Pimpinan UINSU Medan Kunjungi Polda Sumut di Momentum Syawal 1447 H
POSMETRO MEDAN,Medan Masih dalam suasana hangat Idulfitri 1447 H, jajaran pimpinan UIN Sumatera Utara Medan melanjutkan agenda silaturrahi
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan -- Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak siang tak mampu menghentikan langkah ratusan massa aksi dari Horas Bangsa Batak (HBB) yang menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Sumatera Utara, Jumat (12/12/2025). Dengan jas hujan sederhana, payung seadanya, hingga hanya bermodalkan semangat, para peserta aksi terlihat tetap bertahan dan terus menyuarakan tuntutan agar pemerintah pusat menetapkan Sumatera Utara sebagai wilayah berstatus bencana nasional.
Massa aksi mulai berkumpul menjelang siang. Meski hujan turun tanpa jeda, iringan tabuhan gendang, pengeras suara, serta teriakan yel-yel membuat suasana aksi tetap hidup. Barisan peserta membawa berbagai spanduk berisi desakan percepatan penanganan bencana, kritik terhadap pemerintah, hingga tuntutan evaluasi menteri yang dianggap tidak mampu mengelola situasi darurat.
Ketua Umum Horas Bangsa Batak, Lamsiang Sitompul, tampil sebagai salah satu orator utama. Dalam seruannya, ia menekankan bahwa kondisi bencana di Sumatera Utara sudah berada pada level kritis dan membutuhkan intervensi langsung dari pemerintah pusat.
Baca Juga:
"Sumatera Utara membutuhkan perhatian serius. Bukan hanya bantuan biasa, tapi status bencana nasional agar seluruh kekuatan pemerintah pusat turun langsung. Ini menyangkut nyawa masyarakat," tegas Lamsiang.
Aktivis lainnya, Johan Merdeka, juga menyampaikan kritik keras terhadap sejumlah pejabat pusat. Ia menilai beberapa menteri tidak menunjukkan kapasitas memadai dalam merespons situasi bencana yang terjadi secara beruntun.
"Evaluasi menteri yang tidak berkompeten di bidangnya harus dilakukan segera. Kami menyebut beberapa nama seperti Bahlil, Erick Thohir, termasuk Menteri Sosial, agar pemerintah pusat melakukan peninjauan kembali terhadap kinerja mereka," ujar Johan dalam orasinya.
.jpg)
Wartawan Posmetro Medan Adam Sitompul serius mendengarkan perbincangan dua perwira polisi yang mengawal aksi di DPRD Sumut.
Massa juga menuntut DPRD Sumatera Utara untuk tidak tinggal diam. Mereka meminta lembaga legislatif tersebut segera menyusun dan mengirimkan rekomendasi resmi kepada pimpinan partai serta pemerintah pusat untuk menetapkan status bencana nasional di Sumut. Menurut peserta aksi, langkah itu penting agar penanganan bencana lebih cepat, terkoordinasi, dan tidak terhambat birokrasi daerah.
POSMETRO MEDAN,Medan Masih dalam suasana hangat Idulfitri 1447 H, jajaran pimpinan UIN Sumatera Utara Medan melanjutkan agenda silaturrahi
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Kondisi masyarakat di Huntara (Hunian Sementara) Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, masih
Sumut 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Salah satu impian serta harapan besar bagi setiap siswa yang duduk kelas akhir madrasah yaitu dapat melanjutkan stud
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tanjungbalai Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Tanjungbalai kembali beraktivitas pasca libur Ramadan dan Hari Raya Idulfi
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat Kantor Pertanahan Kabupaten Langkat kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada ma
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN Halaman Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan di Jalan HM. Said mendadak dipenuhi deretan karangan bunga. F
Medan 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Demi mewujudkan swasembada pangan sebagaimana Asta Cita Presiden Prabowo, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Ba
Inter-Nasional 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Transformasi digital layanan pertanahan yang dijalankan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasion
Inter-Nasional 7 jam lalu
Aprilia mendominasi tiga seri pembuka MotoGP 2026. Pabrikan asal Italia tersebut berhasil menyapu bersih kemenangan di main race.
Sport 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid bersama Rektor Universitas
Inter-Nasional 7 jam lalu