Selasa, 25 Agustus 2026

Wow! Setahun 6 Bulan Menjabat, Wali Kota Medan Rico Waas Makin Tajir

Administrator - Selasa, 25 Agustus 2026 08:31 WIB
Wow! Setahun 6 Bulan Menjabat, Wali Kota Medan Rico Waas Makin Tajir
IST
Wali Kota Medan.

POSMETRO MEDAN, Medan— Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan perubahan signifikan pada kekayaan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.

Dalam laporan periodik 2024, kekayaan Rico tercatat Rp253.988.530 (atau sekitar Rp253,9 juta). Sementara pada periodik 2025, nilainya meningkat menjadi Rp1.933.419.734.

Artinya, terjadi kenaikan sekitar Rp1,68 miliar atau sekitar 661 persen, sehingga nilai kekayaan yang dilaporkan menjadi lebih dari tujuh kali lipat dalam setahun.

Baca Juga:

Yang menjadi perhatian, struktur kekayaan dalam LHKPN periodik 2025 tersebut seluruhnya tercatat sebagai kas dan setara kas. Rico juga tidak melaporkan kepemilikan tanah, bangunan, kendaraan, maupun utang.

Kondisi ini membuat perubahan nilai kekayaan tersebut memiliki signifikansi administratif dan layak dibaca secara transparan oleh publik.

Baca Juga:

Data ini merujuk pada rilis di situs LHKPN KPK yang dilihat media sekitar 9 Mei 2026. Saat mencalonkan diri dalam Pilkada serentak 2024, Rico melaporkan harta sekitar Rp234,9 juta (seluruhnya kas dan setara kas, tanpa aset tetap atau utang), yang menjadikannya salah satu calon/wali kota terpilih dengan harta paling rendah di Sumatera Utara saat itu.

Ia dilantik sebagai Wali Kota Medan periode 2025–2030 pada 20 Februari 2025, berpasangan dengan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap (yang data LHKPN periodik 2025-nya belum tersedia di laman resmi saat pelaporan serupa; data pencalonannya sekitar Rp2,6 miliar).

Rico Tri Putra Bayu Waas (lahir 5 Juli 1986 di Medan) adalah politisi Partai NasDem, keponakan Ketua Umum NasDem Surya Paloh. Ia pernah aktif di bidang UMKM, termasuk sebagai pemilik Warung Ijo Wedding Organizer sekitar 2014–2018, serta menjabat Wakil Ketua DPW NasDem Sumut Bidang UMKM dan Ketua DPW Garpu Sumut.

Pasangan Rico-Zaki memenangkan Pilkada Medan 2024 dengan perolehan sekitar 297.498 suara (sekitar 49,28 persen).

Secara prinsip tata kelola pemerintahan, kenaikan kekayaan pejabat negara bukan otomatis merupakan pelanggaran. Namun, lonjakan yang sangat besar menuntut keterbukaan mengenai sumber perubahan kekayaan, terutama karena terjadi pada periode ketika Rico menjalankan mandat sebagai Wali Kota Medan.

Publik berhak memperoleh penjelasan yang proporsional dan berbasis dokumen, bukan spekulasi. KPK melalui mekanisme LHKPN memiliki instrumen penting untuk memastikan laporan kekayaan penyelenggara negara tetap berada dalam koridor kepatuhan dan transparansi.

Karena itu, kenaikan lebih dari tujuh kali lipat tersebut semestinya tidak berhenti sebagai statistik LHKPN. Pemeriksaan administratif dan keterbukaan sumber perubahan harta menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap integritas penyelenggaraan pemerintahan Kota Medan.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi publik dari pihak Rico atau Pemko Medan mengenai rincian sumber kenaikan tersebut yang dilaporkan secara luas di media.(NN/BBS)

Editor
: Administrator
Tags
beritaTerkait
Absen Peresmian BRT Mebidang, Legislator Gerindra Sebut Wali Kota Medan Konyol
Wali Kota Rico Waas Tekankan Integritas dan Profesional
Wali Kota Rico Waas Lepas Kontingen Pramuka Medan ke Jamnas XII, Jaga Nama Baik Kota, Bangun Jejaring, Bawa Pulang Pengalaman
Rico Waas Ajukan Pencabutan Perda Lembaga Kemasyarakatan
Wali Kota Medan Rico Waas Bebas Tugaskan Sementara Camat Medan Timur
Membawa Sakralitas Melayu Deli ke Panggung Festival Bedhayan VI 2026
komentar
beritaTerbaru