Buntut Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Kalapas dan 4 Pejabat Dicopot!
Temuan fasilitas mewah di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong akhirnya berujung pada pencopotan.
Inter-Nasional 13 menit lalu
Posmetro Medan, LANGKAT - Masyarakat Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggeruduk kantor desa pada, Selasa (12/5/2026).
Kedatangan masyarakat yang bertempat tinggal di Dusun III Kwala Serdang ini, mempersoalkan jalan menuju perkampungan masyarakat yang diduga diserobot oleh orang yang tak bertanggungjawab.
Amatan wartawan, kedatangan masyarakat disambut langsung oleh Kepala Desa Naman Jahe, Nobdi Nanda Ginting Suka.
Baca Juga:
Pertemuan masyarakat dan pihak desa berjalan alot. Beberapa orang masyarakat meminta kejelasan dari pihak desa soal dugaan penyerobotan jalan yang juga kerap disebut Gang Pelita.
"Sejak tahun 1947 lokasi ini ada jalannya menuju kampung dan di sana banyak makam orang tua kami," ujar salah seorang masyarakat yang juga mantan penghulu, Muhammad Akhyar S Pelawi.
Baca Juga:
Kemudian pria berusia 72 tahun ini menjelaskan, jika ada masyarakat yang tidak mereka kenal berinisial BL, tiba-tiba membuat patok di tengah jalan menuju kampung.
Sontak Akhyar dan masyarakat lainnya, tak terima dan tak ikhlas dengan ulah orang tak mereka kenal itu.
"Kami gak tau kenapa dia berani mematok di tengah jalan ini. Dan kemudian datang kepala desa dan aparat penegak hukum di sini, menyatakan tanah jalan ini sudah ada pemiliknya. Dan setau saya tidak, ini tetap jalan. Jalan umum masyarakat Kwala Serdang atau Gang Pelita dulu namanya," ujar Akhyar.
"Dan masyarakat sudah sepakat ini tetap jalan. Kemarin kepala desa dangan orang yang mengaku dari BPN datang kemari, saya tanyakan kok diukur sampai tengah jalan. Katanya enggak ada urusan, dan kepala desa bilang ke pengadilan kita, saya pun bingung kok sampai ke pengadilan," sambungnya.
Bahkan Akhyar mengaku sempat meyoal alas hak mereka mengukur tanah sampai ke tengah jalan.
"Maka pada hari ini masyarakat berkumpul merasa keberatan dan dirugikan, jangan ada lagi pematokan di jalan. Walau apapun yang terjadi kami tetap berjuang. Ukuran lebar jalan yang sebenarnya tiga meter, dan yang dipatok mereka temakan dua meter. Ukuran tanah atau batas sebenarnya milik BL sampai pohon pinang, enggak sampai memakan jalan," ucap Akhyar.
Sedangkan masyarakat lainnya Ridwan Sembiring Sinulaki (58) menjelaskan, jalan yang diduga diserobot ini, merupakan jalan tertua.
"Namun setelah ada perkembangan, masyarakat keluar. Dan sekarang banyak tanah wakaf, dan ladang masyarakat," ujar Ridwan.
Sedangkan pertemuan masyarakat dengan kepala desa tidak ada kesimpulan.
"Mereka minta tempo pada, Senin (18/5/2026) mendatang dilakukan mediasi. Dan kami sudah tegaskan bahwa kami masyarakat sudah tidak percaya kepada mereka. Karena pada Jumat (8/5/2026) diadakan pertemuan. Kami masyarakat berinisiatif bahkan sudah masak ratusan bungkus, untuk menyelesaikan permasalahan ini. Ternyata pihak mereka termasuk kadus, kades, camat, BPN, tak ada yang datang," ucap Ridwan.
"Dan yang lebih jelasnya lagi, dari BPN menyatakan saat dicek secara online, status tanahnya gak jelas, enggak terdaftar di BPN," tambahnya.
Sementara itu Kepala Desa Naman Jahe, Nobdi Nanda Ginting Suka mengatakan, dari tahun 2022 lalu sejak ia menjabat sebagai kepala desa, BL dan MB belum ada menghibahkan jalan ke desa.
"Dan dijaman saya tidak ada merima hibah. Dan kita arahkan masyarakat untuk bermediasi di kantor desa, mereka tidak mau, saya dibilang tidak netral dan sebagainya. Lain tadi kalau saya menyatakan itu jalan desa maka itu saya salah," kata Nobdi.
Menurut Nobdi, dasar MB mematok jalan tersebut berdasarkan surat yang telah dikeluarkan oleh BPN.
"Saya sudah melihat langsung suratnya. Dan juga saya sampaikan kepada masyarakat, pada Senin nanti kita mediasi dan akan mengundang pihak-pihak terkait termasuk forkopimcam," tutup Nobdi.( Oji )
Temuan fasilitas mewah di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong akhirnya berujung pada pencopotan.
Inter-Nasional 13 menit lalu
Kapolres Dairi Bersama Bhayangkari Melayat ke Rumah Duka AIPTU Herbin Silaen, Sampaikan Penghiburan kepada Keluarga.
Sumut satu jam lalu
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sejak sore hingga malam bikin sungai meluap.
Sumut 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN,LUBUK PAKAM Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Deli Serdang menggelar Pelatihan Konten Kreator Kehumasan untuk mening
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN,PERCUT SEI TUAN Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretar
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Jakarta Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Kabupaten Deli Serdang menampilkan beragam produk kerajinan dan karya perajin
Sumut 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Rektor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag mengingatkan para lulusan ag
Medan 15 jam lalu
Personel Sat Lantas Polres Dairi Gugur Saat Jalankan Tugas di Lokasi Kebakaran Sidikalang
Sumut 16 jam lalu
Kompol Jan Piter Napitupulu, S.H., M.H. salah satu perwira menengah Polri yang memiliki perjalanan karir yang cukup menarik.
Profil 17 jam lalu
Polres Tanjungbalai resmi menyerahkan penggunaan Jembatan Merah Putih Presisi kepada masyarakat di Jalan Lingkar Selatan.
Sumut 18 jam lalu