Mengonsumsi beras palsu atau oplosan tentu berisiko terhadap gangguan keseatan, seperti kerusakan organ dalam tubuh, pencernaan, hingga bisa terpapar zat karsinogenik penyebab kanker. Untuk itu, sebaiknya kenali ciri-ciri beras oplosan sebelum membeli atau mengonsumsinya.
Berikut ciri-ciri beras asli dan palsu atau oplosan:
Baca Juga:
1. Tekstur beras terlalu halus dan licin
Beras asli memiliki permukaan yang cenderung kasar dan tidak terlalu mengilap. Jika butir beras terlalu halus, licin, dan tampak mengkilap seperti plastik, maka ini patut dicurigai bisa saja sudah dioplos. Warna beras berkilap berlebihan bisa jadi berasal dari bahan sintetis.
Baca Juga:
2. Tercium aroma yang aneh
Beras asli umumnya memiliki aroma khas, seperti wangi pandan, pulen, atau harum. Sementara beras palsu tidak berbau sama sekali atau mengeluarkan aroma sangit, seperti plastik terbakar.
3. Mengapung saat direndam air
Ciri-ciri beras asli umumnya akan tenggelam saat direndam dalam air karena berat jenisnya lebih tinggi. Namun, apabila sebagian besar butir beras justru mengapung, maka besar kemungkinan itu bukan beras asli.
Hasil air dari rendaman beras pun juga berbeda. Air pada beras asli akan berubah menjadi keruh keputihan, sementara beras palsu tidak ada perubahan warna atau tetap jernih.
4. Hasil masakan nasi tidak wajar
Tags
beritaTerkait
komentar