Wakapolrestabes Medan Pimpin Patroli Skala Besar, Targetkan Pelaku 3C dan Geng Motor
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Simalungun – Permasalahan kegiatan Pendidikan Kilat (Diklat) Koperasi Merah Putih Desa (KMPD) di Kabupaten Simalungun kini memasuki babak baru.
Kegiatan yang sempat viral dan menuai sorotan masyarakat karena dugaan adanya tindak pidana korupsi itu, kini tengah diperiksa oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim PolresSimalungun. Gawat..!
Kepala Unit Tipikor Satreskrim PolresSimalungun, Ipda Ricardo Pasaribu, membenarkan hal tersebut.
Baca Juga:
"Iya bang, ada laporan pengaduan dari masyarakat terkait kegiatan itu. Saat ini sedang kami lakukan pemeriksaan," ujarnya kepada POSMETRO MEDAN melalui sambungan telepon, Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 12.57 WIB.
Sebelumnya, kegiatan DiklatKMPD yang menelan anggaran besar ini menjadi perhatian publik karena diduga tidak mendapat rekomendasi resmi dari dinas terkait.
Baca Juga:
Dua dinas yang seharusnya berwenang, yakni Dinas Pemerintahan Nagori dan Masyarakat (DPMN), serta Dinas Koperasi Kabupaten Simalungun, menyatakan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi atas kegiatan tersebut.
Padahal, dalam pelaksanaan Diklat yang digelar di sebuah aula hotel di Parapat itu, terlihat foto Bupati dan Wakil Bupati Simalungun serta logo Pemerintah Kabupaten Simalungun terpampang di ruangan acara.
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Simalungun, Jon Suka Jaya, menegaskan pihaknya tidak pernah memberikan izin atau rekomendasi. "Tidak ada rekom dari Koperasi," katanya melalui pesan WhatsApp, Selasa (21/10/2025) pukul 14.28 WIB.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemerintahan Nagori dan Masyarakat, Elyanto Purba, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiatif pihak ketiga yang menawarkan pelatihan kepada para pangulu (kepala desa).
"Bukan rekomendasi bang, tapi pihak ketiganya mengajukan penawaran diklat kepada nagori," jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagori (APBNag) yang difasilitasi oleh pihak ketiga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan Diklat ini bermula dari surat undangan pertama yang dikeluarkan oleh PT SKDN dengan nomor 037/SKDN/U/X/2025 tertanggal 6 Oktober 2025, ditujukan kepada seluruh pangulu se-Kabupaten Simalungun.
Rencana awal kegiatan dijadwalkan pada 13–15 Oktober 2025, namun kemudian diundur menjadi 20–22 Oktober 2025 berdasarkan surat susulan nomor 039/SKDN/U/X/2025 tertanggal 11 Oktober 2025.
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan para peserta Diklat duduk di kursi plastik tanpa meja di dalam Aula Hotel Grand Tamaro, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Banyak kursi tampak kosong tanpa sarung kursi sebagaimana lazimnya kegiatan resmi.
Salah satu peserta yang juga pangulu bermarga Sinaga membenarkan kondisi tersebut.
"Benar itu bang, kami duduknya di kursi plastik dan tanpa meja," ujarnya sambil tertawa, Rabu (22/10/2025) pukul 14.00 WIB.
Lebih lanjut, informasi yang diterima POSMETRO MEDAN menyebutkan, kegiatan tersebut memang dihadiri sejumlah narasumber, namun tidak dihadiri oleh pihak Dinas Koperasi maupun Dinas Pemerintahan Nagori dan Masyarakat Kabupaten Simalungun.
"Enggak ada yang hadir bang dari Pemkab atau dinas, hanya para narasumber aja," kata Sinaga.
Pernyataan ini juga dibenarkan oleh Elyanto Purba dan Jon Suka Jaya saat dikonfirmasi. Keduanya memastikan bahwa dinas mereka tidak terlibat sama sekali dalam kegiatan DiklatKMPD tersebut.
Dengan adanya laporan masyarakat dan pemeriksaan yang sedang dilakukan Unit TipikorPolresSimalungun, publik kini menantikan hasil penyelidikan untuk mengungkap apakah benar terdapat unsur penyimpangan anggaran dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.(AB)
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan 6 jam lalu
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa 9 jam lalu
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa 10 jam lalu
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global 11 jam lalu
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional 11 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menghadiri pertemuan strategis bertajuk India Indonesia Business Promoti
Bisnis 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Team Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Kota akhirnya berhasil menangkap dua pria terduga pelaku pencurian sepe
Kriminal 13 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Warga Jalan Turi, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, khususnya dari dua lingkungan Lingkungan V dan Lingkunga
Medan 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Sebanyak 562 calon jemaah haji Kabupaten Deli Serdang mengikuti Manasik Haji Integrasi Tahun 1447 H/2026 M ya
Sumut 16 jam lalu
POSMETRO MEDAN Benarbenar apes nasib Ramlan (51). Garagara sekejap lupa mencabut kunci kontak, warga Labuhan Batu ini harus merelakan Hon
Medan 17 jam lalu