"Jika warga sakit, BPJS bisa langsung aktif. Cukup membawa KTP dan Kartu Keluarga ke fasilitas layanan kesehatan, dan pelayanan tetap berjalan," ungkap Lisnawati Panjaitan.
Plt. Kadis Kesehatan Tapteng juga memaparkan, dari total 370.528 jiwa penduduk Kabupaten Tapanuli Tengah hingga Januari 2026, sebanyak 57.558 jiwa ditanggung oleh Pemkab Tapteng melalui pembiayaan BPJS Kesehatan.
Baca Juga:
Lisnawati menambahkan, Pemkab Tapteng menargetkan tingkat keaktifan Peserta BPJS Kesehatan meningkat hingga minimal 95 persen pada Tahun 2026 guna meraih kategori UHC Utama, sekaligus memastikan manfaat jaminan kesehatan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Sebagai informasi, UHC Award 2026 merupakan ajang apresiasi Pemerintah Pusat kepada daerah yang berhasil mewujudkan jaminan kesehatan menyeluruh bagi penduduknya.
Baca Juga:
"Horas Tapanuli Tengah, Tapteng Bangkit Lebih Cepat, Pulih Lebih Kuat".(Gabriel)
Tags
beritaTerkait
komentar