Ismael Saibari Rajai Gol Tercepat di Awal Piala Dunia
Ismael Saibari Rajai Gol Tercepat di Awal Piala Dunia 2026
Sport 26 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara, DR.H.Maratua Simanjuntak, mendorong semua pihak mampu menahan diri, baik para mahasiswa dan para pengemudi yang melaksana aksi di DPRD Sumut, maupun aparat Kepolisian yang sedang melakukan pengamanan.
Pada bagian lain DR.H.Maratua Simanjuntak menyerukan kepada seluruh elemen bangsa untuk menjaga kehidupan demokrasi, memperkuat rasa cinta tanah air, dan meningkatkan empati sosial di tengah gelombang demonstrasi nasional yang berlangsung sejak 25 Agustus hingga 30 Agustus 2025.
"Tolonglah marilah kita sama-sama menjaga agar kehidupan demokrasi kita tetap terjaga dengan baik dan dengan rasa memiliki yang tinggi terhadap negara tercinta ini," ujar DR.H.Maratua Simanjuntak dalam keterangan pers tertulis, Minggu (31/8/2025).
Baca Juga:
Di tengah situasi yang tidak kondusif, DR.H.Maratua Simanjuntak mengimbau semua pihak untuk bersabar dan menyadari bahwa tempat berunjuk rasa adalah rumah bersama.
"Ini rumah kita, di sini ada Presiden kita, Gubernur, Bupati atau Walikota. Di sini ada rakyat, rakyat kita. Di sini ada tentara, tentara kita. Di sini ada Polisi, Polisi kita. Di sini ada pengusaha, pengusaha kita. Di sini ada buruh, buruh kita. Di sini ada seniman, seniman kita. Semua adalah kita," tegasnya.
Baca Juga:
DR.H.Maratua Simanjuntak menyayangkan adanya korban jiwa dalam aksi unjuk rasa. Ia khawatir tragedi Affan justru memicu kemarahan masyarakat yang telah lama tertekan oleh persoalan ekonomi, mulai dari sulitnya mencari pekerjaan, beban pajak, hingga tekanan hidup lainnya.
Untuk meredam kemarahan publik, Anwar mendorong aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut.
"Jika perlu, tidak ada salahnya pimpinan tertinggi aparat juga ikut datang melayat sekaligus menyampaikan permintaan maaf agar terasa empati terhadap korban dan keluarganya," ujarnya.
Ia juga menyerukan agar aparat seperti Polri dan TNI meningkatkan empati kepada rakyat dan mengedepankan pendekatan persuasif dalam menangani demonstrasi.
"Bukan merasa terancam dan selalu khawatir terhadap keamanan diri dan keluarga akibat ulah oknum-oknum aparat yang tak bertanggung jawab," katanya.
DR.H.Maratua Simanjuntak mengajak seluruh masyarakat untuk bersabar dan menjaga kesatuan bangsa.
"Pemerintah dan aparat keamanan di dalam menangani demonstran, pengunjuk rasa juga berlaku sabar. Masyarakat yang melakukan unjuk rasa juga melakukan dengan sabar tanpa membuat kerusakan dan kegaduhan yang tidak diperlukan," ujarnya.
Ia menutup pernyataannya dengan doa dan harapan agar bangsa Indonesia diberi keselamatan dan rahmat oleh Allah SWT.
"Semoga tragedi ini dan kegaduhan ini mendapatkan atensi serius dari aparat penegak hukum seperti yang disampaikan Kapolri. Saya juga berharap agar pemerintah berani instropeksi diri agar bisa menjadi pelayan yang baik buat masyarakat, bukan malah sebaliknya," tuturnya.(*)
Ismael Saibari Rajai Gol Tercepat di Awal Piala Dunia 2026
Sport 26 menit lalu
Bangunan Ruko milik Nur Asiah Siregar (72), warga Tebing Tingi di Jalan Cokroaminoto Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kota Kisaran Barat.
Peristiwa 46 menit lalu
POSMETRO MEDAN Ketua Forum Masyarakat Transparansi Sumatera Utara (FORMATSU), Rudy Harmoko SH, mengkritik langkah Panitia Khusus (Pansus) P
Peristiwa 60 menit lalu
Karmila Purba Cewek Simalungun Orang Indonesia Pertama Tampil jadi Joki Tong Setan di Inggris
Sumut satu jam lalu
Hasil Amerika Serikat vs Australia di Piala Dunia 2026 The Stars and Stripes Lolos ke 32 Besar Usai Menang 20.
Sport 2 jam lalu
Seorang pria berinisial R (22) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), ditangkap polisi karena diduga memperkosa anak kandungnya.
Kriminal 2 jam lalu
Gerakan Mahasiswa Dinilai Alami Anomali, Tokoh dan Akademisi Medan Tekankan Adab dalam Dialog Kebangsaan.
Medan 2 jam lalu
Ramalan cuaca Kota Medan Sabtu 20 Juni 2026, warga diminta mewaspadai kondisi hujan lebat.
Medan 4 jam lalu
Neymar Jr kembali menjadi sorotan publik menjelang pertandingan Brasil melawan Haiti di ajang Piala Dunia 2026.
Sport 12 jam lalu
Pakai baju tahanan, Dokter Tifa menyusul Roy Suryo menjalani cek medis di RS Polri.
Peristiwa 13 jam lalu