Minggu, 29 Maret 2026

Rumah Zakat Hadirkan 100 Hunian Papan Kayu di Desa Geudumbak, Langkahan Aceh Utara

Evi Tanjung - Minggu, 01 Februari 2026 15:09 WIB
Rumah Zakat Hadirkan 100 Hunian Papan Kayu di Desa Geudumbak, Langkahan Aceh Utara
Ist
Rumah Zakat Indonesia bantu pembangunan huntara di Aceh Utara

POSMETROMEDAN,Aceh Utara - Rumah Zakat berkolaborasi dengan pentahelix melibatkan pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, dan media menghadirkan hunian aman, nyaman, dan bermartabat bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.

Pada tahap pertama, Rumah Zakat bersama mitra kolaborasi dan sektor swasta menargetkan pembangunan 100 unit hunian papan kayu berukuran 6 x 6 meter. Setiap unit dirancang memiliki dua kamar tidur dan satu ruang serbaguna, yang diharapkan dapat menjadi titik awal bagi warga untuk kembali membangun kehidupan pasca bencana.

Kepala Devisi Kemanusiaan Rumah Zakat Al Razi Izzatul Yazid, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga:

" Terima kasih kepada seluruh pihak, Pemerintahan Kabupaten Aceh Utara, BNPB, UGM, Kementerian Kehutanan, Bulaksumur Peduli serta mitra kolaborasi kebaikan Rumah Zakat atas kolaborasi luar biasanya untuk hadirkan hunian yang aman, nyaman dan bermartabat ini. Setidaknya saat ini sudah berjalan 20 kelompok kerja yang merupakan warga lokal yang kami berdayakan untuk pembagunan hunian. Serta juga tukang olah kayu yang sudah kami berdayakan untuk memproduksi papan papan kayu. Mari bersama kita pulihkan Aceh, " katanya dalam siaran persnya, Minggu, (1/2/2026)

Baca Juga:

Ceritanya dua bulan lalu, banjir bandang melanda wilayah tersebut dan menghanyutkan rumah-rumah warga. Sebagai respons pemulihan pascabencana, Rumah Zakat menggagas pembangunan hunian berbasis pemanfaatan kayu gelondongan yang terbawa banjir, mengubah material perusak menjadi material pembangunan dengan konsep pemberdayaan berkelanjutan.

Kolaborasi ini terwujud melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, khususnya dalam perizinan pemanfaatan kayu gelondongan, serta konsep desain hunian yang dirancang oleh Kepala Laboratorium Teknik Struktur Universitas Gadjah Mada (UGM).

Selain itu, Kementerian Kehutanan turut mendukung melalui pembersihan lahan dan pengangkutan kayu, serta koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Secara keseluruhan, program ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi sekitar 450 kepala keluarga terdampak.

Program pembangunan hunian ini juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal

Rumah Zakat berharap kolaborasi ini dapat menjadi model pemulihan pascabencana yang berkelanjutan dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat.(rel/Evi)

Tags
beritaTerkait
Brimob Polda Sumut Pastikan Keamanan Pembangunan Hunian bagi Korban Banjir dan Longsor Sipirok
Di Tengah Mendung, Brimob Gotong Royong Bangun Rumah Korban Banjir Tolang Julu
Brimob Hadir Menyeluruh di Batang Toru: Dari Dapur Lapangan, Cat Huntara, hingga Ibadah Bersama Warga
Langkah Nyata Brimob Polda Sumut Dampingi Warga Tapsel Bangkit Pascabencana
Brimob Batalyon C Hadirkan Dapur Lapangan dan Bantu Perbaikan Huntara di Batang Toru
Brimob Sumut Kawal Huntara, Lingkungan Batang Toru Kembali Tertata
komentar
beritaTerbaru