Ribuan Orang Turun ke Jalan, Legenda AC Milan Franco Baresi Tutup Usia 66 Tahun
Ribuan Orang Turun ke Jalan, Legenda AC Milan Franco Baresi Tutup Usia 66 Tahun
Inter-Nasional 31 menit lalu
POSMETRO MEDAN-Roy Suryo dan Dokter Tifa yang sudah resmi jadi tersangka dan ditangkap Polda Metro Jaya kini Jumat (19/6) sedang menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Menumpangi mobil tahanan dan dijaga ketat aparat Polda Metro Jaya, tersangka Roy Suryo tiba di RS Polri Kramat Jati, pada Jumat malam.
Baca Juga:
Kepada pers, Roy yang tidak mengenakan baju tahanan berteriak takbir seraya berjalan masuk ke ruangan pemeriksaan. Tidak lama berselang, menyusul tersangka Dokter Tifa yang mengenakan baju orange dan hanya terdiam ketika dilontarkan sejumlah pertanyaan wartawan.
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, Rafly Harun yang turut mendampingi mengaku, sebenarnya kesehatan kliennya saat ini baik-baik saja.
Baca Juga:
Namun, penyidik Polda Metro Jaya mengharuskan untuk tetap memeriksakan kesehatan terhadap keduanya. Sedangkan kliennya sempat menolak karena tidak mau dipertontonkan.
"Sebenarnya begini, kami menolak dibawa keluar, dan Mas Roy sesungguhnya menolak, apalagi menggunakan baju tahanan, rompi tahanan, kita sudah bernegosiasi, tapi rupanya ada pemaksaan agar dicek ke RS Polri Kramat Jati," ungkap Rafly seperti disiarkan JPNN.
Pakai Baju Tahanan Kesadaran Sendiri
Rafly menegaskan kondisi kesehatan kedua kliennya dalam keadaan sehat walafiat. Dokter Tifa bahkan jam 08.00 WIB pagi tadi sebelum ditangkap dia mau ujian disertasi seminar hasil.
Rafly menjelaskan Roy Suryo tidak menggunakan rompi tahanan, tetapi Dokter Tifa menggunakannya bukan karena paksaan, tetapi karena kesadarannya sendiri.
"Jadi sekali lagi, ini kan bukan sebuah kejahatan yang pantas dipertontonkan tersangkanya. Ini sebuah perbedaan pendapat yang berujung pada pelaporan oleh orang nomor satu di Republik ini, yang sebenarnya tidak layak," jelasnya.
Dalam kasusnya, dia mengungkapkan, seorang bapak bangsa mengadukan warga negara dan kemudian memaksa dalam tanda kutip menggunakan aparat untuk mengkriminalkan warga negaranya.
"Jadi, bukan soal perkara Dokter Tifa dan Mas Roy saja, tetapi perkara demokrasi, kebebasan berpendapat di republik ini yang harusnya kita juluki, termasuk kebebasan pendapat di media. Karena salah satu yang dipermasalahkan itu adalah yang di media," tukasnya.
Rafly menambahkan 2 kliennya itu sudah bertemu dengan keluarganya masing-masing.
"Sudah-sudah, yang mendampingi ada istrinya Mas Roy, keluarga Dokter Tifa juga datang. Siapa sih yang mau suaminya ditangkap?"***
Ribuan Orang Turun ke Jalan, Legenda AC Milan Franco Baresi Tutup Usia 66 Tahun
Inter-Nasional 31 menit lalu
Bayi Dibuang di Tepi Sungai Serani Desa Panca Arga Asahan.
Peristiwa satu jam lalu
Pengusaha Singkawang Tewas Ditembak, Eksekutor Ngaku Dibayar Rp 90 Juta.
Kriminal 2 jam lalu
Indonesia menghadapi Singapura di laga hidup mati Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Jalan Besar, Kallang, Jumat (7/8/2026) pukul 20.00 WIB.
Sport 3 jam lalu
Rico Waas Nonaktifkan Lurah AUR, Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Penyalahgunaan Wewenang.
Medan 3 jam lalu
Tim Khusus JCS bersama Resmob Polrestabes Medan berhasil mengamankan dua pria yang terlibat dalam jaringan pencurian dengan kekerasan.
Kriminal 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Mengingat masa jabatan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik SE 20212026 akan berakhir. Jajaran pengurus PWI Sumut
Medan 14 jam lalu
Keluarga Mantan Istri Polisi Tak Percaya Diduga Bunuh Diri Pakai Senpi.
Peristiwa 15 jam lalu
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mempersiapkan amunisi Garuda saat menghadapi Singapura pada laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026.
Sport 15 jam lalu
POSMETRO MEDAN Dugaan penyimpangan pengadaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan k
Sumut 15 jam lalu