Identitas korban adalah Tiara Angelina Saraswati, berusia 25 tahun. Tiara kelahiran Pacitan 12 Agustus 2000. Namun, dia tercatat warga Desa Made, Kabupaten Lamongan.
Tiara baru saja menyelesaikan kuliah S1 Manajemen Universitas Trunojoyo Madura dan tengah merintis hidup mandiri di Surabaya. Ia indekos di Kota Surabaya, tepatnya di Lakarsantri. Dalam kesehariannya, korban sangat jarang berkomunikasi dengan keluarganya.
Korban Tiara adalah anak pertama dari dua saudara. Adik korban, Rani masih duduk di bangku kelas II SMA Negeri di Lamongan.
Orang tua korban, Setiawan Darmadi bersama istri, sehari-harinya berjualan sempol (jajanan adonan ayam atau ikan dan ditusuk lidi) di depan Masjid Agung Lamongan.
"Pernah jualan es tebu, kemudian ganti jualan sempol," kata Ketua RT 003 Desa Made, Sukirno, Minggu (7/9/2025).
Sukirno menuturkan, hasil jualan selama ini dipakai untuk membiayai Tiara hingga lulus kuliah di Universitas Trunojoyo Madura, dan adiknya yang kini masih duduk di bangku SMA.
(wan/bbs)
Tags
beritaTerkait
komentar