Perhatian! Harga Eceran MinyaKita Naik di Pasaran
Harga eceran MinyaKita bakal naik di pasaran, namun persentase kenaikan itu belum bisa ditentukan hingga pekan depan.
Bisnis satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu -Tak ada yang menyangka, dari aktivitas sederhana mengolah tanah untuk pembuatan batu bata, tersimpan potensi ancaman besar yang bisa membahayakan banyak nyawa. Peristiwa mengejutkan itu terjadi di Lingkungan Danau Balai A, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu.
Pada Minggu, 05 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, seorang pelajar bernama Fikrayansyah Hasibuan (18) menemukan benda mencurigakan saat mencangkul tumpukan tanah di halaman belakang rumah milik Siti Aminah. Temuan tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran, setelah diketahui sebagai amunisi bom militer jenis mortir.
Kesadaran dan respon cepat masyarakat menjadi kunci awal. Informasi segera diteruskan kepada aparat setempat. Tanpa menunggu lama, Babinsa dan Bhabinkamtibmas tiba di lokasi, disusul personel Polres Labuhanbatu yang langsung melakukan pengamanan ketat dengan pemasangan garis polisi serta himbauan kepada warga agar menjauh dari area berbahaya.
Baca Juga:
Melihat potensi risiko tinggi, koordinasi cepat dilakukan untuk menghadirkan penanganan khusus. Pada Senin, 06 April 2026, Tim Jibom Unit Komposit Gegana Sat BrimobPolda Sumatera Utara yang dipimpin oleh IPDA Bambang Sudirmanto, S.H. diterjunkan ke lokasi guna melakukan penanganan lanjutan secara profesional.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan identifikasi mendalam dan memastikan bahwa benda tersebut merupakan mortir dengan panjang sekitar 42 cm dan diameter 8 cm—sebuah ancaman nyata yang tidak bisa dianggap sepele. Dengan penuh ketelitian dan standar operasional tinggi, mortir tersebut kemudian diamankan dan dipindahkan ke lokasi disposal yang telah disiapkan.
Baca Juga:
Proses disposal berlangsung dalam suasana penuh kewaspadaan dan konsentrasi tinggi. Setiap tahapan dilakukan secara terukur, mulai dari sterilisasi area, doa bersama, hingga pengarahan teknis kepada seluruh personel. Hingga akhirnya, setelah melalui prosedur yang ketat serta waktu pengamanan yang ditentukan, mortir tersebut berhasil diurai secara aman dan terkendali, sehingga potensi bahaya dapat sepenuhnya dieliminasi.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata soliditas dan sinergitas antara Polres Labuhanbatu dan Sat BrimobPolda Sumatera Utara dalam merespons cepat setiap ancaman, sekaligus memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga.
Sejalan dengan pelaksanaan tugas tersebut, Komandan Satuan BrimobPolda Sumatera Utara, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., senantiasa mengingatkan seluruh personel agar dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya yang berisiko tinggi, tetap mengutamakan keselamatan, disiplin prosedur, dan profesionalisme sebagai prioritas utama.
Dari sebuah temuan tak terduga, hingga penanganan penuh risiko—semua berakhir aman berkat kesiapsiagaan, keberanian, dan kerja sama yang solid.(HPL)
Harga eceran MinyaKita bakal naik di pasaran, namun persentase kenaikan itu belum bisa ditentukan hingga pekan depan.
Bisnis satu jam lalu
Wesly Silalahi, walikota Pematang Siantar mengakui sekaligus bangga kota Ini menjadi tuan rumah Apel Kebangsaan.
Sumut 2 jam lalu
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberi motivasi saat menutup Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Seskoad Tahun Anggaran 2026 di Bandung.
Inter-Nasional 2 jam lalu
Massa mendemo dugaan korupsi Waliikota Siantar Wesly Silalahi dan kroninya.
Sumut 2 jam lalu
Dari SMA Negeri 4 Pematangsiantar, 74 siswa dilaporkan tembus di PTN Top Jawa Lewat UTBK.
Berita 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Tapsel Aksi nyata dan kepedulian terhadap penyintas bencana kembali ditunjukkan oleh Relawan Rumah Zakat di Tapanuli Selata
Sumut 3 jam lalu
Polda Sumut menurunkan unit Polsatwa K9 untuk memperkuat pengamanan AFF U19.
Sport 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Dairi Universitas Negeri Medan melalui LPPM UNIMED melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan program Pen
Sumut 3 jam lalu
Warga Labuhanbatu kini menjerit menyusul gas LPG 3 Kg langka dan mahal di pasaran. Duh!
Bisnis 3 jam lalu
Menteri Agus Andrianto yang meminta seluruh jajarannya untuk tetap akomodatif mendukung upaya KPK membongkar kasus yang sedang hangat ini.
Inter-Nasional 4 jam lalu