Boin Silalahi dan Rekan Ajukan PK, Tuntut Keadilan Setara Bagi Amry Pelawi
Kasus Video Profil Desa Di Kabupaten Karo. Membongkar Tabir Disparitas Hukum Boin Silalahi dan Rekan Ajukan PK, Tuntut Keadilan Setara
Sumut 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta- Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan detik-detik awal tersangka Abdullah Syauqi Jamaludin (S), 22.
Tersangka melancarkan pembunuhan berencana, yang menewaskan ibu dan dua saudaranya di Jalan Warakas 8, RT 06 RW 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Rabu, 31 Desember 2025 pagi.
Dalam rekaman tersebut, tersangka Syauqi terlihat mengendarai sepeda motor keluar dari rumah kontrakannya sambil mengenakan jas hujan dan membawa sebuah panci. Polisi menyebut panci tersebut digunakan untuk meracik minuman teh beracun yang menewaskan para korban.
Baca Juga:
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan aktivitas tersangka terekam jelas melalui sejumlah CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Rangkaian aktivitas pelaku terekam, mulai dari keluar rumah membawa panci hingga kembali pulang dan menyiapkan racun untuk para korban," kata Onkoseno di Mapolres Metro Jakarta Utara, Jumat, 6 Februari 2026.
Baca Juga:
Setelah keluar rumah pada pagi hari itu, tersangka diketahui pergi hingga 1 Januari untuk merayakan malam pergantian tahun baru bersama rekan-rekannya. Tersangka pun sempat menginap di tempat kerjanya di Sunter, usai minum ninuman keras bersama teman-temannya.
Pada Kamis, 1 Januari 2026, sekitar pukul 10.21 WIB, Syauqi kembali ke rumah diantar oleh seorang rekannya sambil membawa sisa kembang api. Berdasarkan hasil penyidikan, setelah tiba di rumah itulah tersangka mulai menjalankan rencananya meracik racun yang kemudian dimasukkan ke dalam panci untuk dijadikan minuman teh.
Pada malam hari pukul 22.00 WIB tersangka merebus teh di dalam panci sambil menggunakan empat lapis masker karena tersangka memasak teh yang dicampur kapur barus. Hal itu dilakukan saat ibu dan dua saudaranya sudah tidur.
Ruangan pun dipenuhi asap, hingga tersangka keluar rumah dan menutup pintu. Jumat, 2 Januari 2026 dini hari, tersangka memastikan para korban dalam kondisi lemas.
"Dia memang sudah ada perencanaan untuk melakukan itu dan momennya mungkin dirasa pas oleh pelaku di tanggal 1 itu, dia terinspirasi dari dia sendiri ya," kata Onkoseno.
Kasus Video Profil Desa Di Kabupaten Karo. Membongkar Tabir Disparitas Hukum Boin Silalahi dan Rekan Ajukan PK, Tuntut Keadilan Setara
Sumut 6 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Belawan Polda Sumut melalui Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan pada Senin, 18 Mei 2026 sekira pukul 23.15 WIB berhasil me
Kriminal 24 menit lalu
Posmetro Medan, Medan Pembenahan kawasan Belawan mulai dipercepat melalui kolaborasi Pemko Medan dan Pelindo Regional 1. Fokus utama diarah
Medan 54 menit lalu
POMETRO MEDAN, Labuhan Kasus pembegalan ibu dan anak yang hendak berbelanja keperluan dagangannya dikawasan Simpang Dobi, KL. Yos Sudarso b
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Setelah dipecat, Nagaraju sempat kembali ke India. Dari sana, ia beberapa kali mengakses sistem internal NCS antara
Viral 4 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Guru Besar Bidang Manajemen Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Prof Emilda Sulasmi, menegask
Medan 4 jam lalu
Nilai tukar Rupiah menyentuh angka Rp17.728 per Dolar AS pada Selasa, 19 Mei 2026 siang.
Bisnis 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,GUNUNGSITOLI Kejaksaan Negeri Gunungsitoli secara tegas membantah dan menyatakan bahwa informasi yang beredar tengah masyar
Sumut 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Madina Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswasiswa MAN 1 Mandailing Natal. Tim Futsal MAN 1 Madina sukses me
Sport 6 jam lalu
Cuaca kota Medan hari ini Selasa 19 Mei 2026 diramal bakalan diguyur hujan ringan.
Medan 6 jam lalu