Sabtu, 11 Juli 2026

Temasek Singapura Jajaki Kerja Sama di TSTH2 Humbahas

Faliruddin Lubis - Sabtu, 11 Juli 2026 11:54 WIB
Temasek Singapura Jajaki Kerja Sama di TSTH2 Humbahas
IST
Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menghadiri kegiatan kunjungan lapangan bersama delegasi Temasek Singapura di kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2), Jum'at (10/7/2026).

POSMETRO MEDAN,Humbahas – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendampingi delegasi Temasek Singapura meninjau kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Jumat (10/7/2026).

Kunjungan tersebut menjadi upaya memperkuat peluang investasi dan kerja sama pengembangan riset, inovasi, serta hilirisasi sektor herbal dan hortikultura.

Kunjungan lapangan ini bertujuan melihat secara langsung potensi kawasan TSTH2 sebagai pusat riset, inovasi, dan hilirisasi di bidang herbal dan hortikultura.

Baca Juga:

Kehadiran delegasi Temasek diharapkan membuka peluang kerja sama strategis, investasi, serta memperkuat ekosistem inovasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada kesempatan itu, Wagub Surya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mendukung pengembangan TSTH2 sebagai salah satu kawasan unggulan yang mampu meningkatkan daya saing daerah.

Baca Juga:

Menurut Surya, TSTH2 yang berada di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas, merupakan kawasan strategis yang diproyeksikan menjadi pusat riset dan pengembangan bioekonomi tropis Indonesia bagian barat.

Pembangunan ekonomi berbasis riset, inovasi, dan kearifan lokal, menurutnya, kini tidak lagi sekadar menjadi agenda daerah, tetapi telah masuk dalam prioritas strategis nasional.

"TSTH2 bukan sekadar proyek daerah atau laboratorium penelitian. Kawasan ini adalah ladang masa depan, tempat ilmu pengetahuan tumbuh dari desa dan dataran tinggi Humbang Hasundutan untuk berkontribusi nyata bagi ekonomi nasional," ujar Surya.

Ia juga menyampaikan, TSTH2 memiliki potensi lebih dari 100 jenis tanaman herbal dan hortikultura unggulan lokal, seperti andaliman, kunyit hitam, jahe merah, serta berbagai varietas hortikultura dataran tinggi. Kondisi agroklimat Humbang Hasundutan dinilai sangat ideal untuk pengembangan perbenihan, riset adaptasi iklim, hingga produksi bahan baku berkualitas ekspor.

Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional dalam mempercepat pengembangan sektor berbasis riset dan inovasi.

Rangkaian kegiatan diisi dengan peninjauan sejumlah fasilitas di kawasan TSTH2 serta diskusi mengenai peluang pengembangan dan kerja sama ke depan.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan mitra internasional guna mendorong investasi serta pembangunan berkelanjutan di Sumut.(Red)

Tags
beritaTerkait
10 Kepala Desa Deli Serdang Masuk UI Lewat Program KDMK Kemendagri
Gubernur Sumut Apresiasi Paviliun Deli Serdang di PRSU ke-50
Jamda XI Sumut Resmi Dibuka, Lom Lom Suwondo Motivasi Kontingen Raih Prestasi
Revolusi Pajak Kuliner Medan:Rico Waas Optimalkan Transparansi Lewat QRESTO
Lintas Instansi MoU Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf
Sindikat Love Scamming Internasional Dibongkar, 7 WNA dan 31 WNI Diamankan
komentar
beritaTerbaru