Astaga! Bayi Baru Lahir Dibuang di Tepi Sungai di Asahan
Bayi Dibuang di Tepi Sungai Serani Desa Panca Arga Asahan.
Peristiwa 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN- Kuasa hukum Roy Suryo dan dokter Tifa, Refly Harun melayangkan protes keras terhadap tindakan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya yang menangkap sekaligus menahan kedua kliennya itu.
Refly menilai tindakan polisi tak profesional mengingat perkara yang menjerat kedua kliennya berada di wilayah abu-abu (grey area) hukum, yakni terkait dugaan fitnah dan pencemaran nama baik soal keaslian ijazah seorang mantan kepala negara yang sifatnya masih diperdebatkan.
Baca Juga:
Refly di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat, 19 Juni 2026 menyebut pihaknya melakukan pembelaan-pembelaan diri terhadap kliennya sehingga yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya menurutnya sangat tidak profesional.
Menurut dia, seperti dikutip dari Antara, penahanan perkara pidana umum, seperti kasus pembunuhan atau korupsi sangat masuk akal untuk dilakukan.
Baca Juga:
Namun, kata dia, untuk kasus yang dihadapi Roy Suryo dan Dokter Tifa, proses hukumnya kini justru masih dalam tahap pembuktian materiil.
"Bagaimana kalau ijazah itu memang benar-benar palsu? Apalagi kemudian tim pemburu ijazah palsu itu sudah melaporkan beberapa pihak yang diduga juga terlibat dalam proses pembuatan. Jadi, ini kan dalam proses pembuktian yang belum tentu klien kami salah. Saya yakin 99,9 persen ijazah itu palsu," tegas Refly.
Dia menyayangkan momentum penangkapan yang dinilai tidak patut. Refly mengungkapkan Dokter Tifa ditangkap pada pagi hari tepat menjelang pelaksanaan ujian disertasi atau seminar hasil akademiknya.
"Pukul 08.00 WIB dia mau ujian, pukul 07.00 WIB dia ditangkap. Padahal, dia sudah bersiap pergi ke suatu tempat untuk ujian," keluh Refly.
Sementara itu, proses penangkapan terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo disebutnya terjadi pada dini hari setelah yang bersangkutan menyelesaikan kegiatan di Bandung, Jawa Barat.
Bayi Dibuang di Tepi Sungai Serani Desa Panca Arga Asahan.
Peristiwa 5 menit lalu
Pengusaha Singkawang Tewas Ditembak, Eksekutor Ngaku Dibayar Rp 90 Juta.
Kriminal 33 menit lalu
Indonesia menghadapi Singapura di laga hidup mati Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Kallang, Jumat (7/8/2026) pukul 20.00 WIB.
Sport satu jam lalu
Rico Waas Nonaktifkan Lurah AUR, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Penyalahgunaan Wewenang.
Medan 2 jam lalu
Tim Khusus JCS bersama Resmob Polrestabes Medan berhasil mengamankan dua pria yang terlibat dalam jaringan pencurian dengan kekerasan.
Kriminal 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Mengingat masa jabatan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik SE 20212026 akan berakhir. Jajaran pengurus PWI Sumut
Medan 12 jam lalu
Keluarga Mantan Istri Polisi Tak Percaya Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi.
Peristiwa 13 jam lalu
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mempersiapkan amunisi Garuda saat menghadapi Singapura pada laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026.
Sport 13 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dugaan penyimpangan pengadaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan k
Sumut 14 jam lalu
POSMETRO MEDAN Pengurus Pusat Lembaga Masyarakat Peduli Makan Bergizi Gratis (LMP MBG), melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara,
Sumut 14 jam lalu