New Home Pass, New Tree 2026, Penanaman 10.000 di Kampus Kehutanan USU
POSMETRO MEDAN, Medan Peringatan Dies Natalis Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) ke 12 diramaikan penanaman 10.000 pohon.
Medan 37 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan - Polrestabes Medanmenangkap dua pelaku sindikat pencurian modus ganjal ATMyang kerap beraksi di Kota Medan. Para pelaku ini sudah beraksi di 14 lokasi.
Adapun kedua pelaku adalah Muammar alias Komeng (40) dan Ilham Syahputraalias IS (34). Keduanya ditangkap di lokasi yang berbeda pada Rabu (3/6/2026) dan Senin (8/6).
"Beraksi di 14 TKP," kata Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu M Hafizullah saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/6).
Baca Juga:
Hafiz memerinci lokasi-lokasi itu, yakni sebanyak 12 lokasi di Kota Medan dan dua lokasi lainnya di Kota Binjai dan Tebing Tinggi.
"D luar kotaada 2 TKP di Binjai sama di Tebing Tinggi," jelasnya.
Baca Juga:
Perwira pertama Polri itu mengatakan kedua pelaku ini berkenalan sejak berada di lapas. Keduanya merupakan residivis kasus pencurian modus ganjal ATMdan narkoba.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku Komeng menggunakan uang hasil kejahatan itu untuk bermain judi online dan membeli narkoba. Sementara pelaku Ilham menggunakan uangnya untuk menyewa perempuan, bermain judol dan membeli narkoba.
"(Para pelaku) kenalan di penjara, residivis ganjal ATMsama narkoba," sebutnya.
Hafiz mengatakan bahwa para pelaku ini di antaranya beraksi di ATMJalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Medan Helvetia. Para pelaku ini biasanya menyasar lansia hingga pensiunan.
"(Sasarannya) lansia, pensiunan. Salah satu korbannya pensiunan," kata Hafiz.
Sebelum melancarkan aksinya, kata Hafiz, para pelaku lebih dulu memantau korbannya. Sebelum beraksi itu, para pelaku memang sudah lebih dulu mengganjal ATMitu menggunakan tusuk gigi.
Lalu, saat korban kesulitan untuk menarik uangnya, pelaku akan masuk ke dalam ATMdengan berpura-pura membantu korban. Pada saat yang bersamaan, pelaku menghafal pin ATMkorban dan menukar ATMkorban itu dengan kartu ATMyang telah disiapkannya.
"Awalnya pelaku ini ganjal ATMpakai tusuk gigi. Kemudian, pelaku berpura-pura membantu korbannya yang kesulitan untuk memasukkan ATM. Lanjut dia menukar ATM-nya setelah dia lihat pin," sebutnya.
Usai menukar ATMkorban, pelaku pergi dan menguras uang di ATMkorban. Hafiz menyebut nominal uang yang dikuras pelaku dari ATMpara korban itu bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga lebih dari Rp 200 juta.
"Ada yang ratusan juta, di atas Rp 200 juta, ada yang puluhan juta juga," pungkasnya. (DetikSumut)
POSMETRO MEDAN, Medan Peringatan Dies Natalis Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) ke 12 diramaikan penanaman 10.000 pohon.
Medan 37 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memutus hubungan kerja dengan seorang guru honorer di Kecamatan Namorambe
Kriminal satu jam lalu
POSMETRO MEDAN Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH terjun langsung mendistribusikan makanan untuk korban b
Medan 3 jam lalu
Posmetro Medan , Binjai Dua kelurahan di Kota Binjai kembali terendam air akibat meluapnya aliran sungai Mencirim Binjai , Kamis,(30/10)20
Sumut 5 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Komitmen Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba
Peristiwa 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Tak sia sia, akhirnya, kerja keras dari Tim Khusus Anti Bandit ( Tekab) Polsek Medan Area yang dikomandoi langsung
Kriminal 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sejumlah mahasiswa semester akhir Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan (Unimed) merasa diduga dipaksa membayar s
Medan 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN Satresnarkoba Polrestabes Medan, Selasa (20/10) malam menggerebek sebuah gudang pengolahan pinang di kawasan Sei Mencirim, K
Medan 10 jam lalu
Wakil Wali Kota Sibolga Ikuti Rakor Nasional Percepatan Rehabilitasi Infrastruktur dan UMKM Pascabencana.
Sumut 21 jam lalu
Satu unit truk tangki Pertamina terguling menimpa rumah warga di Tapian Nauli, 6 warga dilaporkan lukaluka, berikut ini identitasnya.
Sumut 21 jam lalu