Letkol Agus Rangkuti Menjabat Dandim 0207/Simalungun yang Baru
Letkol Agus Rangkuti menduduki jabatan sebagai Dandim 0207/Simalungun yang baru.
Profil 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Serdang Bedagai - Gajah Sumatera bernama Ratna yang berada di lembaga konservasi R Zoo & Park Kabupaten Serdang Begadai (Sergai), dilaporkan mati. Gajah betina berusia sekitar 50 tahun itu mati karena mengalami masalah pencernaan.
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut Novita Kusuma Wardani mengatakan gajah Ratna dinyatakan mati pada 7 Februari 2026.
Saat itu, Ratna memang tengah menjalani perawatan intensif. Hasil pemeriksaan dokter, gajah Ratna diduga mati karena mengalami gangguan fungsi organ.
Baca Juga:
"Berdasarkan hasil pemeriksaan klinis, uji laboratorium, serta pelaksanaan bedah bangkai, diketahui bahwa kematian Ratna disebabkan oleh gangguan fungsi ginjal yang disertai gangguan fungsi hati serta komplikasi pada sejumlah organ vital lainnya, seperti jantung dan saluran pencernaan," kata Novita dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).
Novita menjelaskan bahwa gajah Ratna tiba di R Zoo & Park pada 29 September 2025 bersama tiga ekor gajah lainnya. Gajah tersebut dalam kondisi tubuh kurang ideal atau kurus.
Baca Juga:
Selain sudah masuk kategori usia tua, Ratna juga didapati mengalami luka menahun berupa fistula (saluran tidak normal) pada telapak kaki yang memerlukan penanganan medis khusus.
"Dalam proses perawatan, penanganan terhadap Ratna menghadapi tantangan tersendiri karena (Ratna) tidak mudah di-handle sebagaimana gajah lainnya, sehingga setiap tindakan medis terhadap luka fistula dilakukan melalui prosedur pembiusan terlebih dahulu guna memastikan keselamatan dan efektivitas penanganan," jelasnya.
Pada 30 Oktober 2025, terdeteksi ada udema (pembengkakan) pada bagian abdomen Ratna. Lalu, pada 12 November 2025, tim dokter melakukan penanganan awal dengan memberikan vitamin serta terapi suportif dan menunjukkan adanya perbaikan secara bertahap.
Namun, pada 1 Januari 2026, kembali terjadi peradangan pada luka fistula di kaki Ratna, yang juga disertai dengan pengelupasan kulit di sekitar area tersebut pada 11 Januari 2026. Selanjutnya, drh Anhar Lubis selaku dokter yang menangani Ratna bersama manajemen R Zoo & Park merekomendasikan tindakan medis lanjutan karena kondisi lukanya belum tertangani secara tuntas.
"Pasca penanganan medis oleh tim dokter gabungan, luka menunjukkan progres pemulihan, namun belum optimal," ujar Novita.
Lalu, untuk memastikan kondisi fisiologis dan fungsi organ vital, tim melalukan pemeriksaan laboratorium kepada Ratna. Hasil uji laboratorium menunjukkan adanya gangguan fungsi ginjal pada tubuh Ratna.
Selain itu, kata Novita, selama masa perawatan, Ratna juga mengalami penurunan nafsu makan dan minum. Tim dokter pun melakukan pemeriksaan darah lanjutan dan menunjukkan adanya gangguan fungsi hati pada Ratna.
Gangguan fungsi ginjal pada Ratna diduga bersifat multifaktorial dan dipengaruhi oleh kondisi fisik awal yang kurang baik serta faktor usia lanjut. Kondisi tubuh yang tidak optimal juga diduga membatasi kemampuan organ, khususnya ginjal dan hati, dalam mengolah asupan nutrisi.
"Akumulasi dari berbagai faktor tersebut menyebabkan penurunan fungsi organ secara bertahap yang berdampak pada memburuknya kondisi umum hingga akhirnya Ratna tidak dapat bertahan," jelas Novita.
Novita menyampaikan bahwa pihaknya bersama tim dokter dan manajemen R Zoo & Park telah melakukan upaya maksimal dalam penanganan kepada gajah Ratna.
"BBKSDA Sumut juga sudah dan akan terus memperkuat fungsi pembinaan, pengawasan, dan pendampingan teknis terhadap lembaga konservasi guna memastikan standar kesejahteraan satwa tetap terjaga," pungkasnya.(detiksumut)
Letkol Agus Rangkuti menduduki jabatan sebagai Dandim 0207/Simalungun yang baru.
Profil 5 jam lalu
Home Industry Vape Narkoba Libatkan WNA Beroperasi di Kos Mewah di Kota Medan.
Medan 5 jam lalu
Kapolres Asahan Buka Kejurnas Grasstrack Putaran II.
Sport 6 jam lalu
Sindikat Ganjal ATM Kuras Uang Lansia Rp 200 Juta di Medan Beraksi 14 TKP.
Kriminal 6 jam lalu
Operasi Selama 244 Hari, Polrestabes Medan Musnahkan Narkoba Ratusan Miliar
Medan 7 jam lalu
Anggota DPRD Rommy Van Boy Desak Pemko Medan Bongkar Properti Hermes yang Kuasai Trotoar.
Medan 7 jam lalu
Pemprov Sumut dan Kemenhub Bahas Langkah Strategis, BRT Mebidang Ditargetkan Rampung 2027.
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN Polrestabes Medan melansir hasil capaian Operasi Antik 2026 yang digelar selama 21 hari berturutturut. Hasilnya, korps Korp
Medan 9 jam lalu
BPK Temukan Potensi Kerugian Rp1,33 Triliun di BTN Dalam Pengelolaan KPR.
Inter-Nasional 10 jam lalu
POSMETRO MEDAN Suasana di lingkungan Markas Polda Sumatera Utara tampak sedikit berbeda sore itu Di sela padatnya agenda dan tanggung jawab
Editorial 10 jam lalu