Rabu, 04 Maret 2026
Meskipun Anggarannya Minim

Anggota DPRD Sumut Zeira Salim Apresiasi Ketegasan Kapolda Perang Terhadap Narkoba

Administrator - Rabu, 29 Oktober 2025 00:11 WIB
Anggota DPRD Sumut Zeira Salim Apresiasi Ketegasan Kapolda Perang Terhadap Narkoba
IST/Erni
Anggota Komisi A DPRD Sumut dari Fraksi PKB, Zeira Salim.

POSMETRO MEDAN,Medan – Di tengah derasnya arus peredaran narkoba di Sumatera Utara, langkah tegas Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H, danjajaran Polda Sumut mendapat apresiasi dari anggota legislatif.

Anggota Komisi A DPRD Sumut dari Fraksi PKB, Zeira Salim, menyampaikan keprihatinannya atas situasi tersebut. Ia mengakui keberhasilan aparat kepolisian dalam menumpas jaringan besar narkotika.

"Kita harus memberikan apresiasi kepada Polri, khususnya jajaran Polda Sumut, atas keberhasilan menangkap bandar-bandar besar," ujar Zeira dengan nada tegas, Senin (28/10/2025).

Baca Juga:

Menurutnya, upaya pemberantasan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Pemerintah pusat dan daerah juga harus mengambil peran aktif melalui kebijakan nyata dan dukungan anggaran yang memadai.

"Pemerintah tidak bisa hanya menyerahkan persoalan ini kepada aparat. Semua pihak harus terlibat—mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga keluarga," ungkap Zeira.

Baca Juga:

Ia juga menyoroti minimnya anggaran sosialisasi pencegahan narkoba di Sumatera Utara.

Berdasarkan data, anggaran Badan Kesbangpol Sumut untuk kegiatan pencegahan hanya sekitar Rp350 juta per tahun, angka yang dinilai sangat kecil, dibandingkan dengan skala ancaman peredaran narkotika di wilayah tersebut.

"Bagaimana kita bisa menekan angka pengguna jika anggaran pencegahannya begitu minim? Gubernur Sumut pernah menyerukan perang melawan narkoba dalam rapat paripurna, tetapi sayangnya seruan itu tidak diikuti keseriusan oleh TAPD," kritik Zeira.

Zeira menilai ada ketimpangan antara masifnya operasi penindakan yang dilakukan Polda Sumut dan lemahnya dukungan struktural dari pemerintah daerah di bidang pencegahan. Ia menegaskan, dua aspek itu seharusnya berjalan beriringan, penegakan hukum di satu sisi, dan edukasi sosial di sisi lain.

Meski demikian, Zeira tetap memberikan apresiasi terhadap ketegasan dan kepemimpinan Kapolda Sumut yang dinilai berhasil menggerakkan jajarannya hingga ke tingkat desa dalam memberantas peredaran narkoba.

"Kita melihat Kapolda Sumut bekerja dengan nurani dan keberanian. Tapi perjuangan belum selesai. Jalur-jalur masuk narkoba ke Sumut, terutama lewat laut dan perbatasan antarprovinsi, harus benar-benar diperketat," ujarnya.

Ia berharap langkah progresif Polri dapat diikuti dengan sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan institusi pendidikan. Menurut Zeira, perang melawan narkoba tidak bisa dimenangkan hanya dengan penangkapan, tetapi juga melalui penyelamatan manusia.

"Polda sudah bekerja keras. Sekarang giliran pemerintah memperkuat garda pencegahan. Kalau ini tidak dilakukan, kita hanya memadamkan api di ujung, sementara bara di pangkalnya terus menyala," tegasnya.

Sepanjang 2025, Polri mencatat capaian besar dalam pemberantasan narkoba: lebih dari 38 ribu kasus terungkap, 197 ton narkotika disita, dan 51 ribu pelaku ditangkap secara nasional. Namun bagi Sumatera Utara, angka-angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan cermin bahwa perang melawan narkoba masih jauh dari kata usai.

Namun, di balik capaian besar tersebut, Komisi A DPRD Sumut juga mengingatkan bahwa provinsi ini masih menjadi wilayah dengan jumlah pengguna narkoba tertinggi di Indonesia. Ribuan generasi muda di Sumut kini terjerumus sebagai pengguna aktif.

"Sangat miris, banyak anak-anak muda yang justru menjadi korban penyalahgunaan. Sumatera Utara kini menempati posisi pertama sebagai provinsi dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia," ujar Zeira.(Erni)

```

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Bongkar Tambang Emas Ilegal Beromzet Miliaran:   17 Orang dan 14 Ekskavator Diamankan
Penjelasan Resmi Wakapolda Sumut Terkait Penertiban PETI di Perbatasan Tapsel-Madina
Polda Sumut Resmikan Dua SPPG lagi di Asahan
Awas Begal Dana Reses: Rutinitas Mahal dengan Pengawasan yang Samar
Sat Narkoba Polres Langkat Ungkap 38 Kasus, Komitmen Berantas Peredaran Narkoba
Polres Simalungun Ciduk Bandar Sabu dengan 54 Plastik Klip Siap Edar
komentar
beritaTerbaru