Rabu, 12 Agustus 2026

Malapraktik Labiaplasty, dr Surya Hartanto Divonis MDP Nonaktif 6 Bulan

Faliruddin Lubis - Jumat, 30 Januari 2026 19:58 WIB
Malapraktik Labiaplasty, dr Surya Hartanto Divonis MDP Nonaktif 6 Bulan
IST
Laporan dugaan malapraktik medis yang dilayangkan LL (36) terhadap dr Surya Hartanto, M Biomed, MH Kes, akhirnya membuahkan hasil.

POSMETRO MEDAN,Medan— Laporan dugaan malapraktik medis yang dilayangkan LL (36) terhadap dr Surya Hartanto, M Biomed, MH Kes, akhirnya membuahkan hasil.

Majelis Disiplin Profesi (MDP) menjatuhkan sanksi nonaktif praktik selama enam bulan kepada dokter tersebut setelah dinyatakan terbukti bersalah.

Kasus ini bermula dari tindakan medis operasi labiaplasty yang dilakukan di Klinik Lina, Jalan Demak, Kecamatan Medan Area, pada April 2025 lalu. Merasa dirugikan, LL kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polrestabes Medan serta ke Majelis Disiplin Profesi.

Baca Juga:

"Waktu itu saya datang ke Polrestabes Medan untuk melaporkan dugaan malapraktik yang saya alami, yang dilakukan oleh salah satu klinik di Medan Area," ujar LL kepada wartawan, Jumat (30/1/2026).

Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTLP/B/1762/V/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN. Selain pihak klinik, LL juga secara khusus melaporkan dokter yang menangani dirinya, yakni dr Surya Hartanto.

Baca Juga:

"Yang saya laporkan pertama pihak klinik, lalu dokternya, dr Surya Hartanto," ungkapnya.

Dibius di Ruang Konsultasi, Alami Pendarahan

LL menjelaskan, dirinya menjalani operasi pemotongan labia (labiaplasty)—yakni prosedur bedah untuk mengubah bentuk atau ukuran bibir vagina—dengan tujuan alasan estetika dan kenyamanan.

Namun, sejak awal tindakan medis, ia sudah merasa ada kejanggalan. Menurut pengakuannya, proses pembiusan tidak dilakukan di ruang operasi sebagaimana standar medis.

"Saya dibius di ruang konsultasi, bukan di ruang operasi. Saat tindakan berlangsung, saya merasakan sakit yang luar biasa dan sempat mengalami pendarahan," bebernya.

Tags
beritaTerkait
Ratusan Pelajar Serbu Baksos Kesehatan Gigi Gratis, PDGI dan Yayasan Pelita Kita Bersama Gaungkan Gerakan Cegah Stunting
Wesly Silalahi Tekankan IDI Siantar-Simalungun Harus Jadi Rumah Bersama
Polisi Ungkap Perkembangan Kasus dr. Alex Cristo Loris Situmorang yang Meninggal Dunia di Semak-semak
Pengurus Terpilih IDI Pematangsiantar-Simalungun Audiensi ke Wali Kota Wesly Silalahi
dr Alex Situmorang Ditemukan Meninggal Dunia di Semak-semak Sekitar RSUD Tengku Rafian Siak
Bunuh Istri Pakai Bantal Karena Ditolak Ngeseks, Pria Ini Divonis 10 Tahun Penjara
komentar
beritaTerbaru