Senin, 28 September 2026
Oknum Polisi Bunuh Mahasiswi Lambung Mangkurat Dipastikan Dipecat

Motifnya Cinta Segitiga, Disetubuhi Sebelum Dihabisi

Faliruddin Lubis - Selasa, 30 Desember 2025 09:45 WIB
Motifnya Cinta Segitiga, Disetubuhi Sebelum Dihabisi
Antara
Oknum polisi Bripda MS digiring Anggota Propam Polresta Banjarmasin ke dalam ruang rupatama untuk digelar kasusnya di hadapan awak media di Banjarmasin, Senin (26/12/2025).

Kasus ini sebelumnya berawal dari penemuan mayat yang mana menyebutkan, jasad korban ZD pertama kali ditemukan petugas kebersihan jalan yang sedang bekerja di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Mendengar adanya hal tersebut, petugas Polresta Banjarmasin bersama Inafis Satreskrim Polresta Banjarmasin langsung mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP dan mengamankan area.

Baca Juga:

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan mengungkap motif di balik pembunuhan mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) berinisial ZD (20) oleh anggota Polres Banjarbaru, Brigadir Polisi Dua Muhammad Seili (20).

Motifnya adalah persoalan asmara atau cinta segitiga. "Tersangka sudah sidang pernikahan dengan calon istrinya, sedangkan korban adalah teman calon istrinya," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalsel, Komisaris Besar Polisi Adam Erwindi, dalam konferensi pers di Polresta Banjarmasin, Jumat (26/12).

Baca Juga:

Ia menjelaskan bahwa rencana pernikahan tersangka dengan pacarnya telah dijadwalkan pada 26 Januari 2026.

"Hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan pembunuhan ini karena motif asmara cinta segitiga," tutur Adam.

Adam memaparkan kronologi kejadian yang dimulai pada Selasa (23/12) malam. Korban dan tersangka bertemu setelah berjanji. Korban yang menggunakan sepeda motor kemudian naik ke mobil tersangka. Tersangka sempat membawa korban singgah ke suatu rumah setelah mendapat telepon berulang dari pacarnya.

Menurut Adam, tersangka akhirnya membawa korban ke sebuah lokasi di Pal 15, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Di tempat itu, mereka melakukan hubungan badan.

Setelahnya, terjadi cekcok karena korban mengancam akan melaporkan perbuatan tersangka kepada calon istrinya. "Tersangka khawatir akan dilaporkan korban ke calon istri. Karena khawatir dilaporkan ke calon istri, tersangka panik dan langsung mencekik leher korban pakai tangan," ungkap Adam.

Pada pukul 02.00 WITA, tersangka berusaha membuang jasad korban ke sungai dekat kampus STIHSA Banjarmasin. Namun, ia melihat gorong-gorong terbuka.

Tags
beritaTerkait
Alamak! Oknum Polisi Diduga Berbuat Anu di Dalam Mobil Diamankan Warga
Astaga! Melawan Mau Diperkosa, Pekerja SPPG Dibunuh, Jasadnya Ditenggelamkan ke Sungai
Diduga Ngaku Polisi, Peras dan Aniaya Korban Hingga Meninggal Dunia, Dua Pelaku Komplotan Rampok Diringkus
Ngaku Dapat Sabu dari Inisial Z, Satu Pria dan Dua Wanita Ditangkap di Bilah Hilir
Viral! Video Dugaan Setoran Bandar Sabu ke Oknum Polisi, Polres Langkat Bergerak Lakukan Penelusuran
Ngaku Polisi Nuduh Warga Bawa Narkoba, Melawan..Lalu Dianiaya Hingga Tewas, Ini 2 Pelakunya
komentar
beritaTerbaru