKTRIK, BNN BERSAMA KOMISI III DPR RI HIMPUN MASUKAN UNTUK PENGAWASAN PEREDARAN.
Inter-Nasional 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti, menyampaikan kekecewaannya terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) yang mengeluarkan surat edaran kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk membeli cabai merah asal Jawa Timur, yang sebagian kondisinya diduga rusak atau busuk.
Rudi menilai surat edaran tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan Pemprov Sumut terhadap kualitas komoditas yang didatangkan dari luar daerah.
"Kami kecewa terhadap Sekdaprovsu karena sampai harus mengeluarkan surat edaran seperti itu, seolah memaksa ASN membeli cabai yang sudah rusak," ujar Rudi, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (23/10/2025).
Baca Juga:
Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, kebijakan tersebut tidak tepat meskipun bertujuan untuk menekan inflasi daerah.
"Tujuannya memang baik, tapi kalau ASN dipaksa membeli barang yang rusak, tentu kasihan. Kebijakan seperti ini malah membuat ASN merasa terpaksa karena perencanaannya tidak matang," tegasnya.
Baca Juga:
Rudi juga menyoroti peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang terlibat dalam pembelian cabai, terutama PT Dirga Surya. Ia menilai BUMD semestinya melakukan pengecekan langsung terhadap kualitas komoditas sebelum melakukan pembelian.
"BUMD itu kan menggunakan modal dari Pemprov Sumut. Jadi kami minta Gubernur Sumut untuk mengevaluasi dan mengganti Dirut PT Dirga Surya jika kinerjanya tidak baik. Masa bisa membeli barang dalam keadaan rusak? Ini jelas merugikan banyak pihak," kata Rudi.
Ia menambahkan, kerusakan cabai kemungkinan besar disebabkan oleh jarak pengiriman yang jauh dari Jawa Timur ke Sumatera Utara. Karena itu, ia menyarankan agar Pemprov dan BUMD mencari solusi agar cabai yang rusak sebagian tetap dapat dimanfaatkan.
"Kalau memang sudah rusak sebagian, ya disortir saja. Yang masih bagus dijual dengan harga wajar, sedangkan yang rusak bisa diolah menjadi produk turunan seperti saus cabai atau bahan olahan lain. Jangan malah dipaksakan dijual ke ASN," ucapnya.
Rudi menegaskan, Komisi B DPRD Sumut akan meminta penjelasan resmi dari Pemprov dan BUMD terkait kebijakan tersebut.
DORONG REGULASI ROKOK ELEKTRIK, BNN BERSAMA KOMISI III DPR RI HIMPUN MASUKAN UNTUK PENGAWASAN PEREDARAN.
Inter-Nasional 4 jam lalu
Cegah Rabies, Babinsa Koramil Siantar Selatan Dampingi Vaksinasi 60 Hewan Peliharaan Warga.
Sumut 5 jam lalu
Polres Karo menggandeng PNM membuka akses peluang kerja bagi warga masyarakat.
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Medan baru saja melangsungkan seminar internasional dengan nama
Peristiwa 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Deli Serdang, Dedi Maswardy, mengambil sumpah/janji dan melantik tiga pej
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi keberhasilan Polresta Deli Serdang mengamankan 12 bandar narko
Sumut 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Medan kembali menunjukkan kepedulian sosial
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN Forum Komunikasi Antar Lembaga Adat (FORKALA) Kota Medan kembali menggelar program &039Goes to School ke 4. Kali ini lemba
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan kembali menunjukkan eksistensinya, dalam memberantas peredaran narkoba. Kali ini, petugas be
Medan 12 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital sebagai langkah stra
Medan 17 jam lalu