Sabtu, 11 Juli 2026

Tragis! Rumah Dirusak Hingga Rata Dengan Tanah, Argenius Minta Polisi Tangkap Pelaku dan Dalangnya

Faliruddin Lubis - Selasa, 26 Mei 2026 23:28 WIB
Tragis! Rumah Dirusak Hingga Rata Dengan Tanah, Argenius Minta Polisi Tangkap Pelaku dan Dalangnya
HP/Ist
Argenius Manurung didampingi istrinya Br. Hutagalung usai pemeriksaan penyidik di Polrestabes Medan, Selasa (26/5/2026).

POSMETRO MEDAN,Medan -- Sungguh malang nasib suami istri Argenius Manurung (56) istrinya Br. Hutagalung. Psalnya, rumah tempat tinggal mereka, di Jalan Mongonsidi III, Kelurahan Anggrung, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan dihancurkan hingga rata dengan tanah.

Selain itu, barang-barang berharga juga sebagian hilang dan dirusak diduga para preman yang berjumlah sekitar 30 orang. Pengrusakan rumah tersebut berlangsung sejak Kamis 21 Mei 2026 lalu hingga saat ini.

Korban, Argenius Manurung (56) didampingi istrinya Br. Hutagalung usai memberikan keterangan (BAP) ke penyidik Unit Reskrim Polrestabes Medan, Selasa (26/5/2026) siang kepada wartawan mengatakan, dalang dalam peristiwa tragis pengrusakanrumahnya itu diduga wanita berinisial HHS dan EL.

Baca Juga:

"Hari ini saya datang ke Polrestabes Medan untuk menanyakan tindak lanjut proses laporan itu. Saya sudah di BAP penyidik pembantu Unit Harda (Harta Benda) Polrestabes Medan, dan saya sudah menerangkan semua peristiwa pengrusakanrumah kami serta menunjukkan bukti video pengrusakan itu," ungkap Argenius.

Argenius yang saat ini menderita stroke berharap mendapatkan keadilan hukum yang pasti atas peristiwa tragis pengrusakanrumah tersebut.

Baca Juga:

"Semoga keadilan segera terwujud kepada kami, dan hak kami yang sudah dirampas segera kembali," harapnya.

Hal senada juga disampaikan istrinya Br. Hutagalung bahwa peristiwa itu bukan hanya sekedar pengrusakan melainkan ingin merampas (menguasai) rumah tersebut.

"Mereka (terlapor) ingin merampas dan menguasai rumah kami itu. Putusan Pengadilan Negeri Medan sudah inkrah bahwa kepemilikan keluarga kami," ujarnya.

"Tolong kami Pak Kapolda Sumut, Kapolrestabes Medan, lindungi kami Pak, berikan keadilan kepada kami. Kami korban Pak. Keponakan kami saat ini mengungsi, tidak bisa sekolah karena barang-barang semua dihancuri. Tangkap semua para pelakunya Pak. Sampai saat ini masih berlangsung pengrusakanrumah kami Pak. Kami takut dan terancam Pak," pintanya berlinang air mata.

Sementara itu, Lurah Anggrung Ramadhoni Hasibuan saat dikonfirmasi wartawan via seluler, Selasa (26/5/2026) saat berada dilokasi dan menyaksikan pengerusakan itu berlangsung mengatakan, bahwa pihaknya mendapat informasi dari kepala lingkungan (kepling) dan sebelumnya tidak mengetahui adanya peristiwa tersebut.

"Saya diinformasikan oleh Kepling bahwasanya ada polisi dan ramai di lokasi rumah itu, saat itu saya lagi upacara Satpol PP. Sepengetahuan saya Pak tidak ada dasar atau surat dari pengadilan kepada mereka (para pelaku), untuk membongkar rumah tersebut. Dan saat itu saya agak jauh dari lokasi berada dekat mesjid, namun demikian akan kita tanya kepada pimpinan dan akan saya imbau," jawab Ramadhoni membalas konfirmasi awak media.

Mirisnya, pengrusakan hingga saat ini tetap berlangsung dan pihak kelurahan sama sekali tidak mengetahui. (Hap)

Tags
beritaTerkait
20 Kali Beraksi Mencuri Sepeda Motor, Teguh Ditembak Timsus JCS
Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Siantar Dikirim ke RSJ
Vape Narkoba Dipasok Dari Aceh Lewat Jalur Laut
Duh! Ngedar Ganja ke Teman Kampus, 2 Mahasiswa Ditangkap
Jual Narkoba Terang-Terangan, Kena Laporkan, Pengedar Diringkus
Khitanan Massal HKGB Ke-74, Bhayangkari dan Polrestabes Medan Peduli Masyarakat
komentar
beritaTerbaru