Polres Pelabuhan Belawan Amankan Terduga Pelaku Pungli di Depan PT Smart
Patroli Presisi Sat Samapta Polres Pelabuhan Belawan Amankan Terduga Pelaku Pungli di Depan PT. Smart.
Medan 5 menit lalu
POSMETRO MEDAN-Roy Suryo dan Dokter Tifa yang sudah resmi jadi tersangka dan ditangkap Polda Metro Jaya kini Jumat (19/6) sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Menumpangi mobil tahanan dan dijaga ketat aparat Polda Metro Jaya, tersangka Roy Suryo tiba di RS Polri Kramat Jati, pada Jumat malam.
Baca Juga:
Kepada pers, Roy yang tidak mengenakan baju tahanan berteriak takbir seraya berjalan masuk ke ruangan pemeriksaan. Tidak lama berselang, menyusul tersangka Dokter Tifa yang mengenakan baju orange dan hanya terdiam ketika dilontarkan sejumlah pertanyaan wartawan.
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, Rafly Harun yang turut mendampingi mengaku, sebenarnya kesehatan kliennya saat ini baik-baik saja.
Baca Juga:
Namun, penyidik Polda Metro Jaya mengharuskan untuk tetap memeriksakan kesehatan terhadap keduanya. Sedangkan kliennya sempat menolak karena tidak mau dipertontonkan.
"Sebenarnya begini, kami menolak dibawa keluar, dan Mas Roy sesungguhnya menolak, apalagi menggunakan baju tahanan, rompi tahanan, kita sudah bernegosiasi, tapi rupanya ada pemaksaan agar dicek ke RS Polri Kramat Jati," ungkap Rafly seperti disiarkan JPNN.
Pakai Baju Tahanan Kesadaran Sendiri
Rafly menegaskan kondisi kesehatan kedua kliennya dalam keadaan sehat walafiat. Dokter Tifa bahkan jam 08.00 WIB pagi tadi sebelum ditangkap dia mau ujian disertasi seminar hasil.
Rafly menjelaskan Roy Suryo tidak menggunakan rompi tahanan, tetapi Dokter Tifa menggunakannya bukan karena paksaan, tetapi karena kesadarannya sendiri.
"Jadi sekali lagi, ini kan bukan sebuah kejahatan yang pantas dipertontonkan tersangkanya. Ini sebuah perbedaan pendapat yang berujung pada pelaporan oleh orang nomor satu di Republik ini, yang sebenarnya tidak layak," jelasnya.
Dalam kasusnya, dia mengungkapkan, seorang bapak bangsa mengadukan warga negara dan kemudian memaksa dalam tanda kutip menggunakan aparat untuk mengkriminalkan warga negaranya.
"Jadi, bukan soal perkara Dokter Tifa dan Mas Roy saja, tetapi perkara demokrasi, kebebasan berpendapat di republik ini yang harusnya kita juluki, termasuk kebebasan pendapat di media. Karena salah satu yang dipermasalahkan itu adalah yang di media," tukasnya.
Rafly menambahkan 2 kliennya itu sudah bertemu dengan keluarganya masing-masing.
"Sudah-sudah, yang mendampingi ada istrinya Mas Roy, keluarga Dokter Tifa juga datang. Siapa sih yang mau suaminya ditangkap?"***
Patroli Presisi Sat Samapta Polres Pelabuhan Belawan Amankan Terduga Pelaku Pungli di Depan PT. Smart.
Medan 5 menit lalu
Pemkab Samosir dan PT Inalum Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Masyarakat, Bantuan Peralatan Disalurkan
Sumut satu jam lalu
POSMETRO MEDAN, Rantauprapat Ratusan pekerja sawit yang tergabung dalam Serikat Pekerja Perkebunan (SPBun) PTPN IV Regional I menggelar
Peristiwa satu jam lalu
Rico Waas Tegaskan Pembangunan 31 Puskesmas Harus Diikuti Peningkatan Pelayanan Kesehatan.
Medan 2 jam lalu
Jaga Integritas, Kanit Provos Polres Pematangsiantar Lakukan Pengecekan Ponsel Personil Bebas Judi Online dan Pinjol
Sumut 3 jam lalu
500 Hari Kasus Mengendap, Ratusan Buruh PTPN IV Kepung Polres Labuhanbatu Desak Copot Kapolres.
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi melantik sejumlah Pejabat Administrat
Medan 3 jam lalu
Polsek Bangun Gunung Malela Tangkap Pelaku Curanmor Kabur ke Riau, Terungkap jual motor di blackmarket facebook.
Peristiwa 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN Kepala UPT Puskesmas Belawan, drg Tina Arriani MKes, beserta jajaran menyambangi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan. Kun
Medan 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan, menetapkan tiga tersangka Percobaan penyelundupan orang, Kamis, (249/2026)
Peristiwa 5 jam lalu