Walikota Rico Waas Buka Sosialisasi PKH Medan Makmur dan Digitalisasi Bantuan Sosial
Posmetro Medan, Medan Walikota Medan Rico Waas buka sosialisasi Program Keluarga Harapan ( PKH) Medan Makmur dan Digitalisasi bantuan sosia
Medan 36 detik lalu
POSMETRO MEDAN, MEDAN - Di tengah bentangan perbukitan dan medan yang menantang di Desa Sionomhudon Tonga, Dusun Janji Mariah, Kecamatan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan ada semangat luar biasa yang tumbuh dalam diri seorang anak madrasah.
Namanya Agusnardi, siswa MIN 4 Humbang Hasundutan yang sedang duduk di Kelas 4, Ia adalah Putra ke 2 dari 3 bersaudara dari Master Tumanggor.
Nardi begitu dia biasa dipanggil teman temannya bercita cita sebagai guru, memiliki hobby di bidang olahraga dan menjadi teladan di sekolahnya karena tekad dan kegigihannya dalam menuntut ilmu.
Setiap pagi, sebelum matahari sepenuhnya terbit, Agusnardi sudah bersiap. Seragam madrasahnya rapi, tas kecil berisi buku dan alat tulis ditenteng di punggungnya. Ia berjalan kaki menyusuri jalan tanah sejauh hampir 4 kilometer untuk sampai ke madrasah tercintanya.
Bagi Nardi jarak bukan halangan. Hujan, panas, bahkan jalanan licin sehabis hujan bukan alasan untuk bolos sekolah.
Parlilitan memiliki mayoritas penduduk petani yang bergantung pada lahan pertanian dan membutuhkan perhatian pada pembangunan infrastruktur seperti jalan.
"Agusnardi anak yang tekun. Dia jarang sekali absen dan selalu semangat belajar," ujar Rosfawati Gajah yang merupakan Kepala MIN 4 Humbang Hasundutan.
"Meski tinggal di dusun yang cukup jauh, dia tidak pernah mengeluh. Justru menjadi penyemangat bagi teman-temannya," ungkap Rosfawati.
Agunardi bercita-cita ingin menjadi guru agama. Ia ingin kelak mengajar dan kembali ke desanya untuk membagi ilmu kepada anak-anak di kampungnya sendiri.
Ketika ditanya kenapa ia memilih madrasah, dengan polos ia menjawab, "Karena saya ingin belajar agama dan jadi orang baik."
Di madrasah, Agunardi dikenal sebagai siswa yang sopan dan aktif. Ia mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Meskipun keterbatasan fasilitas sekolah sering kali menjadi tantangan, semangat Agunardi justru menyala semakin kuat.
Cerita Agunardi adalah cermin semangat anak-anak madrasah di pelosok negeri. Mereka belajar bukan karena kemudahan, tapi karena kemauan untuk meraih cita-cita.
Di tengah keterbatasan, ada harapan besar yang terus mereka pupuk, harapan akan masa depan yang lebih baik lewat pendidikan.(Mak)
Posmetro Medan, Medan Walikota Medan Rico Waas buka sosialisasi Program Keluarga Harapan ( PKH) Medan Makmur dan Digitalisasi bantuan sosia
Medan 36 detik lalu
Posmetro Medan, MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, siap mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat yang telah menetapkan sistem kerj
Medan satu jam lalu
Menurut Rico Waas, saat ini Pemko Medan telah mempersiapkan pelaksanaan kebijakan tersebut di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan.
Medan satu jam lalu
POSMETRO MEDAN,Belawan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)
Medan satu jam lalu
Langkah berani ini pun menuai apresiasi luas, khususnya bagi jajaran Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Ruang Terbuka Hi
Medan 2 jam lalu
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan dan pemantauan terhadap pergerakan para tersangka hingga akhirnya berhasil m
Kriminal 2 jam lalu
Meski demikian, sebetulnya ada cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi hal tersebut salah satunya melalui proses balik nama.
Lifestyle 2 jam lalu
Melihat mantan istrinya berboncengan dengan menggunakan sepeda motor yang dibelinya sehingga timbul rasa cemburu dan sakit hati dari pelaku
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan menjatuhkan vonis bebas kepada Amsal Christy Sitepu terdakwa dugaan korupsi pe
Medan 3 jam lalu
Tiga seri awal MotoGP 2026 menjadi mimpi buruk bagi Ducati. Enam pembalapnya tidak ada yang mampu meraih kemenangan. Bahkan, mereka hanya sa
Sport 3 jam lalu