Seluruh pekerjaan konstruksi dilaksanakan dengan penerapan standar keselamatan dan mutu yang ketat, serta berhasil mencatatkan capaian **Zero Accident**.
"Ke depan, keberadaan ruas tol ini diharapkan semakin memperkuat peran JTTS sebagai tulang punggung konektivitas darat di Pulau Sumatra, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan pemerataan pembangunan di Provinsi Riau. Hutama Karya berkomitmen untuk terus menghadirkan infrastruktur strategis nasional yang berkualitas, aman, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat," tutup Mardiansyah.
Baca Juga:
Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun JTTS sepanjang ±1.235 kilometer, baik yang telah beroperasi maupun yang masih dalam tahap konstruksi. Ruas tol yang telah beroperasi penuh antara lain Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (140 km), Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung (189 km), Tol Palembang–Indralaya (22 km), Tol Indralaya–Prabumulih (64 km), Tol Betung–Jambi Seksi 3 Bayung Lencir–Tempino (33,6 km), Tol Bengkulu–Taba Penanjung (16,725 km), Tol Pekanbaru–Dumai (132 km), Tol Medan–Binjai (17 km), Tol Binjai–Langsa Seksi Binjai–Pangkalan Brandan (58 km), Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar (55,4 km), Tol Padang–Sicincin (35,45 km), Tol Indrapura–Kisaran (48 km), Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Sinaksak (91 km), serta Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (49 km). (REL)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar