Sambut Tim Supervisi PKK Sumut, Airin Rico Waas Paparkan Kesiapan Medan di HKG PKK 2026
Posmetro MedanMedan TP PKK Kota Medan menunjukkan kesiapan mengikuti Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke54 tingkat Provinsi Sumatera
Medan 9 menit lalu
POSMETRO MEDAN-Pembongkaran sebuah rumah di kawasan Komplek Perumahan Damai Indah, Jalan Brigjen Zein Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, memunculkan polemik di tengah masyarakat. Di satu sisi, keluarga yang terdampak mengaku telah tinggal lebih dari dua dekade tanpa pernah dipersoalkan. Namun di sisi lain, pemerintah menyebut penertiban dilakukan sesuai prosedur dan telah melalui tahapan administrasi.
Saat dimintai keterangan oleh awak media di lokasi pembongkaran pada Jumat (10/4/2026), seorang warga bernama Bukit Barus mengaku terpukul dengan eksekusi rumah yang telah mereka tempati sejak lama.
Bukit mengatakan keluarganya telah tinggal di rumah tersebut sejak 2007, dan selama bertahun-tahun tidak pernah ada persoalan terkait keberadaan mereka di dalam kompleks tersebut.
Baca Juga:
"Selama ini gak ada masalah bang. Tapi semenjak ada ketua komplek, barulah ada masalah. Disuruh kami bongkar, tapi gak ada ganti ruginya," ujar Bukit kepada wartawan.
Menurutnya, keputusan pembongkaran itu menjadi pukulan berat bagi keluarganya, terutama bagi anak-anaknya yang harus menyaksikan langsung proses eksekusi rumah mereka.
Baca Juga:
Ia bahkan mengaku anak-anaknya kini mengalami ketakutan dan trauma sejak peristiwa tersebut terjadi.
"Anak-anak sudah dua hari gak sekolah bang. Takut mereka rumah digusur. Trauma mereka. Listrik sudah diputus, kamar mandi pun kami gak bisa pakai," tuturnya.
Bukit berharap Wali Kota Medan Rico Waas dapat melihat persoalan ini dari sisi kemanusiaan. Ia mengatakan, jika memang rumah tersebut harus dibongkar karena persoalan legalitas, setidaknya ada kompensasi bagi keluarganya yang telah lama tinggal di lokasi tersebut.
"Kalau memang harus digusur, kami terima. Tapi kami berharap ada keadilan. Setidaknya ada kompensasi bagi kami," katanya.
Sementara itu, Lurah Titi Kuning Taufik Harahap, saat ditemui wartawan di kantornya pada Jumat (10/4/2026), menjelaskan bahwa proses penertiban bangunan tersebut telah melalui tahapan administrasi yang panjang dan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) serta Satpol PP Kota Medan.
Posmetro MedanMedan TP PKK Kota Medan menunjukkan kesiapan mengikuti Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke54 tingkat Provinsi Sumatera
Medan 9 menit lalu
POSMETRO MEDANPembongkaran sebuah rumah di kawasan Komplek Perumahan Damai Indah, Jalan Brigjen Zein Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamata
Medan 2 jam lalu
Heboh Video Pegawai SPPG Joget dan Tabur Uang di Dapur, Tak Pantas Dicontoh.
Peristiwa 2 jam lalu
Harga Ayam di Pasar Gelugur Labuhanbatu Tinggi, Program MBG Diduga Jadi Pemicu.
Sumut 2 jam lalu
POSMETRO MEDANKetua LP3NKRI (Lembaga Pemantau Penyelenggaraan Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia), HM Nezar Djoeli ST angkat b
Medan 2 jam lalu
Pasca Lebaran 2026, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Gelugur Rantauprapat Terpantau Stabil.
Sumut 2 jam lalu
Dansub Denpom I/51 Belawan Silaturahmi dengan Pengurus KBB, Perkuat Sinergi Keamanan Wilayah
Medan 2 jam lalu
Dimulai Besok di GOR Bowling, 36 Wartawan Bakal Adu Strategi di Cabor Catur Porwasu 2026 Piala Gubsu.
Sport 2 jam lalu
Tekab Polsek Medan Area Tangkap Pelaku Curanmor Milik Karyawan Rumah Makan Padang.
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Lubuk Pakam Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS menerima audiensi Kep
Sumut 3 jam lalu