Bhabinkamtibmas Polres Sibolga Gencar Patroli, Perkuat Keamanan Lingkungan
Personel Bhabinkamtibmas Polres Sibolga terus memperkuat keamanan lingkungan melalui patroli.
Sumut 3 menit lalu
POSMETRO MEDAN- TimsusUnitresmob Satreskrim Polrestabes Medan kembali menunjukkan 'taringnya' dalam mengungkap kasus kejahatan jalanan.
Bahkan, kedua pelaku merupakan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sudah sering beraksi.
Baca Juga:
Keduanya Indra Wijaya (27) tukang bangunan warga Jalan Sari Rejo, Gang Karoja, Kecamatan Medan Polonia dan Deni Irawan (28) pekerja dekorasi warga Perumahan Griya Mutiara III, Jalan Perjuangan, Kelurahan Sembahe Baru, Kecamatan Pancurbatu.
Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis dalam sebuah postingan anonim facebook @Putra Akbar Nasution yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Kamis 16 Juli 2026 menjelaskan salah satu pelaku atas nama Deni Irawan merupakan buronan polisi (DPO) dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal.
Baca Juga:
Pengungkapan kasus ini bermula saat petugas menindaklanjuti laporan dari Syarifuddin Pulungan (41).
Dalam laporannya, sepeda motor Honda Beat Street warna silver BK 2991 AIQ telah hilang di Jalan Sei Rokan, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (11/7/2026) sekira pukul 13.00 WIB.
Atas kejadian ini, korban kemudian mengadu ke Polrestabes Medan untuk membuat LP (Laporan Pengaduan).
Petugas yang melakukan penyelidikan mengendus keberadaan pelaku Indra Wijaya.
Pelaku pun diringkus di Jalan Swasta Tengah Pasar IV, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Senin (13/7/2026) sekira pukul 16.00 WIB.
"Saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya dan mengatakan bahwa ia beraksi bersama temannya, Deni Irawan. Lalu, dilakukan pengembangan dan di hari yang sama petugas berhasil meringkus pelaku Deni Irawan di Jalan Peratun, Kelurahan Kenangan Baru, Percut Sei Tuan," kata Adrian Lubis didampingi Iptu Bimo Setiadi.
Terhadap kedua pelaku, sambung Adrian, diberikan tindakan tegas terukur di bagian kakinya karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat dibawa pengembangan.
Eks Kasatreskrim Polres Asahan ini mengungkapkan bahwa tersangka Deni Irawan merupakan buronan yang selama ini dicari-cari.
Pasalnya, tersangka pernah membegal pengendara motor di depan RS TNI AU Abdul Malik, Jalan Ir. Juanda, Rabu (8/10/2025) silam.
Tersangka bersama komplotannya menggunakan sebilah parang.
Dalam aksinya, komplotan pelaku merampas motor Honda Beat warna hitam BK 5137 AKF.
Kejadian berawal saat korban berboncengan mengemudikan motor bersama teman satu kerjaannya. Saat melintas di lokasi,
tiba-tiba salah satu dari pelaku mengendarai motor jenis matic memepet korban dari sebelah kanan dan langsung mencabut kunci kontak sepeda motornya. Lalu korban pun menepi ke pinggir jalan.
Selanjutnya, empat pelaku mengendarai motor matic berboncengan mendekati korban. Salah satu pelaku turun dari motor mencabut sebilah parang dari balik bajunya dan mengancam dengan mengacungkannya ke arah korban.
Karena sudah ketakutan, korban berlari menjauh dari pelaku. Seketika komplotan pelaku membawa kabur motor milik korban.
Kasus ini pun sudah dilaporkan ke Polsek Medan Baru.
"Dari hasil interogasi, tersangka Indra Wijaya bersama tersangka Deni Irawan ini sudah merencanakan akan mencuri motor dari chatingan WhatsApp. Kemudian tersangka Indra ini dijemput tersangka Deni menggunakan motor Vario ke rumahnya," ujarnya.
"Kemudian keduanya beraksi di kos-kosan Jalan Sei Rokan. Tersangka Indra Wijaya ini berperan mencuri motor korban menggunakan kunci T. Sedangkan tersangka Deni ini berperan memantau situasi," sambungnya.
Dari pengakuan tersangka Indra sudah berulang kali mencuri motor. Sebelumnya, tersangka bersama temannya Wanda mencuri Beat F1 warna merah di Ring Road, Medan Sunggal, Vario warna hitam di Jalan Bunga Terompet (dimassa).
Kemudian tersangka bersama tersangka Deni Irawan mencuri Beat Street warna silver di Jalan Sei Rokan, mencuri motor Vario hitam di Medan Johor dan di Ring Road.
Untuk tersangka Deni Irawan saat melakukan pembegalan berperan membawa motor korban bersama Ricky Syahputra alias Acong (sudah ditangkap) dan M. Nabil Febrian (sudah ditangkap) berperan membawa sekaligus mengancam korban.
"Mereka juga mengaku melakukan aksi begal di Jalan Pringgan mengambil motor Honda Beat warna merah hitam," pungkasnya.
Dari kedua tersangka, diamankan barang bukti motor Honda Beat Street warna silver beserta kuncinya (milik korban), Vario warna biru doff (motor yang digunakan saat beraksi) dan sebuah kunci T.***
Personel Bhabinkamtibmas Polres Sibolga terus memperkuat keamanan lingkungan melalui patroli.
Sumut 3 menit lalu
Kawal Mobil Tangki dari Belawan, Kapolsek Medan Helvetia Pastikan Stok BBM Aman.
Medan 8 menit lalu
Sat Binmas Polres Karo menanamkan karakter disiplin dan taat hukum kepada siswa baru MAN Karo.
Sumut 18 menit lalu
Sidokkes Polres Dairi memeriksaan Safety Food untuk 2.409 penerima manfaat, sekaligus memastikan makanan bergizi gratis aman dikonsumsi.
Sumut 33 menit lalu
Kapolres Karo, Dandim 0205/TK dan Kajari Karo memperkuat soliditas serta sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH).
Sumut 43 menit lalu
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dijadwalkan mulai berkantor di Kepulauan Nias
Sumut 48 menit lalu
Kapolres Toba Rajut dan mempererat tali silaturahmi ke Subdenpom I/26 Balige
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Perdebatan mengenai batas antara kerugian negara dan kerugian korporasi menjadi salah satu pokok yang mengemuka dala
Peristiwa satu jam lalu
Untuk memperkuat sinergi antar APH (Aparat Penegak Hukum), Kakanwil Ditjenpas Sumut beraudiensi ke Pengadilan Tinggi Medan.
Medan satu jam lalu
Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang Gelar Kunjungan Kerja ke Polsek Pematang Silimahuta, Pererat Sinergitas dan Pastikan Kinerja Opt
Sumut 2 jam lalu