Wow! Setahun 6 Bulan Menjabat, Wali Kota Medan Rico Waas Makin Tajir
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan perubahan signifikan pada kekayaan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas
Medan 20 menit lalu
Posmetro Medan, Karo -Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo kembali menjadi sorotan publik setelah pembangunan billboard di wilayah Kabupaten Karo diduga dilakukan tanpa memasang plang proyek sebagaimana lazimnya pekerjaan yang menggunakan anggaran APBD.
Kondisi ini memicu pertanyaan besar terkait ketidak keterbukaan informasi dan transparansi penggunaan anggaran yang di lakukan oleh dinas Kominfo karo.
Pantauan media di lokasi menunjukkan billboard yang berdiri di jalan Letjen Jamin Ginting Dolat Rayat terlihat tanpa keterangan nilai proyek, sumber anggaran, nama pelaksana, maupun masa pengerjaan. Di tambah para pekerja tidak memakai alat pelindung diri lengkap saat di ketinggian, pengerjaan juga di lakukan di malam hari.
Baca Juga:
Padahal, plang proyek merupakan bentuk informasi dasar kepada masyarakat agar pengawasan publik dapat berjalan secara terbuka. Ketiadaanpapan informasi tersebut menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Salah satu pekerja mengatakan, " Pemasangan billboard tersebut milik dinas Kominfo Kab.Karo, kami hanya pekerja dari bengkel las JM yang ada di Jalan Samura,"ucapnya.
Baca Juga:
Warga mempertanyakan apakah proyek ini sengaja "disembunyikan" agar publik tidak mengetahui besaran anggaran, maupun pihak yang diuntungkan dari pekerjaan tersebut.
"Kalau proyek pemerintah kenapa harus ditutup-tutupi? Jangan sampai ada kesan proyek ini hanya jadi ladang keuntungan kelompok tertentu," ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Ironisnya, proyek ini justru berada di bawah instansi yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam keterbukaan informasi publik. Sebagai lembaga yang mengurusi komunikasi dan informasi, langkah Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo dinilai bertolak belakang dengan prinsip transparansi yang selama ini digaungkan pemerintah.
Aktivis pemerhati anggaran di Karo meminta aparat pengawas dan penegak hukum turun mengecek proyek tersebut, termasuk menelusuri apakah prosedur administrasi dan penggunaan anggarannya sudah sesuai aturan.
"Jangan sampai billboard dibangun untuk pencitraan, tetapi transparansi malah dikorbankan. Publik berhak tahu uang rakyat dipakai untuk apa dan siapa yang menikmati proyek itu," tegasnya.
Jum'at 22 Mei 2026, di konfirmasi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karo, Hesti Maria Br Tarigan, melalui pesan whatsapp perihal sumber dan besar anggaran, Kadis Kominfo menjawab " Sebentar ya dek" dengan singkat. (Jpg)
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan perubahan signifikan pada kekayaan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas
Medan 20 menit lalu
Pengasuh Pondok Pesantren Putri Tahfidzul Qur&039an Ummahatul Mukminin Batangkuis Deli Serdang Sumut.
Medan 38 menit lalu
Satres Narkoba Polres Labuhanbatu mengungkap peredaran narkotika dalam jumlah besar dengan menangkap seorang pria berinisial M (62).
Sumut 49 menit lalu
Selebrasi Diduga Tak Senonoh Warnai Final Lomba Dayung Sampan di Pematang Cengal Langkat.
Sumut 9 jam lalu
Polres Langkat Tangkap Tujuh Pelaku Pencurian Disertai Kekerasan di Empat Lokasi, Dua Senjata Tajam dan Dua Sepeda Motor Diamankan
Kriminal 9 jam lalu
Reny Puspita Pardede salah satu pendiri Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) dan ahli waris DR TD Pardede.
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Pengelolaan limbah Restoran Lembur Kuring di Jalan Amir Hamzah, Kecamatan Medan Helvetia, menjadi sorotan Komisi D D
Sumut 12 jam lalu
DPP HARI Desak APH Tindak Tegas Koorporasi yang Terlibat Karhutla Buka Secara Terang Benderang, Jangan Ada yang Ditutuptutupi.
Inter-Nasional 12 jam lalu
Terekam CCTV Curi iPhone 11 Dari Warung Aceh, Pengamen Ini Gol di Polsek Medan Kota
Kriminal 12 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa memimpin Sidang Pantukhir Pusat Calon Bintara (Caba) Prajurit Kari
Medan 13 jam lalu