Sabtu, 22 Agustus 2026

Astaga! Napi di Turki Bantai Ibu-Istri-Anak Saat Dibebaskan Sementara

Faliruddin Lubis - Selasa, 10 Februari 2026 23:59 WIB
Astaga! Napi di Turki Bantai Ibu-Istri-Anak Saat Dibebaskan Sementara
IST
Ilustrasi.

POSMETRO MEDAN,Ankara - Seorang narapidana di Ankara, Turki, diduga membunuh tiga wanita dari satu keluarga. Pembunuhan itu memicu kemarahan dari kelompok feminis yang menyebut pembunuhnya merupakan anggota keluarga korban yang dipenjara dan dibebaskan sementara dengan izin harian.

Dilansir AFP, Selasa (10/2/2026), ketiga korban adalah ibu, istri, dan putri dari pelaku. Setelah membunuh tiga orang keluarganya, pelaku kemudian menembak dirinya sendiri.

"Tahun lalu, enam wanita dibunuh oleh narapidana yang melarikan diri dari penjara atau dibebaskan sementara. Menteri Kehakiman dan Menteri Dalam Negeri tidak mengatakan apa pun dan tidak ada yang bertanggung jawab! Dan hari ini, narapidana lain kembali menebar teror," tulis Komite Solidaritas Perempuan di X.

Baca Juga:

Menurut laporan kantor berita Turki, DHA, tersangka yang menjalani hukuman di Turki barat laut karena penipuan dan ancaman bersenjata, telah dibebaskan dari penjara pada awal Februari untuk jangka waktu 11 hari. Kelompok advokasi Turki We Will Stop Femicide juga mengecam pembunuhan tersebut dan menyerukan protes di Ankara.

Data dari kelompok tersebut menunjukkan ada 294 wanita dibunuh oleh pria dan 297 wanita ditemukan tewas dalam keadaan mencurigakan pada tahun 2025. Dari korban yang tewas, 35 persen dibunuh oleh suaminya dan 57 persen dibunuh dengan senjata api.(DetikNews)

Baca Juga:

Tags
beritaTerkait
Rumah Zakat Berikan Bantuan Modal Usaha, pada Pedagang UMKM Batubara
Alamak! Kades Nagasaribu II Diduga Pakai Dana Desa Rp2 Miliar untuk Judi, Kerugian Negara Rp325 Juta
Perayaan HUT RI ke 81 di Bakti Karya Meriah Bertabur Bonus
Presiden Prabowo: Yang Masih Pakai Motor Bensin Rasain Sendiri
Polsek Sunggal Redam Keributan 2 Kelompok di Rasfansa Kafe
3 Pekerja DLH Kota Tanjungbalai Tersengat Listrik Tegangan Menengah Saat Pasang Bendera
komentar
beritaTerbaru