Rabu, 29 April 2026

Gagal Jinakkan Api Hingga Petugas Diamuk Massa, Kasat Pol PP Labuhanbatu Salahkan Karet Klos Mobil Tua

Faliruddin Lubis - Rabu, 29 April 2026 15:24 WIB
Gagal Jinakkan Api Hingga Petugas Diamuk Massa, Kasat Pol PP Labuhanbatu Salahkan Karet Klos Mobil Tua
IST
Kasat Pol PP dan Pemadam Kebakaran Labuhanbatu, Muhammad Yunus.

POSMETRO MEDAN, Labuhanbatu – Di saat sisa butiran arang masih menghitam di Lingkungan Bakti Lama dan trauma warga akibat amuk massa belum sepenuhnya reda, sebuah jawaban meluncur ringan dari pimpinan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran Labuhanbatu.

Alih-alih bernada penyesalan atau permohonan maaf, Muhammad Yunus, sang Kasatpol PP, menanggapi insiden memalukan pada Selasa (28/4) itu dengan diksi yang sangat akrab di telinga publik 'Faktor Usia'.

Bagi warga Lingkungan Bakti Lama, dua unit armada merah yang tiba di lokasi kebakaran sore itu adalah harapan. Namun, harapan itu menguap bersama asap saat mesin pompa justru mogok. Air tak keluar, api kian garang, dan emosi warga pun meledak. Petugas lari pontang-panting, kaca armada pecah dihujam batu.

Baca Juga:

Saat dikonfirmasi, Yunus memberikan penjelasan dengan nada santai, seolah kendala teknis dalam urusan nyawa adalah hal yang lumrah terjadi.

"Hal seperti ini kita juga tidak kehendaki. Ya, namanya mobil bisa saja rusak di lapangan. Setelah kita cek tadi, karet klosnya bocor, jadi itu kendalanya," ujar Yunus, Rabu (29/4).

Baca Juga:

Ia menambahkan sebuah pembelaan yang sudah menjadi 'lagu lama' dalam birokrasi aset daerah, kendaraan tua. "Ya, tahu lah Abang, mobil kita sudah tua," kelitnya tanpa beban.

Ada kontradiksi menarik dalam pernyataan sang Kasat. Di satu sisi, ia mengklaim armada mereka dalam kondisi ready (siap), namun di sisi lain ia menyebut 'naas' bahwa kerusakan justru terjadi tepat di titik nol kebakaran.

Tidak ada kata maaf yang meluncur bagi warga yang rumahnya ludes, atau bagi personelnya yang nyaris menjadi bulan-bulanan massa.

Yunus justru mengalihkan fokus pada unit dari Sigambal yang menurutnya menjadi pahlawan cadangan, meski saat itu fokus tim terbagi karena adanya kebakaran di lokasi lain secara bersamaan.

Bagi warga Bakti Lama, alasan teknis seperti 'karet klos bocor' atau 'mobil tua' terasa sangat menyakitkan. Di saat mereka berjuang menyelamatkan harta benda dengan peralatan seadanya, mereka justru disuguhi pemandangan armada pemadam yang mandul.

"Warga sudah panik, tapi pas mobil sampai malah tidak bisa keluar air. Itulah pemicunya," kenang Fadil pedih diamini warga lainnya dilokasi. (HBB)

Tags
beritaTerkait
Dugaan Pungli Uang Perpisahan di SDN 05 Rantau Utara, Praktisi Hukum: Terancam 9 Tahun Penjara
Rp158 Miliar Digelontorkan, Tahun Ini Jalan Aek Nabara–Negeri Lama–Tajung Sarang Mulai Diperbaiki
UPDATE Kebakaran Rantauprapat: 10 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp900 Juta di Tengah Insiden Amuk Massa
Kecewa Alat tak Berfungsi, Massa Amuk Armada Pemadam Kebakaran di Rantauprapat
Memoles Wajah Bumi Ika Bina En Pabolo, Bupati Maya Hasmita Hidupkan Semangat ‘Indonesia ASRI’ di Labuhanbatu
BREAKING NEWS: Api Hanguskan Satu Unit Rumah di Jalan Bakti Lama Rantauprapat
komentar
beritaTerbaru