Kamis, 11 Juni 2026
Sindikat Ganjal ATM Kuras Uang Lansia Rp 200 Juta Beraksi 14 TKP

Bertemu di Lapas, Uang Hasil Kejahatan Buat Judol, Beli Narkoba hingga Sewa Cewek

Faliruddin Lubis - Rabu, 10 Juni 2026 23:15 WIB
Bertemu di Lapas, Uang Hasil Kejahatan Buat Judol, Beli Narkoba hingga Sewa Cewek
Dok/Polrestabes Medan/DetikSumut
Salah satu pelaku saat diamankan petugas kepolisian. (dok. Polrestabes Medan) Baca artikel detiksumut, "Sindikat Ganjal ATM Kuras Uang Lansia Rp 200 Juta di Medan Beraksi 14 TKP" selengkapnya https://www.detik.com/sumut/hukum-dan-kriminal/d-8

POSMETRO MEDAN,Medan - Polrestabes Medanmenangkap dua pelaku sindikat pencurian modus ganjal ATMyang kerap beraksi di Kota Medan. Para pelaku ini sudah beraksi di 14 lokasi.

Adapun kedua pelaku adalah Muammar alias Komeng (40) dan Ilham Syahputraalias IS (34). Keduanya ditangkap di lokasi yang berbeda pada Rabu (3/6/2026) dan Senin (8/6).

"Beraksi di 14 TKP," kata Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan, Iptu M Hafizullah saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/6).

Baca Juga:

Hafiz memerinci lokasi-lokasi itu, yakni sebanyak 12 lokasi di Kota Medan dan dua lokasi lainnya di Kota Binjai dan Tebing Tinggi.

"D luar kotaada 2 TKP di Binjai sama di Tebing Tinggi," jelasnya.

Baca Juga:

Perwira pertama Polri itu mengatakan kedua pelaku ini berkenalan sejak berada di lapas. Keduanya merupakan residivis kasus pencurian modus ganjal ATMdan narkoba.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku Komeng menggunakan uang hasil kejahatan itu untuk bermain judi online dan membeli narkoba. Sementara pelaku Ilham menggunakan uangnya untuk menyewa perempuan, bermain judol dan membeli narkoba.

"(Para pelaku) kenalan di penjara, residivis ganjal ATMsama narkoba," sebutnya.

Hafiz mengatakan bahwa para pelaku ini di antaranya beraksi di ATMJalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Medan Helvetia. Para pelaku ini biasanya menyasar lansia hingga pensiunan.

"(Sasarannya) lansia, pensiunan. Salah satu korbannya pensiunan," kata Hafiz.

Sebelum melancarkan aksinya, kata Hafiz, para pelaku lebih dulu memantau korbannya. Sebelum beraksi itu, para pelaku memang sudah lebih dulu mengganjal ATMitu menggunakan tusuk gigi.

Lalu, saat korban kesulitan untuk menarik uangnya, pelaku akan masuk ke dalam ATMdengan berpura-pura membantu korban. Pada saat yang bersamaan, pelaku menghafal pin ATMkorban dan menukar ATMkorban itu dengan kartu ATMyang telah disiapkannya.

"Awalnya pelaku ini ganjal ATMpakai tusuk gigi. Kemudian, pelaku berpura-pura membantu korbannya yang kesulitan untuk memasukkan ATM. Lanjut dia menukar ATM-nya setelah dia lihat pin," sebutnya.

Usai menukar ATMkorban, pelaku pergi dan menguras uang di ATMkorban. Hafiz menyebut nominal uang yang dikuras pelaku dari ATMpara korban itu bervariasi, mulai dari puluhan juta hingga lebih dari Rp 200 juta.

"Ada yang ratusan juta, di atas Rp 200 juta, ada yang puluhan juta juga," pungkasnya. (DetikSumut)

Tags
beritaTerkait
21 Hari Operasi Antik 2026, Polrestabes Medan Gulung 164 Kasus Narkoba
Gubernur Bobby Nasution: Penyelesaian Kasus Tertentu Lewat Justice Colaborator
Alamak! 1 Tersangka Preman yang Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya Positif Makek Narkoboy
IPW: Rekor Sejarah! Hadiah Terbesar Hari Bhayangkara ke-80
Ternyata! Dua Bang Jago Penganiaya Ibu Hamil dan Suaminya di Terowongan Tembung Abang Adik
Bupati Tegaskan Pengadaan Pemerintah Harus Transparan dan Kompetitif
komentar
beritaTerbaru