Kamis, 14 Mei 2026
Warga Lingkungan 20 Kwala Bekala Gelar Aksi Damai

Tegaskan Dukungan kepada Camat Medan Johor Jalankan Pemilihan Kepling Sesuai Perwal

Evi Tanjung - Rabu, 07 Januari 2026 14:09 WIB
Tegaskan Dukungan kepada Camat Medan Johor Jalankan Pemilihan Kepling Sesuai Perwal
Rez
Warga Lingkungan 20, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, gelar aksi damai sebagai bentuk dukungan penuh kepada Camat Medan Johor

POSMETRO MEDAN,Medan — Ratusan warga Lingkungan 20, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, menggelar aksi damai sebagai bentuk dukungan penuh kepada Camat Medan Johor agar tetap konsisten melaksanakan pemilihan Kepala Lingkungan (Kepling) sesuai dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) Kota Medan yang berlaku.

Aksi damai yang digelar di lingkungan kantor kecamatan tersebut berlangsung tertib dan kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. Warga datang membawa spanduk serta poster yang berisi tuntutan agar proses pemilihan kepling dijalankan secara transparan, adil, dan bebas dari segala bentuk intervensi pihak mana pun.

Koordinator aksi, Hutagalung, dalam orasinya menyampaikan bahwa warga Lingkungan 20 menilai pemilihan kepling merupakan bagian penting dari proses demokrasi di tingkat paling bawah. Oleh karena itu, seluruh tahapan pemilihan harus berpedoman penuh pada Perwal yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kota Medan.

Baca Juga:

"Kami hadir di sini bukan untuk membuat kegaduhan. Kami hanya ingin aturan ditegakkan. Pemilihan kepala lingkungan harus sesuai dengan Perwal, tanpa tekanan, tanpa intervensi, dan tanpa kepentingan tertentu," ujar Hutagalung dengan tegas di hadapan massa aksi.

Ia menambahkan, selama ini kepling memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan pemerintahan kepada masyarakat. Mulai dari pengurusan administrasi kependudukan, penyampaian aspirasi warga, hingga menjaga kondusivitas lingkungan. Oleh sebab itu, warga menginginkan figur kepling yang benar-benar dipilih secara objektif dan sesuai mekanisme hukum.

Baca Juga:

"Kepling bukan jabatan politik, tapi jabatan pelayanan. Kalau proses pemilihannya sudah tidak sesuai aturan, maka yang dirugikan adalah masyarakat. Kami berharap Camat Medan Johor tetap berdiri di jalur aturan," lanjutnya.

Dalam aksi tersebut, warga secara terbuka menyatakan dukungan moral kepada Camat Medan Johor agar tidak ragu menjalankan Perwal meski mendapat tekanan dari pihak-pihak tertentu. Warga juga meminta agar pihak kecamatan bersikap netral serta profesional dalam setiap tahapan pemilihan.

Massa aksi kemudian diterima langsung oleh perwakilan Kecamatan Medan Johor, yakni Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Muhammad Hafiz, MAP, serta Kepala Seksi Pemerintahan (Kasi Pem) Juliana Khairina Harahap.

Mewakili pihak kecamatan, Muhammad Hafiz menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara damai dan tertib. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan menjadi perhatian serius pihak kecamatan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara damai. Semua masukan, harapan, dan tuntutan dari bapak dan ibu sekalian akan kami serap dan kami catat untuk kemudian disampaikan kepada pimpinan," ujar Muhammad Hafiz.

Ia juga menegaskan bahwa pihak kecamatan berkomitmen untuk menjalankan tugas sesuai aturan dan regulasi yang berlaku. Menurutnya, aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam proses pengambilan kebijakan di tingkat kecamatan.

Senada dengan hal tersebut, Kasi Pemerintahan Juliana Khairina Harahap turut menyampaikan bahwa pihaknya akan memastikan setiap proses pemerintahan, termasuk pemilihan kepling, berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Aksi damai tersebut berlangsung selama beberapa jam dan ditutup dengan penyampaian pernyataan sikap warga Lingkungan 20 yang berisi tuntutan agar pemilihan Kepala Lingkungan dilaksanakan secara terbuka, jujur, dan sesuai Perwal. Warga berharap pemerintah kecamatan mampu menjaga kepercayaan publik dengan menegakkan aturan tanpa pandang bulu.

Usai menyampaikan aspirasi, massa aksi membubarkan diri secara tertib. Warga menegaskan akan terus mengawal proses pemilihan kepling hingga selesai dan siap kembali menyuarakan aspirasi apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap aturan yang berlaku. (Rez)

Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Rico Waas Dorong Warga Medan Tolak Judol
Jalan Kampung di Langkat Diduga Diserobot, Masyarakat Geruduk Kantor Desa Naman Jahe
Dorong Pembangunan dan Pelayanan Publik Semakin Baik
Ada Rumah Warga Terkurung Tembok Perusahaan, Penghuni Rumah Enggan Bertemu
Tuntut Perbaikan, Warga Buntu Pane Blokir Ruas Jalan Provinsi
Seram! Mayat Dikeluarkan Dari Kubur
komentar
beritaTerbaru