Polsek Gunung Malela Gerebek Pengedar Sabu di Km 4 Pantoan Maju
Pengedar Sabu di Km 4 Pantoan Maju Digerebek Polsek Gunung Malela.
Peristiwa 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN--Berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan bagi Zulkifli Tanjung bukan sekadar kegiatan sosial. Itu sudah menjadi kegemaran yang memberinya kepuasan batin tersendiri. Setiap kali dapat membantu orang lain, ada rasa lega dan bahagia yang sulit dijelaskan.
Barangkali, kebiasaan itu berakar dari masa lalunya. Zulkifli pernah hidup di tepi jurang kemiskinan. Demi membantu keluarga, ia bahkan pernah menarik becak dayung. Betisnya yang mungil harus berkelahi dengan beban berat di jalanan yang kadang menanjak.
Pengalaman itulah yang membuatnya memahami betul bagaimana rasanya berada dalam belitan keterbatasan ekonomi.
Baca Juga:
"Ironisnya, setidaknya ini pengalaman pribadi saya, perihnya kemiskinan justru semakin terasa pada momen-momen Ramadhan dan Idul Fitri," kenangnya.
Menurutnya, justru di bulan Ramadhan dan Idul Fitri ia sering melihat tetangga dan orang-orang di sekitar dapat membeli atau masak makanan enak, baju baru, membeli perabot atau mengecat rumah menjelang Lebaran. Sementara keluarganya masih harus berjuang keras hanya untuk memastikan ada sesuatu yang bisa dimakan.
Baca Juga:
Pengalaman masa lalu itu meninggalkan kesan mendalam, bukan menjadi dendam tetapi justru memperkuat hasrat untuk berbagi. Karena itulah, bulan puasa menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen favoritnya untuk menunjukkan kepedulian. Ia juga memiliki prinsip untuk lebih dulu membantu orang-orang yang tinggal di sekitar lingkungan rumah orang tuanya dahulu.
Kebiasaan itu telah ia jalani selama dua puluh tahun terakhir. Setiap menjelang Idul Fitri, Zulkifli berusaha menyisihkan rezeki untuk membantu warga sekitar.
Meski demikian, keadaan ekonominya yang kini jauh lebih baik dibanding masa mudanya tidak selalu membuatnya berada dalam posisi siap untuk berbagi dalam jumlah besar. Bang Zul—demikian ia akrab disapa—tetap menghadapi pasang surut kehidupan.
Hal itu pula yang ia rasakan pada Ramadhan tahun ini. Ia menyadari banyak orang diam-diam berharap akan kembali menerima bingkisan Lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun di sisi lain, kondisi keuangannya sendiri tidak sedang dalam keadaan terbaik.
Meski begitu, ia percaya niat baik selalu menemukan jalannya.
Wartawan senior itu kemudian mulai menghubungi sejumlah sahabat dan kenalan yang biasanya ikut tergerak membantu kegiatan berbagi tersebut. Ia tidak memasang target besar. Berapa pun yang terkumpul, itulah yang akan dibagikan.
Baginya sederhana saja: semakin besar dana yang terkumpul, semakin banyak pula orang yang dapat dibantu. Jika dana terbatas, ia tetap akan membagikan bantuan itu secara langsung dari rumah ke rumah kepada warga di sekitar lingkungannya.
Tak disangka, pintu keberkahan tampaknya sedang terbuka lebar. Hanya dalam dua hari setelah ia menghubungi beberapa sahabat dan kenalan, rekening banknya terus menerima kiriman dana. Hingga akhirnya terkumpul tidak kurang dari Rp50 juta.
Dia pun segera bergerak menyiapkan kegiatan tersebut. Panitia dibentuk, sebagian besar melibatkan rekan-rekannya dari media legendaris Posmetro Medan.
Lokasi pemberian bantuan ditetapkan di Kompleks Masjid Taqwa Muhammadiyah, Jalan Sempurna, Medan, pada Jumat, 13 Maret 2026, setelah salat Asar.
Seluruh tim bekerja cepat. Dalam waktu singkat, mereka berhasil menyiapkan 200 paket bantuan lengkap dengan uang tunai untuk para penerima. Untuk menjaga ketertiban, panitia terlebih dahulu membagikan 200 kupon kepada warga yang berhak menerima bantuan.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Taqwa dan warga sekitar.
Kegembiraan Zulkifli dan tim hari itu semakin bertambah. Meski sempat diguyur hujan cukup lebat sejak pukul 16.00 WIB, Rico Waas selaku Wali Kota Medan berkenan hadir langsung untuk menyerahkan bantuan kepada warga.
Kehadiran orang nomor satu di Medan tersebut tentu menambah semarak suasana dan membuat warga penerima bantuan semakin bahagia.
"Bisa menjadi wadah atau saluran mengalirnya rezeki bagi sesama merupakan kebahagiaan dan kepuasan batin yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata," ujar Zulkifli dengan suara haru.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua sahabat dan rekan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
"Semoga Tuhan membalas semua kebaikan ini dengan berlipat ganda. Yang paling penting, semoga kita semua selalu diberi kesehatan agar terus bisa berbagi di tahun-tahun yang akan datang," katanya.
~ Toga Nainggolan
Pengedar Sabu di Km 4 Pantoan Maju Digerebek Polsek Gunung Malela.
Peristiwa 15 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Komitmen Pemerintah Kota Medan dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat terus diwujudkan melalui kegiatan Safar
Medan 17 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Medan, Farianda Putra Sinik calon tunggal Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pe
Viral 18 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama Polda Sumatera Utara dan Polresta Deli Serdang berkolaborasi menjag
Sumut 18 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Tim Libas Polres Binjai mengamankan dua pria yang diduga melakukan pencurian besi tower. Pengungkapan tersebut
Kriminal 18 jam lalu
Posmetro Medan , BINJAI Pemerintah Kota Binjai melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memanggil pihak pengelola Satuan.co, kafe d
Sumut 19 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Langkat SPBU no 14.2071112 berlokasi di Desa Naman Jahe Kecamatan Salapian kabupatennya Langkat diduga mafia kuat minyak b
Peristiwa 19 jam lalu
Posmetro Medan, Karo Kondisi infrastruktur jalan menuju kawasan Liang Melas Datas (LMD), Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, kian mempri
Peristiwa 20 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Karo Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Karo. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo memperoleh alokasi sebanyak 500 unit Ba
Sumut 20 jam lalu
POSMETRO MEDANMedan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersilaturahmi dengan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu)
Medan 22 jam lalu