Brimob Batalyon C Menyatu dengan Warga, Bangun Huntara dan Salurkan Ratusan Sak Beras
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Selatan Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumut kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui serangkaian ke
Berita 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Dugaan skandalasusila yang menyeret seorang petinggi BUMD di Pemprov Sumut jadi isu liar di masyarakat setelah informasi tersebut beredar di sejumlah media online dan media sosial. Isu liar itu makin merebak karena oknum Direktur Utama BUMD Sumut berinisial AW itu hingga kini belum memberikan klarifikasi.
Saat dihubungi posmetromedan.id melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp, AW tidak memberikan respons. Telepon berdering, pesan berstatus centang dua, namun tak dijawab. Sikap menghindar ini justru memunculkan persepsi publik bahwa ada upaya menghindari klarifikasi.
Sikap yang sama juga dilakukan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Saat dikonfirmasi wartawan posmetromedan.id terkait dugaan skandal asmara yang menyeret nama Direktur Utama salah satu BUMD milik Pemprov Sumut itu, orang nomor satu di Sumut itu memilih tak berkomentar.
Baca Juga:
Tentu saja hal ini menambah spekulasi dan memperbesar kecurigaan publik terhadap transparansi penanganan kasus tersebut.
Sebelumnya, dugaan skandalasusila yang menyeret seorang petinggi BUMD Pemprov Sumut menjadi perhatian luas masyarakat setelah informasi tersebut beredar di sejumlah media online dan media sosial.
Baca Juga:
Seorang perempuan berinisial LL (25) mengaku menjadi korban dugaan hubungan seksual yang terjadi dalam kondisi tidak berdaya hingga berujung kehamilan.
Kepada wartawan, LL menuturkan peristiwa itu terjadi pada 10 November 2025 di sebuah restoran ternama di Kota Medan. Ia mengaku diajak makan malam oleh seorang pria yang disebut-sebut menjabat sebagai Direktur Utama salah satu BUMD Pemprov Sumut.
Pertemuan tersebut awalnya berlangsung bersama beberapa rekan terduga pelaku dan disertai konsumsi minuman beralkohol.
Namun, situasi disebut berubah ketika korban dan terduga pelaku berada berdua di ruang privat restoran. Dalam kondisi tersebut, korban mengaku menerima rayuan dan perlakuan yang dinilainya tidak pantas, hingga diduga terjadi hubungan seksual yang menurut korban dilakukan dalam kondisi dirinya tidak sepenuhnya sadar.
Pengakuan korban ini memicu reaksi keras masyarakat, aktivis perempuan, dan pemerhati pemerintahan daerah. Mereka menilai kasus ini bukan hanya persoalan moral pribadi, tetapi juga menyangkut integritas pejabat publik dan citra pemerintahan Provinsi Sumatera Utara.
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Selatan Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumut kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui serangkaian ke
Berita 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh jajaran Satuan Brimob Polda Sumut. Pe
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN,TAPANULI TENGAH Personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumut kembali menunjukkan komitmen pengabdian kepada masyarakat
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus upaya pencegahan potensi bencana seperti banjir da
Medan 2 jam lalu
Diduga Kebal Hukum, Bangunan Tanpa PBG di Jalan Karya Amal Tetap Berdiri Megah Meski Pernah Ditindak Satpol PP
Medan 8 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumatera Utara menggelar talk
Medan 12 jam lalu
Plt Camat Medan Johor Resmi Buka MTQ ke59 Tingkat Kecamatan Tahun 2026MEDAN JOHOR Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Medan Johor ke5
Medan 12 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Gelombang pengunduran diri pejabat kembali terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kepala Dinas P
Sumut 13 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Pemko Medan terus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatakan pendidikan dan kualit
Medan 13 jam lalu
POSMETROMEDAN, Medan Dugaan pencaplokan sebidang tanah milik Pemerintah Kota Medan mencuat di Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah. Tan
Medan 13 jam lalu