Wakil Bupati Samosir Hadiri Puncak Pesta Bolon PSBBI se Dunia
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk hadir di puncak Pesta Bolon Punguan Sagala Raja Boru Bere Ibebere (PSBBI) se dunia di Desa Sagala.
Sumut 36 menit lalu
Posmetro Medan, Labuhanbatu- Saat ini inisial RS alias Kojek menjadi sorotan masyarakat, diduga masih bebas menjadi pengendali Narkotika jenis sabu di Wilayah Hukum (Wilkum) Polsek Panai Tengah Polres Labuhanbatu, khususnya Ajamu, Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.
Peran RS alias Kojek bandar sabu licin tersebut menjadi buah bibir di kalangan masyarakat.
Hasil penelusuran tim media Selasa (19/5/2026), di wilayah padat penduduk Desa Cinta Makmur dan Desa Teluk Sentosa, peredaran barang haram yang mengancam keselamatan generasi muda itu nyaris tembus hingga di depan pintu rumah warga.
Baca Juga:
Seperti penuturan salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang di temui di Desa Cinta Makmur, mengaku resah atas maraknya peredaran sabu di sana dan belum tersentuh hukum.
"Ngeri kali di sini jualan sabu itu bang, seperti jualan kerupuk, enggak siang, malam bahkan larut malam banyak mondar-mandir para pengguna sabu itu. Si DN itulah gudang si Kojek" sebut warga yang enggan dituliskan namanya, takut akan hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga:
IRT tiga anak itu berharap kepolisian Polres Labuhanbatu serius membumihanguskan peredaran sabu di Kabupaten Labuhanbatu, khusus di Kecamatan Panai Hulu.
"Kalau begini terus bakalan hancur generasi yang akan datang, ini saja anak muda tanggung itu sudah banyak terjangkit dengan pengaruh sabu-sabu. Efeknya bakal marak pencurian," tambahnya.
Sementara itu, warga lainnya di Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu juga mengaku geram dengan ulah para pengedar dan pengguna sabu yang kian hari makin meresahkan.
Pasalnya, banyak harta benda warga yang kerap jadi sasaran pengguna sabu, bahkan fasilitas pendidikan juga jadi sasaran empuk bagi pecandu sabu.
"Barang yang menurut mereka bisa di jadikan uang diambil dari pekarangan rumah," keluh warga Dusun 7 Desa Teluk Sentosa.
Dicontohkannya, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di salah satu Sekolah Dasar (SD) kehilangan speaker aktif, ditengarai ulah oleh para pecandu narkotika sabu.
Warga juga singgung peristiwa penggerebekan diduga bandar sabu inisial GTK, beberapa waktu silam. Saat itu, GTK berhasil melarikan diri dengan posisi tangan diborgol.
Anehnya, hingga saat ini diduga GTK masih bebas edarkan sabu di wilayah hukum Polsek Panai Tengah.
"GTK itulah pengedar disini pak, anggota si Kojek juga dia," tutup warga.
Kapolsek Panai Tengah, AKP Amlan saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026) masih dengan bahasa klasiknya, berjanji akan melakukan penyelidikan.
"Terima kasih pak infonya, kami akan lidik pak," katanya
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Panai Tengah, Ipda Fernando Rajagukguk hingga saat ini belum bersedia memberikan tanggapan. (Tim)
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk hadir di puncak Pesta Bolon Punguan Sagala Raja Boru Bere Ibebere (PSBBI) se dunia di Desa Sagala.
Sumut 36 menit lalu
Selundupkan Sabu 1 Kg di Bandara Silangit, Kurir Asal Aceh Ditangkap.
Sumut satu jam lalu
Diduga Mangkrak, Proyek Rp9,4 Miliar di RSJ Prof Dr Ildrem Minta Diusut Kejati Sumut.
Medan 2 jam lalu
Pilu Aipda Jhon Meydianto Sinaga dikabarkan meninggal di kamar mandi kontrakannya.
Peristiwa 2 jam lalu
Ribuan Warga Padati Pesona Colorful Medan, Pecahkan Rekor Dunia Permainan Kulcapi.
Medan 2 jam lalu
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026 Selecao Lebih Diunggulkan, Haaland Bisa Jadi Ancaman Besar.
Sport 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia. Tim Karya Ilmiah MAN 1 Medan berhasil mengukir pre
Medan 5 jam lalu
Timnas Maroko akan duel melawan Prancis di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Sport 5 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Langkat Ketua Umum PWI Pusat Drs H Akhmad Munir mengingatkan seluruh anggota PWI untuk tidak terlibat bisnis narkoba dan ju
Inter-Nasional 5 jam lalu
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026 Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca.
Sport 6 jam lalu