Zulkifli Hasan Hadiri Milad ke-109 Aisyiyah dan Gebyar Muktamar ke-49 Muhammadiyah/Aisyiyah di Medan
Zulkifli Hasan Hadiri Milad ke109 Aisyiyah dan Gebyar Muktamar ke49 Muhammadiyah/Aisyiyah di Medan
Medan 2 menit lalu
POSMETRO MEDAN, Medan - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak memaparkan hasil pengungkapan besar-besaran terkait peredaran narkotika di wilayah hukum Polrestabes Medan. Dalam kurun waktu 72 hari, polisi berhasil memetakan dan menindak tiga kategori lokasi yang menjadi pusat peredaran gelap narkoba.
Pengungkapan yang berlangsung sejak 9 Oktober hingga 19 Desember 2025 ini memfokuskan pada tiga klaster utama yakni barak-barak narkoba di lahan terbuka, ruko yang dimodifikasi menjadi loket transaksi, serta tempat hiburan malam.

Baca Juga:
Baca Juga:
Selama operasi tersebut, Satres Narkoba yang dibantu Satreskrim Polrestabes Medan berhasil mengungkap 24 kasus dengan total 34 tersangka. Kombes Jean Calvijn menjelaskan bahwa para sindikat ini telah mengembangkan pola pengamanan yang sangat rapi dan efektif untuk mengelabui petugas.
"Para pelaku menggunakan handy-talky (HT) untuk memantau setiap batasan kluster, mulai dari pintu masuk luar hingga ke titik transaksi. Ironisnya, pemegang alat komunikasi ini tidak hanya orang dewasa, tetapi juga anak di bawah umur," ujar Calvijn di Mapolrestabes Medan, Sabtu (20/12/2025).
Selain alat komunikasi, polisi menemukan kecanggihan lain di lapangan, yakni penggunaan drone oleh jaringan narkoba untuk memantau pergerakan petugas dari udara.
Salah satu temuan yang paling mengejutkan adalah adanya lokasi di Lingkungan Pria Laut yang memasang pagar kawat berduri dialiri arus listrik. Langkah ekstrem ini sengaja dilakukan untuk mengancam jiwa petugas yang mencoba masuk.
Kombes Calvijn juga menyoroti maraknya aksi perlawanan dari oknum masyarakat dan pelaku saat proses penangkapan. Ia memaparkan adanya upaya penyekapan petugas, perampasan barang bukti, hingga pembakaran fasilitas negara dan kendaraan dinas milik Polri.
"Ada pelaku yang menyerang menggunakan gunting yang diruncingkan, airsoft gun, hingga menyiapkan bensin untuk membakar petugas. Saya sudah perintahkan jajaran Kasat dan Kapolsek: tidak boleh ada lagi pelaku yang berani menyerang petugas. Tangkap segera," tegasnya.
Selain menangkap tersangka, polisi menyita berbagai barang bukti berupa alat timbang elektrik, bong, mancis, kaca pirex, serta plastik klip kosong dalam jumlah besar. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus mengejar jaringan ini guna memutus mata rantai peredaran narkoba di Kota Medan.
"Para pelaku lainnya dan dpo lainya saya ingatkan kamu bisa saja berlari tetapi kamu tidak bisa bersembunyi," pungkasnya. ( Dam)
Zulkifli Hasan Hadiri Milad ke109 Aisyiyah dan Gebyar Muktamar ke49 Muhammadiyah/Aisyiyah di Medan
Medan 2 menit lalu
Spiderman Yaman Tewas Terjatuh ke Kawah Vulkanik Harat Damt Saat Bikin Konten.
Inter-Nasional 43 menit lalu
Satresnarkoba Polres Tanjungbalai berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu di sebuah kamar kos.
Sumut 50 menit lalu
Piala Dunia 2026 Belanda vs Jepang, Adu Kuat Negara Pernah jadi Sejarah Bagi Indonesia.
Sport satu jam lalu
John McGinn mencetak gol pertama Skotlandia di Piala Dunia dalam 28 tahun. Kemudian ia melakukan selebrasi khasnya "googles",
Sport 2 jam lalu
Fans Cewek Korea Jadi Sorotan di Laga Pembuka Piala Dunia 2026.
Sport 2 jam lalu
Ada yang Aneh dari Hasil Piala Dunia 2026 Brasil Vs Maroko Minggu, 14 Juni 2026 &ndash 0905 WIB View pembukaan laga Grup C Piala Dunia 2026.
Sport 2 jam lalu
Australia U19 keluar sebagai juara Piala AFF U19 2026 setelah menaklukkan Thailand dengan skor 20 pada laga final.
Sport 3 jam lalu
Qatar berhasil menyamakan kedudukan melawan Swiss di injury time.
Sport 4 jam lalu
Cuaca kota Medan Minggu 14 Juni 2026 diramalkan kecamatan Maimun hujan sedang,
Medan 4 jam lalu