Pelanggaran Turun 56,7 Persen, Edukasi dan Pengawasan Semakin Masif
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Jakarta -- Semua mobil di Indonesia memiliki setir di sebelah kanan, dan pengemudinya berjalan di jalur kiri. Bagi masyarakat Indonesia, hal ini sudah menjadi pemandangan yang sangat wajar dalam kehidupan sehari-hari. Namun, bila melihat ke negara lain seperti Amerika Serikat, Jerman, atau China, posisi setir justru berada di sisi kiri dan kendaraan melaju di jalur kanan.
Perbedaan ini sering menimbulkan rasa penasaran, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mengemudi di luar negeri. Lantas, dari mana asal-usul sistem setir kanan di Indonesia, dan mengapa hingga kini tetap dipertahankan?
Dilansir dari akun resmi Instagram @smartcity.diy, mobil di Indonesia dengan setir kanan telah diatur secara resmi dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang menetapkan kendaraan wajib berjalan di sisi kiri jalan.
Sementara, dikutip dari Kompas.com (26/10/2025), Belanda yang pertama datang ke Indonesia mengenalkan setir di sisi kanan kepada masyarakat, yang saat itu bernama Hindia Belanda. Ketika Perancis di bawah kekuasaan Napoleon berhasil menjajah Belanda, sistem lalu lintas di negeri kincir angin itu pun mengalami perubahan besar.
Napoleon menerapkan aturan baru dengan menempatkan posisi setir di sisi kiri dan kendaraan melaju di jalur kanan, sesuai kebiasaan di Perancis dan sebagian besar daratan Eropa.
Setelah masa penjajahan berakhir, Belanda tetap mempertahankan sistem tersebut. Namun, berbeda dengan Indonesia, yang justru terus menggunakan sistem setir kanan karena sempat berada di bawah pendudukan Jepang, negara yang juga menerapkan kemudi kanan dan jalur kiri.
Pengaruh inilah yang membuat Indonesia hingga kini tetap menganut pola mengemudi di jalur kanan seperti yang diterapkan di Jepang, Malaysia, dan Inggris. Selain alasan sejarah, posisi setir kanan juga dianggap lebih aman karena memberikan pandangan lebih luas terhadap kendaraan dari arah berlawanan dan memudahkan pengemudi saat mendahului.
(wan/kompas)
POSMETRO MEDAN Medan Memasuki hari ke10 pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, jajaran Polda Sumut
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDANTapanuli Selatan Personel Satuan Brimob Polda Sumut terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pemulihan pascabencana banj
Sumut 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat
Medan 9 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Taoanuli Selatan Kepedulian terhadap warga terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumut. P
Sumut 9 jam lalu
Polda Sumut Gagalkan Peredaran 20 Kg Ganja Asal Aceh, Tiga Pelaku Diamankan di Medan
Kriminal 9 jam lalu
Rico Waas Terima Kunjungan Reses DPRD Sumut, Bahas Soal Infrastruktur Hingga Banjir.
Medan 9 jam lalu
Pemerintah Kota Medan melalui Inspektorat menyatakan menghormati sepenuhnya proses hukum yang saat ini tengah berjalan terkait Lurah Terjun.
Medan 10 jam lalu
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Tapanuli Tengah, BPBD Siagakan GOR Pandan untuk Evakuasi
Peristiwa 10 jam lalu
Zakiyuddin Harahap Harap HIPMI Sumut Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah.
Medan 11 jam lalu
Pelaku Curat dan Penadah Sepeda Motor Curian Diringkus Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung.
Kriminal 13 jam lalu