Polres Labuhanbatu Amankan Terduga Pengedar Sabu
Polres Labuhanbatu mengamankan seoramg pria terduga pemgedar sabu.
Kriminal 19 menit lalu
POSMETRO MEDAN,Medan - Peristiwa penganiayaan sadis menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan RA dan S terhadap abang beradik bernama Chairil Anuar Hasibuan dan Chairika Hasibuan masih dalam pengusutan polisi.
Menurut keterangan korban Chairika Hasibuan, kronologis kejadiannya bermula saat dirinya mendapat telepon dari S dan mengajaknya nongkrong di tanah lapang bola kaki Pasar V Marelan, tepatnya di depan Kantor Koramil.
Lalu, kata korban, dia menjawab bersedia datang ke lokasi yang dijanjikan. "Sedikitpun saya tidak ada merasa curiga kalau saya akan dianiaya sekeji ini oleh teman saya sendiri," ujar Chairika kepada wartawan.
Baca Juga:
Lalu korban menghubungi kawannya, Imam, Afiz, Dini dan Elsa Tarisa mengajak untuk ikut gabung nongkrong santai di lapangan bola kaki Pasar V Marelan.
Saat korban mau pergi keluar dari rumah sekitar pukul 11, 00 WIB malam, korban sempat dilarang sama orangtuanya Chairuddin Hasibuan pergi. Namun korban berkeras juga mau pergi.
Baca Juga:
Saat itu abang korban, Chairil Anuar Hasibuan datang. Chairika Hasibuan bilang," Kalau memang mau pergi juga Abang kawal."
Lalu korban Chairika dan Chairil berangkat bersama 5 orang temannya dengan menggunakan mobil ke tempat yang sudah dijanjikan pelaku S.
Sesampainya di lokasi mereka pun duduk. Tiba-tiba seseorang datang menyerang korban Chairika lalu Chairil. Abang beradik ini berusaha membela,.namun tidak disangka pelaku RA menggunakan senjata tajam dan menikam serta membeset mereka hingga terluka parah.
"Kami menjerit minta tolong pada orang orang yang ada di sekitar lokasi, namun tidak ada yang berani menolong karena pelaku RA membawa senjata tajam," katanya.
"Kami sempat diisukan kena begal. Itu tidak benar," kata korban.
Selanjutnya korban abang beradik Chairika dan Charil dilarikan ke Rumah Sakit Wulan Windi Marelan untuk mendapatkan pertolongan. Selanjutnya teman teman korban menghubungi orangtuanya Chairuddin Hasibuan, dan menyampaikan anaknya sekarang di Rumah Sakit akibat ditikam orang.
Mendengar hal itu, Chairuddin langsung berangkat ke rumah sakit untuk melihat kondisi kedua putra putrinya itu. Saat itu oangtuanya menemukan anaknya Chairul mengalami luka serius di bagian kepala, muka dan pinggang, begitu juga Chairika yang mengalami luka pada pipi kanan kiri, kuping dan pergelangan tangan akibat dibeset dan ditikam pelaku pakai pisau.
Malam itu juga Chairuddin Hasibuan bergegas membuat Laporan Polisi (LP) di Polsek Medan Labuhan, dengan nomor Laporan Polisi LP /B / 675 / VI / 2026 / SPKT UNIT RESKRIM / POLSEK MEDAN LABUHAN BELAWAN POLDASU.
Info yang berhasil dihimpun pelaku RA adalah kekasih S, yang juga teman korban Chairika Hasibuan. S diduga mengkondisikan peristiwa penganiayaan sadis terhadap Chairika karena merasa sakit hati diejek dan dihina oleh Chairika. Nah, S diduga minjam tangan kekasihnya RA untuk menganiaya korban Chairika hingga mengalami luka serius.
Setelah membuat Laporan Polisi (LP), polisi langsung bergerak ke Rumah Sakit Wulan Windi Medan Marelan untuk melihat kondisi kedua korban yang terkapar di rumah sakit.
Selanjutnya polisi melakukan cek TKP dan melakukan pengejaran terhadap diduga pelaku RA dan kekasihnya S.
"Segitu keji dan sadisnya melukai dan mengondisikan anak saya. Apalagi diduga pelaku teman anak saya sendiri," ucap orangtua korban.
Dia berharap, semoga pelaku bisa ditangkap secepatnya oleh polisi. (ZTVNews)
Polres Labuhanbatu mengamankan seoramg pria terduga pemgedar sabu.
Kriminal 19 menit lalu
Pencuri peralatan kerja di Homestay Gastro berakhir damai, korban sepakat cabut tuntutan.
Sumut 47 menit lalu
Wali Kota Wesly Silalahi mendorong Business Matching SPPG dan pelaku usaha jadi wadah koordinasi.
Sumut 2 jam lalu
Klasemen Sementara Peringkat Ketiga Terbaik Piala Dunia 2026 Iran dan Timnas Korea Selatan Masih Punya Peluang.
Sport 2 jam lalu
Pratinjau Kolombia vs Portugal Duel Penentu Lawan di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 2 jam lalu
Juru parkir di Medan terancam dipecat Dishub setempat penyebabnya pungli.
Medan 2 jam lalu
Bawa Modal Belum Terkalahkan! Tanjung Verde Langsung Jumpa Argentina di 32 Besar Piala Dunia 2026.
Sport 3 jam lalu
7 jenis minuman ini rupanya bikin kolesterol sontak meningkat drastis, apaapa saja?
Lifestyle 3 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Medan Peristiwa penganiayaan sadis menggunakan senjata tajam yang diduga dilakukan RA dan S terhadap abang beradik bernama
Peristiwa 3 jam lalu
Parkir di trotoar bisa terkena sanksi dan penderekan, aturannyan begini.
Inter-Nasional 3 jam lalu