Maknai Muharam dengan 3 Momentum ; Muhasabah, Hijrah dan Tajdid
POSMETRO MEDAN, Medan Wakil Menteri Agama RI H. Romo Muhammad Syafii mengajak seluruh Umat Islam, khususnya di Sumatera Utara untuk memakn
Medan 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Teheran -- Mojtaba Khamenei, putra dari mendiang Ayatollah Ali Khamenei, telah dipilih oleh Majelis Pakar sebagai Pemimpin Tertinggi baru Iran, menurut laporan media Negeri Para Mullah. Terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai ayatollah baru diumumkan secara lantang oleh penyiar di televisi negara tersebut.
"Terlepas dari kondisi perang yang akut dan ancaman langsung musuh terhadap lembaga populer ini, serta terlepas dari pemboman kantor Sekretariat Majelis Pakar yang mengakibatkan gugurnya beberapa anggota staf dan tim keamanan, proses pemilihan dan pengangkatan kepemimpinan sistem Islam tidak terhenti sedetik pun," demikian isi pengumuman tersebut, sebagaimana dilansir BBC.
Mojtaba Khamenei menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang tewas dibunuh dalam serangan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari 2026. Pria berusia 56 tahun itu akan menjadi momok baru bagi AS dan Israel, yang telah memperingatkan akan menjadikan pemimpin tertinggi pengganti Khamenei sebagai sasaran pembunuhan.
Sejak revolusi 1979, otoritas tertinggi di Iran berada di tangan pemimpin tertinggi, meskipun distribusi kekuasaan di seluruh sistem ulama dan Korps Garda Revolusi telah memastikan bahwa kekuatan rezim tetap berakar kuat jika pemimpin tertinggi meninggal dunia.
Ia dipandang sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh, namun paling tertutup di lingkaran politik Iran.
Ia dipilih Majelis Ahli (Assembly of Experts), sebuah lembaga beranggotakan 88 orang yang berdasarkan konstitusi bertanggung jawab untuk menunjuk otoritas politik dan agama tertinggi di Iran. Melansir Anadolu, Senin (9/3/2026), pemilihannya mengikuti prosedur konstitusional yang berlaku, alih-alih transfer kekuasaan turun-temurun, meskipun garis keturunan keluarga dan kedekatannya dengan mendiang Ali Khamenei telah lama menjadikannya pusat spekulasi suksesi.
Dengan pengangkatan ini, Mojtaba menjadi Pemimpin Tertinggi ketiga Republik Islam Iran sejak revolusi 1979. Ia mewarisi kepemimpinan di tengah momen konflik regional yang intens dan ketidakpastian domestik.
Kehidupan Awal dan Latar Belakang
Mojtaba lahir pada 8 September 1969 di kota Masyhad, salah satu pusat keagamaan utama di timur laut Iran. Ia adalah putra kedua dari mendiang Ali Khamenei, yang memimpin Iran sebagai Pemimpin Tertinggi dari tahun 1989 hingga tewasnya pekan lalu dalam serangan udara AS-Israel, serta cucu dari ulama Sayyed Javad Khamenei.
POSMETRO MEDAN, Medan Wakil Menteri Agama RI H. Romo Muhammad Syafii mengajak seluruh Umat Islam, khususnya di Sumatera Utara untuk memakn
Medan 9 menit lalu
PT DPM membeli lahan warga tapi diminta untuk meneken surat agar tak ribut di medsos (media sosial).
Sumut 47 menit lalu
kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Fasilitator Teknis Rabu (17/6) resmi dibuka Sekdin SDABMBK.
Medan 56 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sejumlah Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) mengeklaim mulai menjual sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih
Inter-Nasional satu jam lalu
Nilai Tukar Rupiah dibuka melemah terhadap Dolar AS pada Rabu, 17 Juni 2026.
Bisnis satu jam lalu
Polres Pematangsiantar membekuk seorang pria yang diduga sebagai pemilik ganja seberat 12,36 gram.
Kriminal 2 jam lalu
Prediksi Timnas Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026 Duel Klasik Eropa yang Siap Sajikan Drama Besar.
Sport 2 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Badan Gizi Nasional (BGN) merombak total target penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tahun 2027. Demi e
Medan 2 jam lalu
Integrasi Kawasan Hutan dan Tata Ruang Dinilai Penting untuk Atasi Konflik Lahan dan Perkuat Kepastian Hukum.
Medan 2 jam lalu
Prediksi Skor Timnas Portugal vs Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026 Last Dance Cristiano Ronaldo.
Sport 4 jam lalu