Senin, 22 Juni 2026

Seniman Teater Hafiz Taadi Gelar Panggung di Aliran Sungai Deli

Faliruddin Lubis - Minggu, 21 Juni 2026 16:44 WIB
Seniman Teater Hafiz Taadi Gelar Panggung di Aliran Sungai Deli
Raden Arman
Seniman Teater Hafiz Taadi Gelar Panggung di Aliran Sungai Deli.

POSMETRO MEDAN, Medan-Seniman Teather Nasional, Hafiz Taadi kembali bekarya di atas pentas. Namun kini, panggung pertunjukkannya berada di atas arus Sungai Deli, mulai 18-20 Juni 2026.

Bertajuk Re/ Posisi Zikir Ibu Air Mata Sungai, Hafiz Taadi melibatkan banyak aktor lokal. Salah satunya anak-anak sanggar dari Belawan.

Baca Juga:

Hafiz mengaku, ide teaternya muncul atas keresahan warga terkait kelestarian Sungai Deli. Mulai dari renggangnya hubungan antara masyarakat dan Sungai Deli hingga pencemarannya.

"Melalui pendekatan seni pertunjukan, kami ingin mengajak masyarakat kembali melihat Sungai Deli bukan sekadar aliran air, tetapi ruang peradaban yang memiliki sejarah, budaya, dan nilai kehidupan yang penting bagi Kota Medan," katanya.

Baca Juga:

Hafiz juga melibatkan komunitas Sanggar Anak Sungai Deli (Sasude) yang dinahkodai oleh Lukman Hakim Siagian. Sehingga pertunjukan teater kontemporer dikemas sangat menarik menggunakan musik dramatis, sastra dan multimedia.

Tujuannya tentu menarik perhatian penonton dan pihak yang terkait untuk kembali peduli dengan kelestarian Sungai Deli. Tuanku Aria Mahmud Lamanjiji sebagai Sultan Deli XIV turut hadir terlibat pada kegiatan ini.

"Kami mencoba menerjemahkan situasi Sungai Deli melalui bahasa seni yang dekat dengan masyarakat. Seni memiliki kemampuan menyentuh sisi emosional sehingga pesan-pesan lingkungan dan kebudayaan dapat diterima lebih mendalam," ujarnya.

Tuanku Aria Mahmud Lamanjiji mengaku nyaman berada di sekitar Sungai Deli. Dia mengajak warga di bantaran sungai untuk kembali menjaga kelestariannya.

Mulai dari tak membuang sampah sembarangan, melakukan kegiatan yang positif seperti mengaji mesti digalakkan kembali.

"Banyak peluang yang bisa membangkitkan ekonomi warga sekitar sungai. Memang ada pembahasan menjadikan Sungai Deli sebagai kawasan wisata. Banyak ide yang bisa dikembangkan untuk menjadikan daya tarik Sungai Deli ini. Mari kembalikan kejayaan Sungai Deli, " ajaknya.

Dia juga mengatakan akan membawa isu ini kepada Pemerintah Kota Medan. Semua demi kebaikan bersama warga kota.

Sementara itu Founder Sasude Lukman Hakim Siagian mengaku anak-anak di bantaran sungai telah dilibatkan dalam kegiatan mengaji bersama. Lalu anak-anak diedukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian sungai.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap Sungai Deli. Upaya menjaga sungai tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari komunitas, seniman, akademisi, hingga masyarakat umum," ungkapnya.

Pertunjukan teater karya Hafiz Taadi mendapatkan respon sangat baik dari warga sekitar. Ratusan penonton padati acara puncak pertunjukan dengan riuhnya tepuk tangan. (Den)

Tags
beritaTerkait
Alamak! Potongan Kaki Diduga Bekas Operasi Dibuang di Sungai Deli
FJPI Jadikan Hari Kebebasan Pers Panggung Serukan Kebebasan Pers yang Semakin Dipersempit
Fosad Gelar Acara Diskusi dan Doa Peringatan 100 Hari Wafatnya Jaya Arjuna
Zakiyuddin Harahap Ikut Aksi Bersih Sungai Deli
Banjir Juga Hantam Rumah Elit dan Sekitar Rumah Wali Kota Medan, Ribuan Warga Mengungsi
Hujan 3 Hari Beruntun, Medan Dihantam Banjir, Warga Panik Selamatkan Harta Benda
komentar
beritaTerbaru