Miliki Potensi Besar, Medan Terus Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi
Miliki Potensi Besar, Medan Terus Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi.
Medan 7 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat - Banjir yang melanda Kecamatan Tanjung Pura sejak Kamis (27/11/2025) membuat ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Langkat menyiapkan diri sebagai salah satu lokasi evakuasi korban banjir.
Pihak madrasah membuka akses bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal darurat. Langkah ini bertujuan membantu meringankan beban warga terdampak. Suasana halaman madrasah kini dipadati para pengungsi.
Sebanyak 24 ruang kelas MTsN 1 Langkat digunakan sebagai hunian sementara bagi masyarakat korban banjir. Ruang-ruang tersebut disulap menjadi area istirahat dengan fasilitas seadanya. Para warga membawa perlengkapan masing-masing untuk dapat bertahan selama masa evakuasi.
Baca Juga:
MTsN 1 Langkat menjadi harapan baru bagi warga yang rumahnya terendam air. Maklum, ketinggian banjir di sekitar madrasah ini mencapai dua meter dan itu mengakibatkan akses jalur darat terputus.
Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di MTsN 1 Langkat terpaksa dihentikan sementara, mengingat kondisi yang tidak memungkinkan. Kebijakan ini juga diambil demi mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan tempat berlindung.
"Proses pembelajaran akan dijadwalkan ulang setelah kondisi kembali normal. Prioritas utama saat ini adalah keselamatan dan kenyamanan para pengungsi," ujar Kepala MTsN 1 Langkat, Syamsul Bahri.
Menurutnya, fasilitas madrasah terbuka sepenuhnya untuk masyarakat terdampak. Ia mengungkapkan bahwa ruang kelas dan fasilitas lainnya dapat digunakan sesuai kebutuhan. Syamsul Bahri menegaskan pentingnya menjaga ketertiban selama berada di lingkungan madrasah.
"Saya harap para pengungsi dapat saling menghormati demi menciptakan suasana yang kondusif. Kerja sama semua pihak diharapkan mampu memperlancar proses evakuasi," paparnya.
Syamsul Bahri berharap banjir segera surut. Ia mengajak seluruh pihak untuk tetap bersabar menghadapi situasi yang tidak mudah ini. Menurutnya, kepedulian antarwarga adalah aspek penting dalam mengurangi dampak bencana.
"Saya berterima kasih kepada guru, staf, dan masyarakat yang turut membantu proses penanganan pengungsi. Semangat gotong royong menjadi kunci ketangguhan dalam menghadapi musibah," tuturnya.
Miliki Potensi Besar, Medan Terus Tumbuh Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Teknologi.
Medan 7 menit lalu
Cuaca kota Medan, Kamis 14 Mei 2026 diramal hujan ringan untuk banyak kawasan.
Medan 12 menit lalu
Wali Kota Medan Rico Waas Setuju Buka Posko Pengaduan untuk Siswa Terancam Dikeluarkan karena Tunggakan SPP.
Medan 12 menit lalu
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat Sumatera Utara, ancaman campak kembali mengetuk pintu kewaspadaan.
Sumut 2 jam lalu
Kapolsek Medan Kota Pimpin Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Gereja HKBP Sudirman.
Medan 3 jam lalu
Warga Temukan Mayat &039Pak Ogah&039 Gantung Diri di Bawah Jembatan Titi Kuning Medan.
Peristiwa 3 jam lalu
Pelaku Pencurian Perhiasan dan Pembakaran Rumah Hakim Tipikor Mulai Diadili di PN Medan.
Kriminal 4 jam lalu
POSMETRO MEDANDugaan praktik monopoli proyek pengadaan meubelair di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara mencuat dan menjadi
Sumut 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rumah Zakat kembali menyalurkan Kado Lebaran Yatim (KLY) kepada 15 siswa yatim di SMP Al Washliyah 8, Senin (11/5/
Medan 17 jam lalu
Posmetro Medan, Medan Peluang kerja sama strategis antara Pemko Medan dan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia, semakin te
Medan 18 jam lalu