Rico Waas : Organisasi Kekeluargaan Harus Dukung Pembangunan Daerah
Posmetro Medan, Medan Pelantikan Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB) Kota Medan periode 20262030 di Bernada Hall, Jalan Jamin
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan- Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan, Arizal menyoroti kejanggalan mencolok dalam penerimaan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di kota yang digawangi Rico Waas sebagai Walikota ini.
Salah satunya diduga gedung usaha Wizzme Jalan Setia Budi. "Banyak yang bandel atau diduga bermain mata dengan oknum pejabat. Contohnya, diduga bangunan di Jalan Zainul Arifin simpang Jalan S Parman, Wizzme Jalan Setia Budi dan masih banyak bangunan lain berbentuk sarana olahraga yang tidak memiliki izin,"tegas pria yang disapa akrab dengan Bang Bhoy ini.
Baca Juga:
Malah, katanya, pengelola tempat usaha Wizzme, sudah pernah dipanggil untuk RDP (Rapat Dengar Pendapat), tapi saat pembacaan tidak disebutkan oleh Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan.
"Ada apa? Jelas ini jadi pertanyaan besar bagi kami," sebut Bang Bhoy.
Baca Juga:

Atas dasar itulah, dia meminta kepada Pansus PAD terpilih agar bekerja efektif tanpa ada main mata dengan pengusaha untuk menindaklanjuti penyelamatan kebocoran PAD tersebut.
Dari data yang LSM ini peroleh, menimbulkan tanda tanya besar dimana jumlah izin diduga naik drastis, namun pendapatan daerah justru anjlok.
Dalam keterangan resminya, Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan menyebut, penerimaan retribusi IMB/PBG dari tahun ke tahun mencapai ratusan miliar. Namun itu belum termasuk bangunan yang berdiri diduga tanpa izin. Artinya ada dugaan kebocoran retribusi dari pengurusan PBG.
"Ini jelas janggal. Izin diduga naik, tapi uangnya turun. Wajar kalau publik curiga ada dugaan kebocoran PAD atau pungutan liar yang tidak tercatat," tegas dia lagi.
Menurutnya, data yang ada hanya sebatas angka global. Tidak ada merinci target realisasi, per kecamatan, kategori bangunan, maupun tarif deta. Itu dinilai hanya formalitas administrasi, bukan bentuk transparansi publik.
Padahal, retribusi IMB/PBG merupakan salah satu penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jika pengelolaan tidak transparan, potensi kebocoran bisa mencapai ratusan miliar rupiah setiap tahun.
"Wali Kota Medan jangan diam. Banyak bangunan, gedung dan tempat usaha/bisnis di Medan ini berdiri tanpa PBG,"ujarnya.
LSM Penjara dan beberapa lembaga lainnya dipastikannya akan terus mengawal persoalan ini. Jika Wali Kota masih tetap bersikap normatif, mereka siap mengajukan keberatan resmi hingga membawa kasus ini ke Komisi Informasi.
"Ini bukan sekadar soal data, tapi soal keadilan bagi masyarakat. Uang rakyat jangan sampai bocor hanya karena pejabat tidak transparan," pungkas Bang Bhoy. (Wik/Red)
Posmetro Medan, Medan Pelantikan Pengurus Punguan Pasaribu Dohot Boruna (PPDB) Kota Medan periode 20262030 di Bernada Hall, Jalan Jamin
Sumut 7 jam lalu
Polisi Gagalkan Peredaran 4,2 Kg Sabu Jaringan Internasional di Asahan.
Kriminal 8 jam lalu
Siswi Kelas 2 SMA Diduga Dilarikan Pria Paruh Baya, Polisi Diminta Bertindak Cepat
Peristiwa 14 jam lalu
Polrestabes Medan Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas serta Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H
Medan 14 jam lalu
Ketua DPD IPK Deli Serdang Hadiri Halal Bihalal DPD IPK Sumut.
Medan 14 jam lalu
POSMETRO MEDANGuna memastikan tidur warga Kota Medan tetap nyenyak dan aman dari gangguan bandit jalanan, Polrestabes Medan kembali memanas
Medan kemarin
Motif Sejoli Buang Bayi di Asahan Takut ketahuan Orangtua Saat Pulang Jelang Idul Fitri.
Peristiwa kemarin
Geng Motor Serang Warga di Deli Tua, Motor dan Rumah Dirusak, Barang Diduga Dijarah.
Peristiwa kemarin
Pegawai IndomaretAlfamart Bisa Punah, Penggantinya Muncul di China.
Global kemarin
Pastikan Kondisi Aman dan Bersih dari Narkoba, Lapas Muara Bungo Gelar Tes Urin dan Razia Kamar WBP
Inter-Nasional kemarin