Brimob Polda Sumut Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran di Kota Pematangsiantar
Brimob Sumut Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Ruko Malam Hari di Kota Pematangsiantar
Peristiwa 6 jam lalu
POSMETRO MEDAN,Tebing Tinggi-- Kecelakaan tunggal yang menewaskan Sudarno (40), karyawan PTPN IV Kebun Rambutan, hingga kini masih menyimpan sejumlah misteri. Dugaan adanya upaya penutupan informasi oleh pihak manajemen perkebunan terus menguat karena minimnya klarifikasi resmi.
Kejadian bermula saat Sudarno mengemudikan becak bermotor (betor) Viar roda tiga bersama rekannya. Mereka mengangkut limbah cair Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan melintas di Jalan Gunung Leuser, Kelurahan Tanjung Marulak, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi. Kendaraan tersebut menabrak pohon mahoni pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Akibat kecelakaan itu, Sudarno, pengemudi betor yang membawa tiga drum plastik berwarna biru dan satu jerigen putih berisi limbah cair PKS, meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Rekannya mengalami luka-luka.
Baca Juga:
Tim media telah berupaya mengonfirmasi kejadian tersebut kepada pihak manajemen PTPN IV Kebun Rambutan, baik dengan mendatangi langsung maupun melalui WhatsApp.
Beberapa pihak yang dihubungi, antara lain Zulkarnain Harahap (General Manager), Rahmad Dani (Asisten Afdeling 1), Melinda Lubis (KTU PKS), Papam, serta Danton Security, hingga saat berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.
Baca Juga:
Dari data yang dihimpun, muncul sejumlah pertanyaan terkait pengangkutan limbah cair Palm Oil Mill Effluent (POME) dari PKS. Pengangkutan limbah tersebut seharusnya dilengkapi dokumen pengeluaran barang dan menggunakan truk khusus.
Namun kenyataannya, limbah diangkut menggunakan betor Viar milik perkebunan yang kemudian terlibat kecelakaan dan menyebabkan kematian Sudarno.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PTPN IV Kebun Rambutan belum mengeluarkan klarifikasi resmi maupun mengadakan konferensi pers terkait kematian karyawannya tersebut.
Situasi ini memperkuat dugaan adanya praktik tidak sesuai prosedur terkait keluarnya limbah cair industri dari PKS Rambutan yang diduga melibatkan oknum di internal manajemen. Dugaan serupa disebut pernah terjadi sebelumnya.
Petugas Pos Laka Lantas Polres Tebing Tinggi pada Jumat, 21 Agustus 2026, menyatakan bahwa pascakejadian, tiga drum plastik biru dan satu jerigen putih berisi limbah cair PKS diambil dan diamankan oleh pihak yang disebut sebagai Papam dari PTPN IV Kebun Rambutan.
Brimob Sumut Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Ruko Malam Hari di Kota Pematangsiantar
Peristiwa 6 jam lalu
Pria Diduga Bacok Warga di Deli Serdang, Pelaku Ditangkap.
Peristiwa 6 jam lalu
Pria di Medan Ditodong Komplotan Perampok Pakai Sajam, Uang Rp 2 Juta Raib
Kriminal 6 jam lalu
KM Cendrawasih Laut Terbakar di Belawan, Blower Mesin Diduga Meledak hingga Api Lahap Kapal.
Peristiwa 7 jam lalu
Sisir Titik Rawan, Polres Tanjungbalai Pastikan Kota Tanjungbalai Aman dari Geng Motor dan Begal
Sumut 7 jam lalu
POSMETRO MEDAN,MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong enam badan usaha milik daerah (BUMD) di Su
Medan 8 jam lalu
Buat Laporan Palsu Sepeda Motor Kredit Hilang, Dua Sohib Ini Gol di Polsek Medan Tembung.
Kriminal 8 jam lalu
POSMETRO MEDAN, Medan Sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian kepada masyarakat, Minggu (23/8/2026)di Pulau Brayan, Kecamatan Medan Barat,
Medan 8 jam lalu
Mengenal Bunthora Situmorang, Maestro Musik Batak dan Kisah Panjang Trio Lasidos.
Profil 9 jam lalu
Wanita Asal Banda Aceh Curi Dompet Berisi 2 Cincin Emas Milik Warga Lhokseumawe.
Peristiwa 10 jam lalu