Senin, 28 September 2026

Saat Negara Menjaga Hutan, Yahdi Khoir Membaca Arah Pulang

Evi Tanjung - Kamis, 22 Januari 2026 04:10 WIB
Saat Negara Menjaga Hutan, Yahdi Khoir Membaca Arah Pulang
Ist
Ir. Yahdi Khoir Harahap, anggota DPRD Sumatera Utara dan Wakil Ketua Komisi D,

"Kerusakan lingkungan adalah proses yang panjang. Karena itu, langkah pembenahan juga harus dijaga kesinambungannya," katanya.

Data pemerintah mencatat, dari 28 izin yang dicabut, sebagian besar berasal dari sektor kehutanan.

Baca Juga:

Lebih dari satu juta hektare kawasan kehilangan hak kelola, dengan Sumatera Utara menjadi wilayah terluas yang terdampak. Angka-angka itu menyimpan cerita tentang hulu sungai, kawasan lindung, dan ruang hidup masyarakat di sekitarnya.

Menata Ulang Hubungan dengan Alam

Baca Juga:

Selain kehutanan, pencabutan izin juga menyentuh sektor lain seperti perkebunan, pertambangan, dan pembangkit listrik tenaga air. Pemerintah menilai sejumlah kegiatan tersebut melanggar ketentuan dan berpotensi memperbesar risiko bencana.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyebut keputusan itu diambil langsung oleh Presiden setelah menerima laporan Satgas PKH dalam rapat virtual dari London pada 19 Januari 2026.

Dari ruang rapat yang jauh, nasib bentang alam Sumatera diputuskan untuk ditata ulang.

Yahdi berharap keputusan itu menjadi titik awal pembenahan tata kelola sumber daya alam. Bukan untuk menghentikan pembangunan, melainkan untuk memastikan pembangunan berjalan seiring dengan daya dukung lingkungan.

Peran Daerah Menjaga Kesinambungan

Sebagai wakil rakyat di daerah, Yahdi menilai DPRD Sumatera Utara memiliki peran penting dalam memastikan kebijakan pusat berjejak di lapangan.

Tags
beritaTerkait
Polsek Tigapanah Sosialisasi Pencegahan Karhutla dan Pembentukan Warga Peduli Api
DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan Ditangkap di Medan Johor
Langgar Janji Lindungi Hutan, Kades Uning Pune Diseret ke PN Blangkejeren
Cegah Karhutla Sejak Dini, Polsek Secanggang Ajak Warga Stop Bakar Sampah
Polres Humbang Hasundutan Sosialisasi Bahaya Karhutla
Presiden Prabowo Perintahkan 1.000 Perwira TNI dan Polri untuk Edukasi Warga Terkait Bahaya Bakar Lahan
komentar
beritaTerbaru